Hari Minggu kemarin kami ke Jakarta untuk bezoek. Kami menggunakan kendaraan sendiri melalui jalan tol Cikampek menuju Jakarta. Memasuki kota Jakarta, kami memilih untuk menggunakan jalan tol saja meskipun ini hari Sabtu. Ada sedikit antrian di pintu tol dan ada penjual sesuatu, yang ternyata adalah kartu e-Toll card.
Kartu e-Toll card ini dapat digunakan untuk membayar tol. Ada dua pintu yang disediakan khusus untuk pembayaran dengan menggunakan kartu ini. Sayangnya saya mengantri di antrian yang biasa, tetapi tetap saya coba kartu itu. Saya pikir nanti pulangnya kartu ini – yang isinya Rp 50.000,- – bisa saya gunakan untuk membayar tol ketika kembali menuju Bandung. Ternyata … sampai di pintu tol Pasteur, Bandung, kartu e-Toll ini ternyata tidak bisa dipakai. Beda sistem. he he he.
Demikianlah kondisi electronic payment system di Indonesia. Masih terpisah-pisah. Kapan ya kartu pembayaran bisa dipakai di berbagai tempat? Hmm…


Januari 30th, 2012 at 2:34 pm
Hahaha,gapapa lah yang penting ada kemajuan,semoga step by step lebih baik kedepannya…termasuk sistem e-ktp nya
Januari 30th, 2012 at 3:45 pm
Begitulah indonesia. Susah sekali untuk mencapai keseragaman system. Apakah ini faktor koordinasi atau memang semua berjalan sendiri-sendiri?
Januari 30th, 2012 at 3:46 pm
Wah Bisa didapet dimana tu mas…?
Tapi kalo dah merata semua kita jadi gak perlu siapain uang receh lagi ….
haehehehe….
Januari 30th, 2012 at 8:00 pm
kapan kapan. Haha
Januari 30th, 2012 at 9:33 pm
Bahkan beberapa waktu yang lalu saya dengar Menteri BUMN juga ikut menjualkan e-toll card ini. Emangnya ga ada yang lain, yang bisa menjualnya ?
Januari 31st, 2012 at 12:04 am
indonesia kan beragam budayanya pak
jangan e-toll card, masalah argumen pun kita tak pernah temukan titik terang
#kasihan ya pak
hiks hiks :’(
hehehehhehehehe
Januari 31st, 2012 at 9:54 am
Kalau gitu, ini cuma berfungsi sebagai kartu langganan aja, dari Bandung ke Jakarta, tetapi gk berlaku sebaliknya …
Januari 31st, 2012 at 9:58 am
waduh,,,ternyata terpisah-pisah ya,,saya belom punya si,,hehehe
Januari 31st, 2012 at 11:34 am
Saya merasa e-toll card ini sia-sia. Apa ngga lebih baik menggunakan kartu kredit yg sudah tersebar luas? Atau dengan debit card saja?
Januari 31st, 2012 at 2:32 pm
namanya juga teknologi ya, pak. semakin ingin di-integrasikan tuh ternyata biayanya semakin mahal.. en investornya suka belom ada.. hehehhe..
Februari 1st, 2012 at 9:40 am
Kalau saldo Rp 50.000 mungkin kena batasan minimum Saldo Rp 10.000, Pak. Tarif tol Cikarang Utama – Pasteur Rp 41.500, jadi saldonya tidak mencukupi. Hehe.
AFAIK, harusnya tidak ada perbedaan karena produk prepaid card e-toll baru dari satu Bank itu.
Februari 3rd, 2012 at 6:36 pm
yah rugi dong. tapi gapapa deh. simpen aja dulu. kali aja nemu di tol yg bisa kepake pak
Februari 12th, 2012 at 7:55 pm
Thanks to this topic