HP Folio 13 Ultrabook Overview

Setelah menggunakan untuk beberapa waktu, sekarang saya mulai dapat menuliskan pengalaman saya dengan ultrabook HP Folio ini.

Batre
Yang pertama, janji bahwa ultrabook ini memiliki batre yang tahan lama. Untuk ultrabook ini janjinya adalah up to 9,5 jam. Saya tidak yakin bahwa dia akan sanggup selama itu untuk pekerjaan dan pola kerja saya.

Pola kerja saya saat ini adalah banyak melakukan presentasi (mengajar, laporan pekerjaan di klien, dan presentasi secara umum di depan publik). Jadi dari segi kebutuhan CPU seharusnya tidak terlalu berat. Hanya saja layar selalu hidup karena selain melakukan presentasi saya membuat materinya juga. Dengan kata lain, komputer dan layar harus selalu hidup. Screen saver hanya bekerja sebenar. Saya tidak tahu apakah ini berpengaruh besar terhadap penggunaan batre. Saya pikir iya.

Terkait dengan itu adalah pola saya bekerja. Ketika saya membuat dokumen, saya sering melakukan proses save. Maksudnya sering, satu paragraf, save dulu. Maklum saya khawatir sudah menulis panjang-panjang ternyata komputer mati atau notebook macet (hang). Kejadian seperti ini bukan satu dua kali, tetapi beberapa kali. Tidak sering memang, tetapi terjadi. Proses save ini berarti mengaktifkan harddisk, yang mana juga menghabiskan batre.

Khusus untuk ultrabook yang saya pakai ini, dia menggunakan solid state disk (SSD). Mestinya dari penggunaan batre dia lebih irit(?) dari harddisk. Hanya saja saya menduga usia SSD ini juga berkurang jika saya terlalu sering melakukan proses save. Saya tahu bahwa proses save yang saya lakukan tidak sampai ratusan ribu kali, but you’ll never know. I might have a habit that is not compatible with what it was designed for.

Kembali ke batre, saya belum berhasil menguji secara waktu. Maksudnya berapa jam secara umum batre ultrabook ini bisa bertahan dengan pola penggunaan saya. Yang sudah pernah saya coba adalah saya membawa Macbook (yang memang sudah 3 tahun usianya) dan ultrabook ini untuk kerja. Dua-duanya saya bawa ke kampus dan saya gunakan pada saat yang bersamaan untuk membuat slide presentasi dan menjalankan beberapa aplikasi (iTunes dan sejenisnya). Nyala terus. Pada waktu itu Macbook harus saya charge dua kali, sementara ultrabook ini baru satu kali.

Keyboard
Untuk keyboard HP Folio ini, saya suka sekali! Enak dan cocok bagi saya. Dibanding dengan Macbook, rasanya saya lebih menyukai keyboard ini. Empuk dan responsif.

Biasanya kalau tidak cocok, saya sering salah ngetik dan lambat. Yang ini enak banget. Saya bisa mengetik dengan cepat. (Review ini saya tulis dengan menggunakan HP Folio.) Mudah-mudahan keyboardnya tidak bermasalah.

Trackpad
Entah karena saya sudah terbiasa dengan trackpad dari Macbook sehingga saya merasa trackpad dari HP Folio ini tidak enak. Saya tanya kepada teman yang juga menggunakan HP Folio, ternyata sama, kurang suka.

Responnya tidak smooth. Jumpy. Kadang dia bereaksi dengan cepat kadang dia tidak. Misalnya kalau saya sedang browsing facebook, interaksi menjadi kacau balau. Kalau saya mau scroll, dia menunggu, tiba-tiba scrolling ngebut. Atau tiba-tiba dia seperti memilih sebuah item di layar. Pokoknya tidak intuitif. Ini yang membuat saya frustasi. Saya mengalami hal yang sama dengan notebook non-Mac lainnya. Mungkin ini karena saya sudah terbiasa dengan multi-touchnya trackpad Macbook.

Berdasarkan alasan inilah saya nyaman mengentik dokumen karena saya jarang menggunakan pointer. Saya hanya perlu mengetikkan dengan menggunakan keyboard dan saya menyukai keyboardnya. Nah, begitu saya harus berinteraksi secara interaktif maka mulai frustasi. Mosok saya harus pasang external mouse?

Ringan
Salah satu daya tarik lain dari ultrabook adalah beratnya yang ringan. Bagi saya yang sering bepergian, ini merupakan solusi. Ransel saya isinya sudah terlalu berat. Perangkat yang semakin ringan tentu saja saya terima dengan tangan terbuka. Dan memang ultrabook ini sangat ringan. Betul-betul sesuai dengan janjinya.

Sayangnya meskipun ultrabooknya sendiri ringan, charger tetap sama dengan yang lainnya. Saya pun masih belum dapat meninggalkan charger karena masih khawatir ultrabook kehabisan batre pada saat bekerja – meskipun itu di akhir waktu bekerja.

