Twit atau tidak?

Saya perhatikan statistik saya, bahwa kalau saya sedang tidak ketemu banyak orang maka saya banyak menuliskan twit di twitter. Sementara kalau sedang banyak kegiatan (tentu saja) sedikit menulis di twitter. Jadinya banyak twitter saya di weekend. Alasannya adalah kalau di dunia nyata, saya merasa kurang sopan kalau sedang berdiskusi kemudian membuka twitter. Sementara itu saya melihat banyak orang yang tetap bisa menulis di twitter meskipun sedang sibuk di dunia nyata.

[Gambar statistik follower twitter saya @rahard yang diambil dari twittercounter.]

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda juga tetap bisa menuliskan twit secara reguler ketika sedang sibuk di dunia nyata sekalipun?

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Tampilkan semua tulisan oleh Budi Rahardjo

11 Tanggapan to “Twit atau tidak?”

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 650 pengikut lainnya.