Saya baru baca dari berita ini, bahwa Dewan Pers menerbitkan “Panduan Pemberitaan Media Siber”. Salah satu yang masuk ruang lingkup dari panduan ini adalah blog. Wah.
Di satu sisi saya setuju bahwa perlu ada pengaturan isi blog agar penulis blog berhati-hati dan bertanggung jawab terhadap tulisannya, tetapi di sisi lain saya tidak ingin ada kebebasan dalam penulisan blog. Yang seimbang dan proporsional. Begitu.
[update: ada koreksi di kalimat di atas]


Februari 7th, 2012 at 11:14 pm
Februari 7th, 2012 at 11:15 pm
maksudnya tidak ingin ada kebebasan dalam menulis blog apa ya pak?
Februari 7th, 2012 at 11:57 pm
Emang isi pasal2nya apa saja pak?
Februari 8th, 2012 at 12:46 am
Menurut saya, blog adalah media yang bersipat pribadi meskipun dipublikasikan ke khalayak ramai lewat internet. Sebagai pribadi tentu ada kebebasan berekspresi, kebebasan mengeluarkan opini dan segala uneg-uneg yang tidak mampu tersalurkan lewat lembaga resmi. Klo semuanya diatur, malah akan menjadi pembungkaman terhadap aspirasi-aspirasi yang tdk tahu harus di salurkan kemana. DPR sudah gak bisa dipercaya lagi, media hanya mencari sensasi. trus kemana lagi kita mengadu….
Kenapa sie “dewan pers’ takut dengan jurnalime lepas yang tdk terikat dengan siapapun? Jangan-jangan “dewan pers” hanya jadi kedok penguasa untuk membungkam rakyat….duh…jangan sampailah…
Februari 8th, 2012 at 8:05 am
Kelihatannya adi paragraf ke-2 ada typo ya Pak?
Februari 8th, 2012 at 9:40 am
ouww..Blog adalah area bebas,.berekspresi..mungkin harus dibuat aturan yang jelas, misal yang mnuju perjudian atau melanggar hukum baru ga boleh
Februari 8th, 2012 at 9:42 am
yang penting bebas dan bertanggung jawab
Februari 8th, 2012 at 3:37 pm
Terimakasih infonya.
Segala sesuatu itu memang harus ada rambu-rambunya
Kebebasan itu penting tapi jangan sampai kebablasan
Februari 8th, 2012 at 4:16 pm
Apa berarti blogger termasuk warga pers, Pak?
Februari 8th, 2012 at 8:37 pm
[...] sempat kesasar ke postingan milik Budi Rahardjo dan menemukan berita tentang disahkannya pedoman pemberitaan media siber oleh Dewan Pers dan [...]
Februari 8th, 2012 at 9:33 pm
Itukan “panduan” om. lha, yang jelas-jelas UU aja dilanggar ;p
Februari 8th, 2012 at 11:15 pm
itu mungkin untuk blog dari media siber kayak blogdetik..
kalau wp/blogger sih enggak kena..
*baru tahu kalau siber adalah bentuk serapan dari cyber
Februari 9th, 2012 at 2:04 am
nyimak aja…. kan blogger butuh kebebasan
Februari 9th, 2012 at 3:10 pm
yah intinya, bertanggungjawablah dalam membuat konten blog, lebih hati-hati..
Februari 10th, 2012 at 8:56 am
Atutran isi blog bebas bertanggung jawab, mungkin banyak yang copas dan tidak menyertakan sumbernya, sekarang dah banyak koq yg gituan, dan lagi konten dewasa banyak diselipkan di artikel pada umumnya.
terimakasih atas infonya moga sukses terus….
Februari 18th, 2012 at 7:31 pm
Tidak ada kebebasan yang mutlak.. dalam hal apapun suatu kebebasan pasti ada batasan-batasannya dan sudah pasti harus bisa dipertanggungjawabkan..