Pemilihan Warna Untuk Grafik

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan dalam menulis sebuah laporan (karya ilmiah, tugas, thesis, dan disertasi) adalah pemilihan warna untuk grafik. Lihat contoh berikut ini.

Banyak penulis yang mengandalkan kepada warna untuk membisahkan grafik. Warna ini tidak nampak jika dokumen tersebut dicetak hitam putih atau di-fotocopy. Hasilnya seperti contoh gambar di atas.

Pada contoh gambar di atas kita masih beruntung karena hanya ada tiga (3) jenis warna kelabu. Masih bisa dibedakan meskipun harus dengan menebak. Semakin banyak jenis data yang harus dipisahkan, maka penggunaan warna menjadi kurang pas.

Salah satu solusinya adalah menggunakan arsiran sebagai ganti dari warna. Misalnya ada bagian yang diarsir dengan garis horizontal ke kanan, ada yang garis tegak ke atas, ada yang kotak-kotak, dan seterusnya. Apakah tools yang Anda gunakan bisa melakukan hal tersebut (menggunakan arsiran)?

About these ads

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

12 responses to “Pemilihan Warna Untuk Grafik

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.841 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: