Tidak Tahukah Kau (13)

Hari ini Jek kembali ke kantin untuk menemui Sar. Rencananya mereka akan membahas proposal yang kemarin sudah diberikan Jek ke Sar. Kemarin tidak sempat didiskusikane. Sesampainya di kantin, Sar sudah duduk menunggu membaca proposal.

Jek: hei Sar  [sambil duduk]
Sar: hei Jek  [mendongakkan kepala sambil tersenyum]

Jek: gimana proposalnya?
Sar: baru mulai dibaca   [senyum]
Jek: lho? kirain kemarin udah dibaca
Sar: gak sempet. kemarin nita datang ke sini ngajakin makan siang. aku ikutan.

Jek terhenyak. Kemarin juga Nita dan kawan-kawannya mengajak Jek untuk makan siang, tapi Jek tidak mau karena takut membuat seseorang tidak berkenan. Tapi …

Jek: ooo …

Jek tidak bercerita bahwa, kemarin, sesampainya ke pelataran parkir Jek berpikir untuk makan siang bersama Sar dan memutuskan untuk kembali ke kantin. Sampai di kantin, Sar sudah tidak ada. Jek merasa kesal dan memutuskan untuk makan di warung pinggir jalan saja. Humpf… let me keep this to myself.

[Seri tidak tahukah kau: 18, 171615141312, 1110987654321]

About these ads

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

10 responses to “Tidak Tahukah Kau (13)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.728 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: