Archive Bulanan: Agustus 2011

Kerusuhan di Inggris: munculnya karakter asli manusia

Saya sedang melihat BBC News yang memberitakan tentang kerusuhan di Inggris (London). Kerusuhan sudah berlangsung tiga(?) hari. Semakin gawat. Kalau kemarin kendaraan dibakar, kali ini gedung dibakar. Penjarahan terjadi. Karakter manusia sesungguhnya muncul.

Hal yang serupa (penjarahan dan sejenisnya) terjadi juga ketika badai Katrina menghantam Amerika. Poin yang ingin saya sampaikan adalah bahwa di negara majupun terjadi kekacauan. Orang-orang menjadi tidak terkendali ketika terjadi kerusuhan. Karakter buruk dari manusia muncul. Ternyata tidak beda dengan dunia ketiga.

Yang menarik adalah ketika terjadi badai di Jepang, baru-baru ini, … penjarahan dan hal sejenisnya tidak terjadi! Whoa! Ini menarik. Salut sekali dengan bangsa Jepang ini. Ternyata bangsa Asia, Timur, bisa lebih baik. Atau mungkin ini tidak bisa digeneralisir. Ini hanya bisa terjadi dengan bangsa Jepang saja?

Bagaimana dengan Indonesia? (Ketika terjadi bencana di Aceh, misalnya.)


Mengajar Hari Ini

Hari ini adalah hari saya mengajar. Kuliah yang saya pegang kali ini adalah “introduction to technology informasi” untuk kelas Farmasi internasional. Mahasiswanya hanya 10 orang; 9 orang dari Malaysia dan 1 orang dari Korea. Asyik. Tidak banyak mahasiswanya. Jadi memeriksa tugas-tugasnya menjadi lebih mudah :)

Hanya saja mengajarnya agak siangan. Pas waktunya jam tidur. Wah


Kontemplasi Ramadhan

Ramadhan adalah waktunya berkontemplasi. Mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, Allah swt. Hanya saja, saat ini saya masih belum berhasil untuk merasakan ini secara sempurna. Nampaknya untuk berkontemplasi pun harus berusaha. Tidak bisa muncul dengan sendirinya.

Usaha …


Kuliah Hari Pertama

Hari ini adalah hari pertama perkuliahan untuk semester dan tahun ajaran baru. Terlihat banyak mahasiswa baru yang masih berbinar-binar, kebingungan mencari ruang kelas, dan bersemangat. Semoga mereka tetap bersemangat untuk beberapa tahun ke depan. Sebagian besar kegagalan dari bersekolah adalah masalah kecerdasan tetapi ketidakmampuan menyesuaikan dengan lingkungan dan menghadapi masalah sehari-hari. Mudah-mudahan mereka bisa melaluinya dengan baik.

Selamat datang di kampus! Sukses!


Lazing on a Sunday Afternoon

Hari ini (Minggu) saya gunakan untuk bersantai. Tidak kemana-mana. Setelah shalat Subuh saya tidur lagi sehingga bangun agak kesiangan (meskipun masih pagi juga). Kemudian memotret beberapa obyek dan bunga di rumah. Baca internet. Upload foto. Pokoknya istirahat bentar lah. Sebentar lagi mungkin mau membaca. Ada banyak yang ingin dibaca, tetapi belum kesampaian juga karena belum sempat.

Ternyata sebetulnya momen seperti ini bisa digunakan untuk kreatif juga, seperti menulis, mendesain, menggambar, dan seterusnya. Kita lihat lah. Sementara ini, seperti lagunya Queen, lazing on a sunday afternoon dulu lah.


Desain Interaksi Manusia Dengan Lingkungan Elektronik

Ceritanya saya sedang membantu anak saya untuk mendesain sebuah rangkaian elektronik untuk interaksi antara manusia dengan lingkungan. Jadi ada sebuah acara di mana pengunjung memasuki lorong. Ada titik-titik di mana ketika pengunjung berada di tempat itu maka ditampilkan foto / panel lampu. Kira-kira skenario dan requirement-nya seperti ini.

Lagi mau membuat desain dan detailnya. Kira-kira ada yang sudah pernah membuat seperti ini gak ya? Ada batasan budget yang sangat kecil.

