Menanti merupakan pekerjaan yang paling menyebalkan. Umumnya begitu. Itulah sebabnya saya paling tidak suka membuat orang menunggu. Itulah sebabnya saya lebih sering datang awal dan kadang memang terlalu awal. Sekali-sekali memang ada situasi menyebabkan saya harus datang terlambat, tetapi ini jarang dan biasanya memang selalu ada penyebabnya yang di luar kendali saya.
Bagi yang menanti kelanjutan cerpen saya, mohon maaf karena ada banyak kesibukan yang membuat penulisan itu menjadi turun prioritasnya. Saya masih ingin meneruskannya. Sangat ingin. Saya tidak ingin membuat orang menunggu terlalu lama.
[Ilustrasi merupakan lukisan buatan anak saya. Dibuat di atas kardus bekas kotak puzzle.]



Februari 24th, 2012 at 4:48 am
Cerpen yang mana neh, Pak?
Februari 24th, 2012 at 9:43 am
wah ditunggu kelanjutannya
Februari 24th, 2012 at 12:47 pm
ini yang gambar udah kelas berapa pak?kok bagus banget?
Februari 24th, 2012 at 3:15 pm
saya juga tidak suka menunggu,,
Februari 25th, 2012 at 2:35 am
Lukisannya mantab pakdhe..hehehe
Februari 25th, 2012 at 10:56 am
Info paling top sepanjang masa dan zaman.
Dengan modal copas?.
Copy paste.
Tetapi bisa kaya!.
Temukan jawabannya di:
http://www.colourbearer.wordpress.com/.
Bukan sulap ataupun mistik.
Melainkan intelektualitas dan profesional.
@Justcallmescor (twitter).
Februari 26th, 2012 at 7:03 am
Hu’um betul itu pak… kalopun terpaksa harus terlambat harus beri kabar dulu dengan teman janjian….
wah bagus lukisanya….
Maret 7th, 2012 at 12:42 am
keren sekali
http://inspiration-forus.blogspot.com/
Maret 7th, 2012 at 12:42 am
http://www.centplay.com/affiliate/affiliate_900/