Suatu ketika ada mahasiswa yang ingin mendiskusikan ide proposal sebuah lomba dengan saya. Setelah mendengarkan presentasinya saya melihat masih ada beberapa kelemahan yang dapat diperbaiki. Saya minta dia untuk melakukan survey apakah sudah ada inisiatif serupa dan siapa saja pemain yang menggeluti bidang itu. Nampaknya sang mahasiswa ini belum mengerti. Saya jelaskan kembali. Salah satu caranya adalah dengan melakukan pencarian di internet. Seharusnya ini lebih mudah dibandingkan jaman dahulu sebelum ada internet.
Sang mahasiswa akhirnya paham dengan yang saya maksud dan mulai berpikir keras karena dia mulai sadar ada banyak hal yang harus dia kerjakan. Dia mulai mempertimbangkan teman-temannya yang tidak ikutan lomba dan dapat berleha-leha dalam liburan ini, sementara dia harus bekerja untuk mencari data yang dimaksudkan. Ya, saya katakan dia harus bekerja keras.
Cara yang paling sederhana dari implementasi kerja keras adalah kerja dengan waktu yang lebih lama. Sering saya tanya kepada mahasiswa, berapa lama Anda tidur seharinya? Kalau Anda tidur lebih lama dari saya maka Anda kurang kerja keras. Ini hanya salah satu ukuran. Bisa juga kita gunakan ukuran kerja keras yang lain, misalnya terkait dengan usaha yang membutuhkan otot yang lebih kekar.
Jika kita ingin mendapatkan sesuatu yang lebih dari yang lain tentu saja usaha kita harus lebih banyak. Atau dengan kata lain, harus bekerja lebih keras. Masalahnya adalah mau atau tidak. Kebanyakan orang jawabannya adalah tidak. Mau hasilnya tapi tidak mau usahanya. Lah bagaimana bisa?
Ada yang kemudian mengusulkan kerja lebih cerdas. Lah kerja lebih keras saja sudah susah dilakukan (dalam artian malas dilakukan), apalagi kerja cerdas. Yang terakhir ini membutuhkan pemikiran. Berpikir itu lebih sukar dari sekedar menggerakan otot atau melakukan sesuatu dalam kurun waktu yang lebih lama – kerja keras. Kalau bisa kerja cerdas memang bagus, tapi saya mengusulkan kerja keras dulu lah yang lebih mudah. Siap?

Desember 19th, 2012 at 12:07 pm
Nice share pak ..
Desember 19th, 2012 at 12:13 pm
Siap Pak.. Harus bekerja keras dulu..
Salam,
Hotelpadi.com
Desember 19th, 2012 at 2:27 pm
iya, kebanyakan orang seperti itu, mau hasilnya tapi gak mau usaha
Desember 19th, 2012 at 3:25 pm
yang penting diberi kesehatan… kerja keras dan diberi kesehatan itu anugerah, yang penting bisa imbang dan tahu batas fisiknya… hehehe
Desember 19th, 2012 at 5:21 pm
Kerja keras sangat diperlukan untuk menggapi hasil yang sesuai dengan keinginan kita , tapi tidak semua hasil dari jerih payah kita yang keras akan menhasilkan sesuatu yang lebih dari yang diinginkannya , jadi keseimpulan yang dapat saya ambil , marilah kerja keras selalu meski hasil tidak begitu puas , setidaknya kita sudah berusaha semaksimal mungkin.. Dan jangan lupa untuk berdoa pada Tuhan Yang Maha Esa agar kerja keras kita memberikan Hasil yang sangat maksimal.
Artikel Kerja Keras anda dapat memberikan inspirasi bagi orang bannyak.Keep Blogging hehe
Desember 19th, 2012 at 7:44 pm
Kerja keras emang harus banget kalau ingin dapat hasil yang lebih dari orang lain
Desember 19th, 2012 at 11:42 pm
Setuju! Hasil = Kerja Keras + Doa (Sempurna)
Desember 20th, 2012 at 7:45 am
Karena terbuai dengan ‘kerja cerdas’, banyak orang yang akhirnya malah menyia-nyiakan waktu kosongnya. Tetap saja kerja keras itu penting. Para ilmuwan besar, negarawan besar, pemimpin2 rohani besar, dsb mereka semua tidak meninggalkan kerja keras walaupun sudah ‘kerja cerdas’.
Desember 20th, 2012 at 12:39 pm
Kerja keras sudah, sekarang kerja cerdas sambil menikmati hari tua sambil menulis artikel di website sendiri.
Desember 20th, 2012 at 2:40 pm
Kerja cerdas itu malah harus mikir lebih banyak di setiap waktu. Jatuhnya jam mikir lebih banyak dari pada jam kerja yg sesungguhnya.
Salam
Desember 21st, 2012 at 9:47 pm
setuju pak.
Jadi inget satu quote gitu, kira-kira intinya gini, “orang muda itu sukses atau tidak itu ditentukan waktu luang yang dihabiskannya, di saat yang lain sibuk berlibur, hangout, dll, dia habiskan waktu luangnya untuk belajar dan berlatih”
I’ll be that one..
Januari 1st, 2013 at 9:48 am
kita hurus kerja keras ,,agar mndapatkan apa yang kita impikan ,, karna jika kita malas ..gak akan ada hasilnya , bener kan ?
Januari 1st, 2013 at 12:11 pm
Kerja keras, kerja cerdas etc menurut saya is a b*** s***t.
Gaul dan luck jauh lebih penting.
Baca buku “the black swan” Nassim Taleb.
Januari 6th, 2013 at 7:26 am
setuju, jd tambah semangat nih