Kenapa ya kalau (calon) client minta proposal selalu dadakan; proposal harus masuk besok pagi. Ini seperti mereka tidak punya rencana begitu?
Yang repot adalah kita, yang membuat proposal. Memangnya mudah itu membuat proposal? Selain content-nya yang susah (karena disesuaikan dengan hal spesifik yang diminta oleh calon client), memperkirakan harga juga tidak mudah. Belum lagi urusan layout dari proposalnya itu sendiri.
Hadoh …


April 7th, 2011 at 11:22 pm
coba lihat-lihat proposal yang sudah jadi aja pak terus copas beberapa bagian yang kira-kira masih bisa dipakai. saya juga terkadang satu project buat beberapa mata kuliah (prinsip modularitas dalam software engineering)
April 8th, 2011 at 5:28 am
Client memang ada beberapa macam, Pak..
Ada yang memperlakukan kita seolah bisa melakukan apapun karena mereka bayar tapi ada juga sih client yang mau mikirin kita..
April 8th, 2011 at 5:49 am
gak ngerti ini yang dibicarakan
April 8th, 2011 at 8:03 am
Bukan besok minta dikirimkannya. Sering klien minta kalau bisa selesainya kemarin. Seperti rumah makan masakan Padang (Minang), belum dipesan sudah siap untuk disajikan…he…he…
April 8th, 2011 at 8:18 am
Gunakan standar terbaik P BR sendiri. Jika misalnya untuk membuat proposal yang baik perlu waktu 2 hari maka permintaan yang lebih cepat dari itu jangan diterima. Maksudnya belum jodoh kan?
Terus lakukan evaluasi apakah 2 hari itu waktu terbaik. Jika bisa dipercepat menjadi 36 jam misalnya maka standar berubah menjadi 36 jam. Atau kadang standar malah bertambah menjadi 3 hari.
Salam…
April 8th, 2011 at 9:30 am
Saya setuju masalah ini selalu terjadi dan klien harus mengerti situasi kita.
April 8th, 2011 at 3:22 pm
Mungkin yang minta ingat kalau leluhur kita saja bisa bikin seribu candi dalam semalam, apalagi cuma bikin proposal :p
April 8th, 2011 at 4:03 pm
Benar banget tuh,kan jadi kita yang nantinya kewalahan…mudah mudahan tdk terjadi pada saya
April 13th, 2011 at 9:09 am
proposal bisnis modal usaha kontraktor mou docx pdf