  • Sensor menggunakan apa? Saya kok cenderung menggunakan LDR. Alasannya yang paling murah dan sederhana. Mungkin juga belum tentu bisa digunakan (terlalu terang cahanyanya?). Switch pilihan berikutnya, tetapi harus memikirkan pemasangannya sehingga kalau ada pengunjung, switch tertekan. Apa perlu buat “lantai” yang sebetulnya adalah tombol dengan ukuran raksasa?
  • Controller menggunakan apa? Saya kok cenderung menggunakan microcontroller. Itulah sebabnya saya cari-cari board Arduino.

Masih Soal Ngoprek Komputer

Seharian ini saya habiskan untuk ngoprek komputer. Ya, masih melanjutkan cerita yang kemarin. Ada banyak hal yang membuat saya harus menghabiskan seharian.

Pertama, sudah lama saya tidak ngoprek networking sehingga lupa pakem-pakemnya. Bukan hanya itu, tools yang ada pun ternyata ada banyak yang berubah. Sebagai contoh saya harus melihat beberapa paket firewall untuk mengimplementasikan apa yang saya mau meskipun akhirnya saya mengambil solusi manual.

Kedua, situasi yang saya inginkan juga agak aneh. Saya ingin menggunakan komputer desktop saya sebagai router yang melakukan fungsi NAT. Hanya saja, komputer ini hanya memiliki sebuah interface. Jadi beberapa komputer yang berada pada jaringan yang sama akan menggunakan komputer saya untuk melakukan proses NAT. Di atas itu, saya ingin menggunakan VPN yang ada di komputer saya ini untuk mengakses internet. Router sesungguhnya pun melakukan fungsi NAT lagi :) Pokoknya kusut lah.

Pada akhirnya saya berhasil melakukannya setelah membeli ethernet card tambahan :)


Ngoprek Linux Lagi

Karena ada sebuah kebutuhan untuk membuat sebuah router dengan hanya 1 interface (one arm router), maka saya ngoprek Linux lagi. Sudah lama saya tidak ngoprek networking Linux. Jadinya banyak yang lupa. Hadoh. Ngoprek dengan command line cukup seru juga. Ada beberapa konsep yang saya sudah lupa. (Entah ini masalahnya di Linux saya atau di Windows/Mac yang jadi client.) Sekalian juga saya lihat software-software apa yang baru untuk mensetup Linux sebagai router. Ada banyak. Pengen cobain semuanya, tapi nampaknya tidak bakalan sempat.

Nah, sekarang saya masih ngoprek. Padahal sudah lewat jam 11 malam. Kantuk juga sudah hilang. Hadoh. Padahal besok harus bangun untuk sahur. Kasih waktu sedikit lagi ngopreknya, terus tidur dulu ah. Ngoprek disambung lagi setelah sahur saja ya?


Terlalu Menggurui Anak-Anak

Baru saja saya “kesandung” (stumble upon) situs yang menyediakan cerita untuk anak-anak. Ceritanya tidak dibuat dalam bentuk tulisan, tetapi dalam bentuk audio. Bagus sekali idenya. Saya suka dan sangat mendukung. Hanya … (nah keluar hanyanya) ada sesuatu yang mengganggu.

Cara orang bercerita untuk anak-anak terkesan terlalu patronizing, menggurui. (Saya sebetulnya masih mencari terjemahan yang lebih pas dari patronizing, karena menggurui kok belum pas benar.) Maksudnya cara berbicaranya kok seperti itu. Seperti menganggap anak-anak terlalu kecil. Padahal rasanya tidak perlu seperti itu. Anak-anak dianggap tidak punya kemampuan untuk mengapresiasi. Jadi pengen ngedongen terus direkam.

Hal yang sama juga terjadi di dunia musik. Lihat saja lagu anak-anak yang berkesan meremehkan kemampuan musikalitas mereka.  Masih ingat lagu “diobok-obok”, misalnya? he he he. (Eh, sekarang sudah jarang mendengar lagu anak-anak ya?) Kalau di luar negeri, lagu anak-anak itu memiliki kualitas yang tidak patronizing. Lihat saja lagu-lagu film Disney, misalnya. Klasik sekali.

Kita nampaknya terlalu merendahkan kemampuan anak-anak kita. Akibatnya apa ya?


Ngabuburit

Di Bandung ada istilah “ngabuburit“, yaitu menunggu waktunya buka puasa. Nah, apa yang Anda lakukan untuk ngabuburit?