Ports
Salah satu kekurangan hp ultrabook ini adalah tidak adanya konektor VGA langsung. Bagi saya ini sangat penting karena salah satu aktivitas utama saya adalah memberikan presentasi. Yang ada adalah konektor HDMI. Artinya saya harus beli konverter dari HDMI ke VGA. Biasanya kalau yang seperti ini artinya menambah grintilan perangkat di tas. Saat ini Macbook saya juga harus menggunakan konverter untuk bisa disambungkan ke LCD projector.

Hasil akhir
Kesimpulan? Saya suka ultrabook ini. Dia sangat cocok dengan pola kerja saya.

About these ads

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

16 responses to “HP Folio 13 Ultrabook Overview

  • ikhwanalim

    trims sudah review satu ultrabook, pak.

    saya kebetulan menanti tandingan MacBook Air, yang tidak semahal MacBook Air.

  • sultan21

    terimakasih buat informasinya ..

  • juragan

    Pak.. saya punya tips untuk trackpad yang responsif. Saya nggak tau apa bisa berhasil di ultrabook bapak atau nggak. Tapi tips ini memang saya temukan secara nggak sengaja.

    Saya kebetulan pake netbook yang konon menurut beberapa orang trackpadnya sangat sensitif, persis seperti yang bapak ceritakan. Saya sendiri sempat mengalami.

    Kebetulan, waktu itu saya mau pasang screen guard untuk layar 12″. Tapi ternyata saya salah beli ukuran. Ukurannya sih 12″, tapi kok nggak pas dengan monitor saya. Akhirnya daripada screen guardnya saya buang, iseng-iseng saya gunting… dan saya tempelkan di trackpad.

    Niat awalnya sih biar trackpadnya nggak cepat kotor atau terkontaminasi air dan minyak dari jari-jari tangan.

    Eh.. ternyata screen guard itu malah membuat trackpad-nya menjadi “normal”… sensitifitasnya berkurang. Intinya…jadi tambah nyaman digunakan.

    Jadi… gitu pak… coba aja pake screen guard yang dipotong sesuai ukuran trackpad. Atau.. kalo ngga mau repot menggunting… screen guard untuk ponsel juga sepertinya bisa dimanfaatkan.

    Ngga ada jaminan itu bisa berhasil untuk semua jenis net/note/ultra-book..
    Yang jelas.. it works for me.. :)

  • achmad z

    trim’s mas info nya…bisa jd bahan pertimbangan tu kt smua..

  • ho hok

    info nya gan……………

  • http://www.floristbungacinta.com/2012/04/handbouquet-untuk-kekasih_14.html

    Maaf, saya mau tanya masalah notebook saya. mengapa batrenya cepat lobet dan notebook cepat panas. trimakasih

  • Nila Lazuardi

    punya saya sekarang HP nya sangat boros sekali batre mas broh. huuhuhu

  • Pulau Tidung-aja

    Kalau bepergian,bawa batrei cadangan aja pak.

  • belajar komputer

    Wah.. sekarang memang semua notebook sudah mengarang ke yang tipis2x ya…. bagus juga itu… thank infonya

  • kingbankhing

    woww,, info yang bagus… trims untuk artikelnya

  • Dedhi Sujatmiko

    Saya pakai HP G72, yang type keyboardnya sama dengan Ultrabook anda. 10 bulan dipakai, tombol up arrow lepas dan rusak, karena terkena abuse pemakaian redo di bash shell :(
    Jadi di situ mungkin kelemahan anda. Soal trackpad juga ndak bagus, tapi saya tidak begitu peduli karena saya tidak pernah kompatible dengan trackpad darimanapun, selalu pakai mouse di semua laptop

  • irsanfranz bauer

    Semua apa yg diciptakan oleh manusia pasti ada kekurangannya, tapi kalau kita kreatif, kita pasti bisa mengatasinya. Makanya kalau gita beli laptop sesuai dgn peruntukkannya, kalau mau cepat pakai dekstop, kalau mau browsing sambil nongkrong di mall pakai Mac (Apple), kalau mau browsing tdk takut di hack pakai Linux, jadi kita tinggal pilih menurut selera kita, selera adalah menggambarkan IQ sesorang.

  • Fransisko

    woww,, info yang bagus… trims untuk artikelnya mas..

  • #99: Ultrabook, Durable Love, dan MacBook Pro | Octaviani Nurhasanah

    […] pun menemukan seri ultrabook lain yang dikeluarkan oleh HP. Pak Budi Rahardjo sudah mereview-nya di blognya. Seri yang ini pun gak kalah bikin ngecesnya. Tapi saya tetep pengen punya MacBook Pro. Bukan […]

  • Panah Merah

    Saya baru pakai ultrabook hp folio ini 3 hari tapi sejauh ini sangat memuaskan.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.939 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: