Jaman sekarang adalah jaman serba digital elektronik. Demikian pula uang katanya akan menuju ke uang elektronik (e-money). Namun karena kita sudah terlanjur banyak menggunakan uang kertas, maka perubahan kebiasaan ternyata tidak mudah.
Salah satu masalah yang dihadapi oleh uang digital adalah aspek anonim. Uang kertas memungkinkan transaksi anonim. Kita memberikan uang jajan kepada anak-anak, cucu, dan keponakan masih menggunakan uang kertas. Kalau di luar negeri, tips di restoran juga masih menggunakan uang kertas (atau logam). Di Indonesia, memberi uang untuk pengemis juga masih menggunakan uang kertas (logam). Belum lagi untuk transaksi di bawah tangan. Padahal katanya jumlah transaksi seperti ini masih cukup besar. Artinya, perubahan ke uang digital masih membutuhkan waktu yang cukup lama.
Di majalah IEEE diceritakan tentang pengalaman seseorang (di Amerika) yang mencoba hidup satu tahun tanpa menggunakan uang kertas. Nah, ada yang berani mencoba ini di Indonesia? Naik angkutan umum bisa gak ya pakai kartu? he he he
Uang kertas (logam) sebetulnya sangat bermasalah. Untuk membuat dan mendistribusikan uang kertas itu sangat mahal. Mungkin uang 2000-an kita itu biaya pembuatannya lebih dari itu. Belum lagi ada masalah dengan uang palsu. Jadi uang digital sebetulnya sangat dinantikan baik oleh regulator ataupun kita sebagai pengguna. Masanya akan datang. Tinggal, kapannya?

November 4th, 2012 at 6:38 pm
Hi Pak Budi,
Implementasi uang digital tidak akan sesulit pada saat bangsa kita ini sosialisasikan penggunaan gas menjadi minyak tanah,
Hanya saja, regulator kita yang 1/2 hati menjalankannya.
Penggunaan uang digital bs menghemat kas negara. Namun di pihak lain, jg akan menyulitkan para koruptor transaksi di bawah meja.
Salam,
Hotelpadi.com (save up your accomodation cost)
November 4th, 2012 at 10:42 pm
Mungkin 100 tahun lagi…
November 5th, 2012 at 12:43 pm
Sepertinya sangat lama untuk mewujudkan hal itu
November 5th, 2012 at 1:03 pm
Mungkin tantangan paling nyatanya adalah di pasar tradisional. Tapi bisalah 20 tahun-an, dihitung dari inisialisasi oleh pemerintah
November 5th, 2012 at 1:24 pm
Gambaran masa depan,
bermanfaat juga mengurangi masalah global warming
November 5th, 2012 at 2:32 pm
uang digital? mekanismenya gimana?
saat ini, biarpun bisa transaksi menggunakan kartu (ATM, credit card, dsb), tetap saja kita ‘memiliki’ uang kertas yang ‘dititipkan’ di bank dan suatu saat bisa diambil.
November 5th, 2012 at 2:44 pm
Kalau mau bayar tambal ban pakai kartu, kira kira ada yang bisa ga ya..
November 5th, 2012 at 2:52 pm
sealalu ada dua sisi berlawanan, di sisi lain ada penggiat Dinar Dirham yang memperjuangkan penggunaan uang logam emas dan perak dan pengikutnya lumayan banyak. namun ada juga yang di tengah-tengah dengan membuat uang dinar digital dengan nama e-dinar.
November 5th, 2012 at 2:56 pm
Kalau sehari saja, pasti bisa. Angkutan umum juga sudah ada yang pakai uang elektronik. Beli sesuatu ke toko/pasar yang pakai uang elektronik juga ada.
November 5th, 2012 at 5:00 pm
gini aja pak. lgsg dibuat aja sistem nya dan komunitas nya. jadi kita tidak membicarakan benda yg di awang2. bikin begini kan mudah saja
November 5th, 2012 at 6:59 pm
Sejujurnya uang kertas terasa lebih nyaman dari pada e-money. Ada nilai sugesti menurut saya. Dengan uang di dompet lebih banyak terasa lebih klop dari pada satu kartu dengan nool yang banyak… walaupun mengundang lirikan mata-mata yang berniat jahat… hehehe…
November 5th, 2012 at 9:23 pm
yang jelas uang kertas gampang untuk turis. uang digital gampang untuk orang lokal, transport, belanja, dll. tapi untuk turis masih sulit, meski kadang penggunaan uangnya dilokalisasi di loket, jadi ngga ribet bayar di moda transportasi umum dan bikin macet
November 7th, 2012 at 11:05 pm
Yang jelas, akan ada turunan semua jenis-jenis ‘nilai’ yang berkaitan dengan uang. Termasuk ‘cara baru’ korupsi, mencopet, penggelapan, dan pencucian uang. Persiapkan langkah pencegahannya juga.
November 13th, 2012 at 6:22 am
penggunaan e-money dan m-money (manual – money); kertas dan logam, saat ini setidaknya keduanya sama-sama penting dan memberikan efek yang berbeda sesuai dengan kondisi dan penggunaannya, hanya saja m-money terasa lebih menimbulkan interaksi sosial yang kuat setiap kali penggunaannya…..