Saya sedang mendengarkan lagu-lagu dan yang menarik (setidaknya bagi saya) adalah lagu-lagu yang sedang saya dengarkan berasal dari tahun 70-an. Misalnya, yang sedang saya dengarkan ketika mengetik tulisan ini adalah lagu-lagu dari band UFO; “Belladonna”, “Martian Landscape”, dan seterusnya. (Akhirnya memang terus ke tahun 80-an juga.)
Lagu karangan musisi pada masa itu memang luar biasa. Sudah 30 tahunan tetap saja mereka masih enak didengar. Liriknya pun banyak yang bagus-bagus. Kenapa lagu-lagu sekarang terlalu “enteng” ya?
Memang jenis musik dan selera selalu berubah dengan waktu. Saya tidak ingin mengatakan bahwa semua lagu sekarang itu buruk, tetapi dibandingkan lagu-lagu jaman saya muda dulu kok … gimana gitu ya. Mungkin karena waktu itu saya masih teenager sehingga lagu-lagu itulah yang melekat. Musik adalah perjalanan.
Mendengarkan musik lagi ah …
update. Sambil mendengarkan lagu-lagunya saya melihat sampul albumnya, cover art. Wah bagus-bagus. Seneng. Kalau album sekarang hanya foto artisnya aja. Bosen. Sekalian download cover art yang belum saya punya.


Januari 3rd, 2012 at 9:37 pm
waduh, tahun 70-an. saya belum lahir tuh pak. hehehehehe…
http://www.biruhitam.com/
Januari 3rd, 2012 at 9:43 pm
Memang sangat menyenangkan memutar lagu kenangan membuat kita teringat masa lalu, wah jadi pingin muter lagu tempo dulu nih gan
Januari 4th, 2012 at 7:03 am
Saya setuju dengan statement “Mungkin karena waktu itu saya masih teenager sehingga lagu-lagu itulah yang melekat.”
Karena saya juga rasanya terjebak di lagu-lagu masa 90-an pak.. Masa dimana saya masih teenager dan lagu-lagu tertentu yang liriknya mirip dengan kisah pribadi..
Januari 4th, 2012 at 8:20 am
Era sekarang musik soalnya udah mulai mengalami buble pak…
Januari 4th, 2012 at 1:58 pm
kualitas musik tahun 60-70 an relatif lebih bagus daripada musik era sekarang pak, mungkin karena jaman dulu bikin musiknya bisa fokus dan orisinil, klo jaman sekarang para musisinya sudah kurang fokus dan sering pecah konsentrasi saat bikin lagu, karena mereka sibuk twitteran, sibuk fesbukan, sibuk ber-social media dll, memang lebih banyak pilihan dan kemudahan utk mendengarkan beragam lagu, tapi yaaa, gitu2 aja kualitasnya, karena suasananya sudah “sangat bising” di era internet saat ini, sy ada webzine di http://www.frengersattack.com/ monggo mampir pak budi
Januari 4th, 2012 at 2:56 pm
30 tahun mendatang mungkin ada orang yg bilang musik 30 lalu kok enak didengar ya… (padahal musik itu saat sekarang dianggap kurang ‘greget’) hehehe,,,
Januari 4th, 2012 at 11:36 pm
Wah, saya juga terjebak di masa lalu. Susah buatku untuk menyukai musik Indonesia tahun-tahun sekarang.
Sejak revolusi elektronik 80-an, banyak musisi terlalu mengandalkan teknologi dan bukan keterampilan bermusik dan bernyanyi.
Januari 6th, 2012 at 12:44 am
klo lagu “masa lalu” saya nanti apa ya? jangan2 lagu2nya Peterpan.. wkwkkw…
Januari 21st, 2012 at 4:12 am
Sepakat sih, lebih ngena feelnya. beberapa saat yang lalu saya malah dibuat kagum oleh album Those Shocking Shaking Days, Indonesian Hard Psychedelic, Progressive Rock and Funk 1970 1978, jelas saya belum lahir saat setiap lagu di album ini baru dirilis. Tapi jika ditarik lebih jauh lagi, beberapa teknik musiknya bahkan belum bisa disaingi oleh band-band yang lalu lalang di televisi, terutama yang dipagi hari itu.