Dulu waktu kecil saya ingat ngabuburit dengan main layangan :) he he he. Pulang ke rumah atau masuk ke dalam rumah pas buka. Atau yang saya ingat juga adalah meng-khatam-kan bacaan Kho Ping Hoo. Ha ha ha. Sungguh. Saya pergi ke taman baca dekat rumah, kemudian menyewa buku Kho Ping Hoo yang jumlahnya banyak itu. Dasar anak-anak.

Kalau sekarang, baru sampai rumah sudah hampir bedug lagi. Nggak sempat ngabuburit malahan.


Memastikan Sudah Adzhan

Bagaimana Anda memastikan sudah adzhan maghrib (sehingga sudah bisa berbuka puasa)?

Saya menggunakan radio dan mendengarkan di luar. Saya masih belum percaya kalau hanya ada satu adzhan saja. Jadi biasanya saya scan beberapa radio. Kalau sudah ada beberapa baru yakin.

Atau saya ke luar dan mendengarkan adzhan dari berbagai masjid. Kalau sudah ramai (riuh rendah), artinya sudah maghrib. Masjid di sebelah rumah kami biasanya agak lambat adzhan magribnya :) keburu lapar banget kalau nunggu adzhannya. he he he


Puasa dan Berat Badan

Apakah ada hubungan antara puasa dan berat badan? Harusnya sekarang kita menimbang berat badan kita terus nanti kita ukur lagi; tengah bulan puasa, akhir bulan puasa (tetapi sebelum lebaran), akhir hari lebaran, dan dua hari setelahnya. he he he

Kayaknya asyik kalau ada aplikasinya ya? Terus kita banding-bandingkan. Nanti mau nimbang berat badan ah. Kayaknya udah kurusan nih. he he he. (Padahal puasa baru 2 hari.)


Manggung di Depan Ribuan Orang

Tadi siang (sore) akhirnya saya manggung di depan 3000 orang. Lebih tepatnya di depan 3000 mahasiswa TPB ITB :)   Saya manggung dengan BanDos (Band Dosen ITB) di Sasana Budaya Ganesha. Kami hanya sempat membawakan 4 lagu karena waktu yang terbatas. Padahal kumpulan lagu kami ada puluhan :)    Yang penting jam terbang nambah. Alhamdulillah …

Ini foto dari atas panggung yang saya ambil dengan menggunakan handphone. Sayang kurang bagus ya? Di sebelah kanan ada banyak penonton lagi (pakai kaos putih semua).


Spam Gara-Gara Pakai Software Tidak Original

Baru-baru ini saya terlibat dalam diskusi terkait dengan email spam, yaitu email yang tidak kita kehendaki (unsolicited email) dan biasanya berisi iklan. Pasti Anda sudah pernah mendapatkan email spam kan? Menyebalkan sekali.

Permasalahan dengan spam adalah dia menghabiskan jalur internet kita dan juga menghabiskan waktu (dan atensi) kita. Pagi-pagi buka email, banyak spam. Delete-delete spam, eh … sudah siang lagi. Yang lebih berbahaya adalah email spam sering disusupi dengan malware, malicious software.

Malware bisa berbentuk virus dan trojan horse. Jika trojan horse sudah terpasang di komputer kita, maka komputer kita bisa dikendalikan dari jarak jauh (istilahnya adalah zombie). Setelah jadi zombie, dia bisa digunakan untuk menyerang komputer lain dan juga bisa digunakan untuk mengirimkan email spam lagi. Ini menjadi sebuah siklus yang memperkuat jumlah email spam. Sementara kita tidak sadar bahwa komputer kita menjadi bagian dari kejahatan.

Salah satu penyebab rentannya keamanan komputer ternyata adalah pengguna tidak memperbaharui (update) sistem operasinya. Secara berkala ditemukan kelemahan pada sistem operasi dan ada obatnya dalam bentuk service pack atau patch. Update akan memasang service pack atau patch ini. Update ini dapat dilakukan secara otomatis melalui internet. Hanya saja update ini hanya bisa dilakukan oleh produk yang 100% original. Tentu saja. Bagi yang tidak menggunakan produk 100% original, terpaksa sistemnya tetap berada dalam kondisi yang rentan (dan tetap menjadi sumber meluncurkan spam). Ini menjadi masalah besar yang kemudian menjadi masalah bagi orang lain juga. Untuk itu, gunakan produk yang 100% original.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 514 pengikut lainnya.