Budaya Repost

Layanan media sosial yang ada saat ini memperkenankan seseorang untuk menampilkan-ulang (repost) karya orang lain, yang dapat berbentuk foto, musik, tulisan, berita dan lain-lain. Repost ini dapat dilakukan dengan sangat mudah. Pada tampilan ada tombol untuk “berbagi”, “pin”, dan sejenisnya.

Saya ingin mengambil contoh foto dulu saja. Banyak foto yang di-repost. Terus terang saya agak khawatir dengan fenomena ini. Saya khawatir lama kelamaan orang lebih memilih untuk melakukan repost daripada membuat karya original. Lama-kelamaan dia menjadi kebiasaan, kebudayaan.

Saya sendiri lebih menyukai menampilkan foto buatan sendiri meskipun kualitasnya ala kadarnya. Yang penting orisinal.

Bagaimana menurut Anda?

About these ads

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua tulisan milik Budi Rahardjo

13 responses to “Budaya Repost

  • Hotelpadi

    Hi Pak Budi,

    Setiap new feature pasti ada sisi negative dan positivenya.. Tergantung object yg di repost.. Jika untuk foto-foto di-repost sih :)kªªý” saja yang terpenting, kredit foto tsb masih ke creator..

    Dan jika berita di repost itu sangat bagus, karena mmg tujuan dari berita adalah untuk disebarkan ke semua orang :)

    Jadi semuanya tergantung sama object yang di repost, dan setiap new feature pasti ada sisi + dan – nya..

    Salam,

    Hotelpadi (cari hotel tarif internet + tiket pesawat)

  • Benny Ohorella

    sepertinya tidak apa2 asalkan tidak mengaku itu karya original dia (padahal repost). Dan tentu saja sebutkan sumbernya (biasanya repost otomatis tertera asalnya darimana).

  • mpig

    Menurut saya sih nggak masalah. Karena inilah bedanya Twitter dengan Facebook. Karena Twitter buat bagi saya adalah berbagi informasi secara cepat. Sedangkan Facebook ajang pamer.

    Dan saya setuju sama Benny Ohorella.

  • afan

    bagus tuh pak, perlu dicontoh :)

  • Iwan Yuliyanto

    Saya rasa tergantung tujuannya. Kalo tujuannya adalah ia ingin berbagi informasi namun pada kondisi tersebut ia bukan sebagai saksi atas informasi yang akan dibaginya itu maka repost adalah jalan satu-satunya, tentunya wajib menghormati karya cipta dengan menyertakan credit atas foto tersebut.

    Dan memang sebaik-baik yang dibagi adalah karya sendiri.

  • Nisa

    andai yg mau repost y mbok minta ijin dulu,baru bisa dipahami
    bnyak dr teman2 saya hasil karyanya sampai dibukukan tapi tidak menyebutkan sumbernya dr siapa dan diakui hasil dirinya sendiri ,kan kita juga rugi mengambil hak karya cipta,
    kalo saya sih nggk masalah,asal minta ijin dulu :D

  • Titik Asa

    Saya lebih suka menampilkan karya sendiri saja. Biar sederhana atau apa adanya, saya puas.
    Walau repost tidak terlarang krn menampilkan sumber aslinya, tetap sejauh mungkin saya hindari.
    Salam,

  • Heri Purnomo

    Setuju sama pendapat yang mengatakan tergantung tujuannya dan menyertakan sumbernya. Selama tujuannya untuk membagi berita yg perlu diketahui dan mencantumkan sumbernya, saya rasa masih etis dan oke-oke saja Pak.
    salam.

  • malumaluin

    Blog menarik :) Mari teruskan berbagi ide-ide lewat blog menarik. Kunjungi juga http://malumaluin.wordpress.com/

    Salam malu-maluin!

  • fahrizi

    Iya sih om… apalagi yang pakai Tumblr… foto nya banyak yang repostttt…. jarang yang foto sendiri…hahahah

  • yuti

    “good artists copy, great artists steal” *steal the quote from Picasso?*

  • Jefry

    bener juga ya apa ynag anda sampaikan..
    walau repost ini adalah hal kecil namun bila menjadi kebudayaan bisa mematikan kreatifitas kita baik dalam dunia tulisn menulis, foto dna lainnya

  • Rizqi Fahma

    Betul pak. Lebih baik pake foto karya sendiri, biar kualitasnya nggak sekeren yang pro, tapi ada kepuasan sendiri kalo nulis post dengan foto hasil karya sendiri. :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.592 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: