Apa Maksud Kalimat Ini?

Beberapa kali saya membuat tulisan tentang makalah mahasiswa yang isinya kacau balau. (Ceuk basa Sunda mah kacau bulao? he he he.) Pada tulisan tersebut saya tidak menampilkan contohnya sehingga mungkin kurang dapat diresapi oleh para pembaca (dan mahasiswa). Kali ini saya akan coba tampilkan beberapa contoh. Coba Anda apa maksud kalimat-kalimat berikut. (Sumber dari beberapa makalah. Bukan dari satu makalah. Tulisan ditampilkan persis apa adanya.)

  1. Perkembangan teknologi kendaraan yang telah dilengkapi system perangkat sambungan membuat semakin rentan terhadap celah keamanan cyber ini disebabkan perangkat seperti smart phone yang telah disusupi virus atau malware ketika tersambung ke perangkat kendaraan akan menginvasi system yang ada di kendaraan.
  2. Relai mesh adalah jaringan distribusi data. Menghubungkan relai RTP dari semua peserta dan pulau multicast menggunakan protokol RTP. Ancaman terhadap relai mesh dapat dipecah menjadi dua kelas: yang berhubungan dengan protokol RTP dan yang terkait dengan multicast IP yang digunakan untuk mengirimkan data ke peserta.
  3. Rangkuman sketsa trafik sangat penting untuk melakukan deteksi serangan, meskipun jumlah pengguna voip yang cukup dinamis, sketsa dapat memastikan bahwa sinyal lalu lintas baku dari semua periode pengambilan sampel adalah panjang yang sama, yang menyediakan kemudahan untuk melakukan deteksi berdasarkan wavelet.
  4. … Pertama karena tidak membawa perubahan yang besar terhadap HD, serangan tersebut mampu meminta ambang batas lebih tinggi dari pada menjalankan HD melebihi ambang batas. Kedua ketika serangan itu berakhir, hal itu menyebabkan penurunan secara tiba-tiba terhadap keseluruhan trafik jaringan dan konsekuensinya perubahan distribusi jaringan.
  5. … Lain konsep keamanan penting adalah kolusi dan resistensi statelessness. Sebuah skema kolusi penuh tahan yang kuat terhadap kolusi sejumlah pengguna dicabut. …
  6. Semenjak keamanan menyebar dalam konsep, berlaku juga untuk berbagai entitas, dimana dapat didistribusikan dan secara virtual (misalnya, seperti yang terjadi dalam kasus Cloud komputasi Grid atau arsitektur), pemahaman pengembangan yang tepat yang berhubungan dengan energi implikasinya dapat tidak layak jika tidak dibagi ke dalam lingkup kompleksitas rendah.

(Belum selesai. Nanti akan saya tambahkan contoh-contoh lain.)

About these ads

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

23 responses to “Apa Maksud Kalimat Ini?

  • tedytirta

    Sepertinya semua contoh punya pola yang sama. Penulis gagal menjelaskan ide dalam rangkaian kalimat-kalimat pendek. Pembaca dipaksa memahami kalimat panjang dengan segala kerumitannya.

  • muhyasir

    pak budi bingung apalagi saya.. Belepotan begitu? Seperti terjemahan langsung pake google translate..

  • lutfianasari

    mungkin karena kalimatnya terlalu panjang sehingga si penulis bingung di tengah-tengah bikin kalimat.. lupa awalnya yang mau dijadikan subjek / predikat/objek yang mana.
    mungkin yang nulis ngerjainnya sudah dekat2 dengan deadline jd nggak sempat membaca ulang tulisannya sendiri :D

  • Yoshi

    “. . . disebabkan perangkat seperti smart phone yang telah disusupi virus atau malware ketika tersambung ke perangkat kendaraan akan menginvasi system yang ada di kendaraan”

    Ngakak . . . Itu yang nulis juga belum tentu ngerti. Bahkan mungkin dia gak baca, cuma kopas dari google translate.

  • FARID We

    hehe, pak budi aja bingung, apalagi yg ndak ngerti bahasa2 IT seperti itu? buingouuunggg… :'(

  • asfarianrian

    Sedih rasanya :(.

    Saat diminta menerjemahkan pun, pasti timbul beberapa kesalahan. Mungkin disebabkan oleh proses penerjemahan tanpa meresapi makna dari kalimat aslinya.

    Contoh favorit saya ialah kalimat
    “Common sources of location information include Global Positioning System (GPS) and location inferred from network signals such as IP address, RFID, WiFi and Bluetooth MAC addresses, and GSM/CDMA cell IDs, as well as user input.”

    yang diterjemahkan menjadi
    “Sumber umum informasi lokasi dan Global Positioning System (GPS)
    diperoleh dari sinyal jaringan seperti IP address, RFID, WiFi, Bluetooth,
    MAC address, dan GSM / CDMA ID sel, serta input pengguna.”

    Hal lain yang lebih parah ialah banyaknya kesalahan perujukan yang terjadi. Sering sekali saya menemukan sebuah karya mahasiswa yang tidak mencantumkan pustaka yang ia rujuk di tubuh tulisan. Selain itu, ada juga pustaka yang dicantumkan di daftar pustaka, namun tidak dirujuk dalam tubuh tulisan.

    Entah apakah si penulis membaca terlebih dahulu tulisannya sebelum dicetak. Rasanya sih, kalau memang dibaca, minimal kesalahan ketiknya tidak ada. Minimal…

  • Salman

    Membaca contoh2 tersebut sepertinya ini adalah kalimat2 yang dihasilkan Google Translate. Keberadaan Google Translate membuat sebahagian mahasiswa menjadi malas untuk menyusun kalimat sendiri dengan struktur yang baik. Tinggal copy paragraf2 dari teks sumbernya kemudian diterjemahkan oleh Google dan hasilnya langsung dicopy paste begitu saja. Hal ini juga terjadi sebaliknya ketika mereka menuliskan teks dalam bahasa inggris (untuk abstrak misalnya), kalimatnya menjadi tidak jelas strukturnya karena begitu saja menggunakan hasil translate dari Google. Sepertinya kini memeriksa tulisan dari tugas2 paper maupun skripsi mahasiswa menjadi lebih berat ya :-)

  • afan

    kayak terjemahan yang pake software translate ya ?
    tapi bagus juga kalo ada kuliah ttenatang nulis makalah lewat blog ini pak,
    saya tunggu lho :)

  • yonpurwa

    dari logatnya, sepertinya ada beberapa yang mengutip hasil translatenya mbah guugel,, dan pada posisi seperti ini, akan banyak mahasiswa/i yang berkilah “namanya juga anak-anak pak,,,” :D

  • rangtalu

    waah puyeng.. saya cari palu dulu :mrgreen:

  • Mulyadi tenjo

    hahahha…kayak terjemahan pake Google translate ya, blepotan. Tp oke sih buat smangat ngumpulin makalahnya, yag gak oke ya tulisannya itu. Lebih parah dari siswa saya yang duduk di kelas 3 SD yang tadi pagi nulis tentang cerita liburanya kemarin.

  • beni pras

    Sundul pak ane jga bingung…:(

  • Tatas Wicaksono

    kayaknya memang hasil translate dari mbah google ini.. :D

  • abu4faqih

    Ahai … Jadi teringat kesulitan saat menuliskan terjemah dari referensi berbahasa Inggris. Kecuali yang memang sudah cas cis cus atau setidaknya pernah kursus English advance, hal ini memang biasa dialami pembelajar kita.

    Saya setuju dengan pak Salman, tapi sepertinya yang ingin ditunjukkan oleh pak Budi adalah mbok yao kalo pake referensi atau bahkan pendapat pribadi konteksnya dipahami dulu supaya teks yang ditulis mudah dipahami orang lain. Ini seperbati orang yang dipaksa memahami bahasa bayi he he he.

  • falah

    mungkin yang nulis, pas nulisnya lagi tidur di alam khayal, hehehe

  • anto

    bisa aja dari google translate karena biasanya tidak diedit hasilnya akan seperti itu

  • anto

    ini cara tercepat copy dan pastekan di google
    lalu search deh
    kalau dak ketemu translate dulu di google translate ke bahasa inggris
    lalu search pesti ketemu sumbernya

  • tifosilinux

    mahasiswa.. .ketahuan dari google translate itu..xixixixi
    tapi saya heran knapa masih banyak tenaga pengajar yg notabene lulusan luar dan terbilang cukup sukses didunia usaha tapi ‘pelit’ ngasih resep usaha mereka ke anak didiknya.

    Saya kadang mikir daripada ngajar materi yg tergolong ‘biasa-biasa aja’.. mending ngasih materi masuk ke dunia sukses mereka.. *Apa (istilahnya) sekedar ngejar silabus si dosen?

    Contoh : “Dulu saya begini karena melakukan ini loh.. coba deh, ini bacaan saya (kasih copy nya, jgn pelit).
    Seharusnya jangan begitu caranya, tapi bgini..”

    Hadeuhh.. gimana caranya ya pak ??.. kadang saya mau melontarkan kritik ini ke pengajar saya kampus tapiii…

  • Yus Uf

    Mungkin ini steganografi, ada pesan tersembunyi .. hmm ..

  • iscab.saptocondro

    Kebiasaan nulis gaya 4L4Y di Twitter dibawa ke dalam makalah kuliah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.764 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: