Tim penelitian kami di kampus baru mendapatkan notebook untuk membantu penelitian. Langkah pertama yang saya lakukan tentu saja memasang aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan. Notebook ini sudah memiliki sistem operasi Windows asli bawaan dari vendor notebooknya sehingga saya tidak perlu memasang sistem operasi dulu.
Aplikasi yang utama yang perlu dipasang adalah wordprocessor dan aplikasi untuk presentasi. Untuk aplikasi ini saya akan memasang Microsoft Office. Untungnya kampus kami memiliki Campus Agreement. Saya tinggal membawa notebook saya ke tempat dukungan teknologi informasi di kampus (di tempat kami namanya adalah Comlabs). Saya tidak perlu mencari-cari program bajakan.
Sampai di Comlabs saya menuju ruangan help desk. Ada beberapa orang yang sedang membantu mahasiswa. Saya menyerahkan notebook kepada salah seorang petugas help desk dan meminta dipasangkan Microsoft Office. Petugas help desk ini sudah mengenal saya sebagai dosen sehingga dia tidak meminta bukti identitas saya. Notebook saya tinggal sebentar dan tidak lama kemudian sudah terpasang program yang saya butuhkan. Sebelum saya nampaknya ada juga mahasiswa yang meminta dipasangkan Microsoft Office. Setelah didata, kami bisa membawa notebook kami.
Hal yang menyenangkan bagi saya adalah saya tidak perlu pusing, takut, khawatir untuk urusan software ini. Semuanya legal dan original.
Original itu mudah.


Juni 10th, 2011 at 9:26 pm
Siip lah Pak, semua berjalan dengan lancar.
Jangan lupa untuk selalu mensyukuri nikmatNya
Juni 10th, 2011 at 10:25 pm
mungkin lebih kumplit kalo legal, original dan gratis (dari sudut pandang kita).
Soalnya kalo cuman legal dan original, dari dulu juga sudah, tapi setiap beli, wadauw, uang di kantong menipis.
Juni 10th, 2011 at 10:36 pm
mudah bagi anda karena memang mendapatkan kemudahan… tapi susah bagi kami karena mendapat kesusahan, maksutnya susah mbayarnya, hehehe…. mudah bukan berarti murah…
Juni 10th, 2011 at 10:36 pm
dilabel (kasih stiker) original ngak pak? notebooknya di bawa keluar kampus juga ngak pak?
pernah saya juga membawa laptop saya, dg lisensi kampus, tapi orang2 yg kerja di software itu bilang bukan original kalo ngak di kasih stiker
Juni 11th, 2011 at 2:39 am
Kabarnya Microsoft Word menggunakan hak paten perusahaan di Kanada, dan harus bayar ganti rugi USD 290 juta krn kalah dalam sengketa itu
Juni 11th, 2011 at 7:25 am
Yang original memang lebih maksimal..
Juni 11th, 2011 at 9:15 am
Yang original memang memudahkan, sehingga tidak perlu lagi repot2 membuat penggantinya yang lebih baik, lebih murah, lebih bebas. Tinggal setujui saja perjanjian EULA dan bayar hak pakainya. Ingat lho pak, originalnya hanya untuk Anda saja. Anak Anda tidak berhak menggunakan aplikasi office tersebut. Teman Anda yang non-ITB juga tidak diperbolehkan menggunakan aplikasi tersebut kalau dia butuh.
Yup, memang mudah sekali menjadi seorang yang egois, cukup serahkan kebebasan Anda menggunakan aplikasi, maka semuanya menjadi mudah
Juni 11th, 2011 at 9:39 am
Ugh…
Komentator ke-7 di atas saya.. ngena bangets
Btw saya lom pernah baca ampe tuntas sih tu EULA (ato TOS, di mana pun). Bener-bener strict, makanya org kita kebanyakan ga tahan… :hammer:
Juni 11th, 2011 at 12:00 pm
wah, jadi malu aku….
Juni 11th, 2011 at 12:01 pm
ia bener, komentar nomor 7 patut diapresiasi
hidup mas Donny
vote for him !
Juni 11th, 2011 at 12:52 pm
kenapa ga pakai libreOffice ? hehe saran aja kok pak
Juni 11th, 2011 at 12:57 pm
komentar no 7: kalo si anak minjem laptop pak BR ndak masalah khan?
Juni 11th, 2011 at 1:33 pm
wah andai saja di sekolah saya petugasnya sebaik petugas yang ada di kampus bapak
Juni 11th, 2011 at 8:57 pm
hihihikss… komunitas sekelas itb seharusnya gak ikutan CA-nya Microsoft gan… tp bisa jd pelopor sehingga lebih bijak, tidak sekedar tunduk pada kemenangan taktik dagang Microsoft…. siapa tahu malah bisa ngalahin dia. salam… 8-))
Juni 11th, 2011 at 11:02 pm
Bahkan diinstalkan ya? Asyik banget…
Juni 13th, 2011 at 8:02 am
dikantor2 juga sama, tinggal trima semua .. Laptop udah terpasang software legal. Klo saya .. Saya tambahin ubuntu.. Lumayan buat ngebiasain sama linux.. Jadi nggak tergantung sama cendela dari microsoft.
Juni 14th, 2011 at 3:31 pm
hehhe… setuja ehh… setuju….. kalo pengen free ya pake jamu PegelLinux.. dijamin hilang capeknya hahah…