Iri Hati Dalam Bekerja

Hari-hari ini adalah hari yang terjepit di antara liburan. Ada yang libur, tetapi ada juga yang bekerja. Maka sering timbul perasaan iri; mengapa saya harus bekerja sementara dia libur? Perasaan iri hati ini memang manusiawi, tetapi sebetulnya dapat diatasi.

Kita merasa iri kepada orang yang berlibur karena bekerja kita anggap sebagai siksaan. he he he. Itu dia masalahnya. Coba kalau bekerja itu sama seperti bermain, atau makan, atau hal yang kita sukai, pasti kita tidak iri bahkan diiri. Contohnya pemain sepak bola. Kalau kita diturunkan main sepak bola tentu kita bakalan lelah, tetapi pemain bola tidak suka kalau dia disuruh duduk di bangku cadangan. Bayaran tetap sama, tapi tidak main. Pasti kalau ditanya, mereka lebih suka main alias bekerja. Bahkan ada pemain bola yang ngamuk dan pindah klub gara-gara lebih sering duduk di bangku cadangan. Contoh lain adalah artis musik. Mereka juga akan lebih suka tampil lebih lama daripada lebih lama duduk di belakang panggung.

Inti utamanya adalah bagaimana kita membuat bekerja menjadi menyenangkan. Pekerjaan kita harus sesuatu yang kita sukai. Lingkungannya juga yang coock dengan kita. Begitulah. Make it fun. Buatlah menjadi menyenangkan sehingga kita tidak terlalu iri untuk melihat orang lain berlibur. Saya jadi ingat kata-kata teman saya:

If work is so much fun, why take a holiday?

About these ads

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

12 responses to “Iri Hati Dalam Bekerja

  • falah

    maaf jika komentar ini tidak nyambung, tapi saya mau laporan
    link anda sudah saya pasang, cek di http://falah-kharisma.blogspot.com/p/tukar-link.html
    yg saya juga harap dipasang di blog anda

  • Hotelpadi

    Hi Pak Budi,

    Tergantung tujuan kerja kita, kl hanya mikirkan duit, maka kita akan iri hati kalo org lain libur tp kita kerja.. Tp kl kita mencintai pekerjaan kita, maka kita akan bangga dan senang apabila kita kerja padahal org lain libur..

    Salam,

    Hotelpadi.com

  • ikhwanalim

    suka banget dengan quote terakhir:

    if work is so much fun, why take a holiday?

  • muhyasir

    kalau kerja langsung dapat duitnya, saya pun mungkin berpikir kembali untuk libur pak, lebih baik kerja.. lain soal kalau pekerjaan adalah hobi atau sesuatu yang kita senangi, tak dapat duit pun mungkin tak mengapa..

  • Mohammad Yusuf Syafroni Karim

    “Today is Sunday! Why do you work so hard? All work and no play make you a dull boy! Come on! Let’s go out and have some fun!”

    Sunday is a standard patched Jerusalem variant in the way it infects files. It is a directly modified version of the original Jerusalem.1803. It infects .EXE, .COM, and .OVL files. Like the original Jerusalem, infected files occasionally become corrupted.

    http://en.wikipedia.org/wiki/Sunday_%28computer_virus%29

    Jadi pak, mari bermain biar tidak jadi “dull boy” :P

  • benhard

    Terpaksa bilang TRUE pak, terpaksa asik padahal nyiksa..kakakak :D

  • afan

    kalo kerja kantoran ya harus iri-irian to pak?
    kalo gak iri-irian berarti bukan kerja kantoran hehehehe….
    the work is so much fun juga bukan mutlak karena diri kita lho, tapi juga komitmen dari perusahaan yg memang pengen karyawannya bahagia sejahtera. bukan sistem kerja rodi.
    tapi kenyataannya masih banyak yang stress and stuck.

  • lukman nulhakiem

    Iri bukan karena nggak bisa liburan waktu orang lain libur…tapi iri kenapa orang bisa kembali bergairah ketika datang kembali bekerja setelah liburan. Kenapa ya hasil liburannya bisa beda?

  • za

    Yes, working is fun, but we should still take holiday. To see the world outside; and realize that the world is so diverse and colorful.

  • mathematicse

    Saya suka postingan ini… keren!

  • adhi

    Setuju sekali pak! jujur saya sering bingung kenapa ada istilah I hate monday, if they hate it so much why don’t just they quit and do something they love ? tapi sebenernya memang dunia tidak se-ideal itu, bisa saja terjadi seperti pekerjaan terakhir saya.
    Saya sangat mencintai pekerjaan saya, tapi saya tidak cocok sama atasan dan kolega saya, itu menjadi dilema yang berat, tapi daripada makan hati dan mengeluh, ya sudah saya resign saja. Saya rasa kebanyaan orang itu bukannya tidak mencintai pekerjaannya, tapi mereka tidak cocok dengan orang-orang dalam pekerjaan tersebut (bos,kolega,klien). Coba ditanya, will you do this job if there is NO MONEY and NO BOSS ?? kalau mereka jawab YA, berarti sebenarnya mereka mencintai pekerjaan tersebut.

  • kang sis

    biasa dialami oleh yang namanya : pegawai/karyawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.727 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: