Terus terang saya agak kurang suka melihat presentasi Power Point atau OpenOffice yang menggunakan font Arial. Saya lebih suka menggunakan font Georgia. (Lihat tulisan saya mengenai hal ini di blog Mr. GBT.) Pasalnya adalah saya sering kesulitan membaca tulisan yang ditulis dengan huruf Arial. Perhatikan contoh di bawah ini.
![]()
Tulisan di kiri menggunakan font Georgia, sementara tulisan di sebelah kanan menggunakan font Arial. Perhatikan bahwa ada kesulitan membedakan antara huruf “i” besar dan huruf “i” kecil jika kita menggunakan font Arial.
Bagaimana pendapat Anda?
URL terkait: http://gbt.blogspot.com/2005/11/georgia-my-choice-of-fonts.html dan “Georgia & Verdana: Typefaces design for screens“
Saking sebelnya saya tentang hal ini, sampai-sampai halaman ini saya jadikan halaman statik di depan halaman blog ini.
Saya memang suka dengan berbagai hal tentang tipografi. Sedang mencari-cari buku yang berkaitan dengan hal itu. Sayangnya, bukunya mahal-mahal. Ada yang mau memberikan buku untuk saya?
sabar pak…
bagaimana dengan font courier?… soalnya saya suka font ini
salam kenal
“Rule of thumb”-nya sih kalo buat screen pake yang sans-serif (Arial, Helvetica, etc.), kalo buat cetak pake yang serif (Georgia, Dolly, etc.). Reasoningnya apa saya juga kurang jelas, mungkin lebih enak dibacanya.
Saya sendiri sebagai orang yg teknis sebel sama hal2 yang ambiguous, tapi saya cenderung mengikuti rule of thumb di atas. Yg penting serif vs. sans-serif, kalo gak suka Arial pake sans-serif yg lain.
Sebetulnya sih Arial dan Helvetica saya nggak suka, jadi utk yg sans-serif saya pilih font lain, seperti Candara (tapi mungkin gak bagus buat presentasi), atau Myriad Pro Condensed (ini udah pernah saya pake buat presentasi, dan bagus sekali hasilnya menurut saya). Sayangnya yang bagus2 ini (termasuk Dolly utk serifnya) nggak free.
Assalamu’alaikum
Maaf Pa… rasanya ada yang perlu di luruskan. Mungkin maksud Pa Budi untuk font arial tidak bisa membedakan antara huruf “i” besar dengan huruf “L” kecil. Soalnya kalau di lihat antara huruf “i” kecil dengan “i” besar rasanya ada perbedaanya Pa. Bukan begitu Pa Budi ?
Kalau saya suka sama font verdana, meskipun sedikit boros tempat tapi masih ada diferensiasi antar hurufnya.
-Salam Kenal untuk Pa Budi.
cARA bedainnya, lihat aja spasinya, jarak antara i besar ke huruf lainnya lebih panjang dibandingkan jarak l kecil dengan huruf lainnya
Bener pak emang itu salah satu kelemahan suatu model font, Kalau masalah hanya di satu huruh i besar sih gak papalah, modifikasi saja sendiri pakai font creator. Cuman tulisan kita jadi tidak standar.
wah pak, kalau buat tampilan di layar saya lebih suka pakai trebuchet. kesannya simple, enak dilihat dan ukurannya relatif lebih kecil daripada font-font sejenis yang lain.
Ini masalahnya sewaktu Bill Gates menggunakan font Arial tidak minta izin dulu untuk menggunakan nama saya. Kalau temen-temen mau dukung saya mau gugat Bill Gates nih
Salam,
Arial
gmn kl times new roman,.. ??
Saya juga lebih suka Georgia drpd Arial, Pak. Tapi Palatino lumayan jg, tuh….
Penggunaan Arial dalam presentasi sebenernya disarankan juga oleh AAPG (American Assoc of Pteroleum geologist) dalam sebuah bukunya yag terkenal … yang saya kenal maksudnya
judul bukunya “Figuratively Speaking in the Computer Age”.
Disitu disebutkan penggunaan huruf-huruf (font) yang ujungnya ada buntutnya termasuk times roman dan georgia tidak atau kurang tepat sebagai bahan presentasi. Itulah sebabnya semua tanda lalulintaspun menggunakan jenis font huruf arial ini atau “saudaranya” :).
Barangkali mangsalahnya mungkin di geologi tidak dikenal kata illiad
Cocok, sama dengan saya. Kalau menulis kode program dalam bentuk laporan saya suka menggunakan font Georgia. Lebih rapi dan kesannya lebih srek dibanding make font arial..
Awal desain Arial upaya Microsoft yang tidak mau pakai Helvetica, mungkin harus bayar lisensi. Bill sendiri bisnis lisensi, jadi lebih tahu untung rugi. Akhir cerita, terbukti dari sini kalau Arial sekarang lebih dikenal karena pasar Windows yang luas. Apple.com mempunyai maksud sama, tapi masih mengenal apa gerangan desain sedang Microsoft asal cepat ke pasar. Apa mirip dengan pepatah Jawa, ’salah kaprah bener ora lumrah’? Mungkin juga.
Pas kebetulan. Di IEEE Spectrum edisi yang sedang saya baca ini (Mei 2007) ada artikel tentang “the technology of Text”.
Type designers, psychologists, and engineers are joining forces to improve reading on screen.
Nah tuh. Menarik juga ceritanya.
fontfreak.com my fave fontologist for the past 8 years
Oom, kalau sudah dapat buku tentang tipografi kabar-kabari ya. Tertarik juga. Font keluarga Rotis sering saya pakai, terutama Rotis Serif.
Wah, sayang sekali Rotis itu mahal juga yah … Kelihatannya bagus juga tuh font-nya.
wah, saya lom sempet ngoprek font nih…
Tapi menurut pengalaman…
saya suka pake :
-Arial : sebagai subtitusi dari Times New Roman
-Courier New / Lucida Console : untuk font coding
-Trebuchet : bagus buat pembeda desain…
-Verdana : asik, sukanya kalo dipake dengan ukuran 10px
-Georgia : asik juga, tapi lom banyak dicoba di desain yang saya buat
Kalau buat aplikasi web, Georgia fontnya kegendutan namun bagus buat website yang menekankan design dan enak buat dibaca.
Kalau buat prensentasi, yang penting enak aja buat di liat. Apa aja deh, yang jelas jangan Comic Sans … huhahahahah.
Kalau aku sendiri entah kenapa kok lebih suka century gothic, hurufnya gendut, tapi mudah dibaca, dan terasa lebih “santai”
Bagaimana dengan font WINGDING, bukan kah itu lebih aneh lagi, hahahaahha…..
becanda kang!!!!
Aku suka fontnya latex, atau calibri di office2007. Nggak denger yg lain ah….
aku lebih suka fonts wedding,
hehehe … asyik
sebenernya kalo presentasi pake power point saya juga tidak suka pake arial. tapi kalo pake font yang macem-macem, takutnya di komputer kampus saya ga support (belum di-install), malah jadi font lain yang saya makin sebel. hehehe.. pernah dulu kejadian, saya pake font Ninja Naruto, eh ternyata di komputer kelas ga ada font jenis ini. (waktu itu saya belum kepikir kalo ternyata font juga mesti di-install). akhirnya ninja naruto tadi malah berubah jadi arial yang ukurannya gede banget ampe ga muat di layar. repot. pake georgia juga gitu. di komputer kelas ga ada georgia, akhirnya berubah jadi times new roman.
saya pribadi sih suka calibri (default font di office 2007 saya). tapi ya itu, di komputer kelas (kampus) ga ada font calibri ini. jadi, supaya aman, saya pake yang biasa-biasa aja, kayak verdana, arial, times new roman, dan kawan-kawan.
kalo untuk dicetak (print) baru pake calibri.
Bookman Old Style.
Satu alasan jelas dibaca.
Tapi kembali ke faktor selera dan kenyamanan aja.
Hayo, kenapa ga bikin font sendiri, pak? Saya mau bantuin deh.
kenapa gak bikin fonts sendiri? karena nggak bisa. nggak tahu ilmunya. he he he. serahkan ke yang jagoan saja. kalau Anda bisa, itu bagus. saya nanti tinggal minta saja. he he he.
hehe.. beneran lho nanti saya bikin pak budi pake ya…
*nantang mode on
keren juga font nya
Kalo menurut saya, font Arial dan New Times Roman lebih cocok dan pas banget buat dokumen-dokumen resmi
Nah… kalo jenis font lainnya asyik kalo buat eksperimen design atau presentasi dech…
Tokh… Semua tergantung selera masing-masing aja!

tulisan di mwmag ini lumayan kasih pencerahan ohm
saya suka courier new..

Kalo saya suka baca dan nulis pakai font Comic Sans MS, kan kesannya nyantai dan gaul… meski saya bukan anak gaul
saya suka bookman old style
hurufnya gagah, jelas dan enak dibaca, nggak bikin mata mudah lelah
wah sekarang jadi lebih seneng pake callibri
kalo font-nya microsoft yang baru itu bagus juga, pak dhe. ada cambria, calibri, candara, constantia, dan consolas. yang consolas itu lho, font monospace tapi desainnya mirip-mirip font sans. bagus….
(^_^)v
Aku sih Consolas (monospaced tapi cantik)…
maklum programmer >..<
kalo web sih Trebutchet (karena Consolas masi belum umum)
Aku sering pake TimesNewRoman walau gak terlalu suka. Soalnya kalo copy-copy antar komputer, fontnya selalu tersedia. Gak terjadi substitusi seperti yg sering kualami di CorelDraw.
Kalo pindah2 Komputer, untuk font2 yang ‘nganeh’ terpaksa ‘convert to curves’ dulu atau file fontnya (.ttf) terpaksa diikutkan untuk diinstalkan di komputer tujuan.
masalahnya mungkin cuma pada selera aza… yang suka arial gak suka georgia yang suka georgia gak suka arial… kalau saya : PALING SUKA GEORGIA
(bukan ikut2an pak Budi loh.. Sumpah!)
Mungkin maksudnya sulit membedakan antara huruf “I” besar dan huruf “L” kecil?
Yah, saya juga sependapat. Font Arial terkesan sangat biasa dan kurang stylish (karena default font sih ya). Terus masalah lainnya (selain huruf “I” dan “l”
adalah: “[]” jika diketik dengan font arial akan berbentuk seperti kotak (ga ada sela-selanya).
Saya sendiri suka dengan default font yang baru, Calibri… Ada yang mau download font ini secara GRATIS dan LEGAL? Silakan lihat tulisan saya di sini.
chicago favorit saya, pak. soale, mac banget gitu loh. berhubung ga kuat beli apple, pake font nya aja lah. dan Garamond, lebih kecil dari standar times new roman, dan, lekukannya itu lho (coba ketik ‘J’)… sexy.
Menurut penelitian, readabilty pembaca terhadap serif typefaces (Times, Georgia, font-font dengan Serif/buntut) jauh lebih baik daripada sans-serif typefaces (Arial, Verdana, font-font tanpa (sans, in french) buntut/serif). Kasus kata “Illiad” itu adalah salah satu contohnya.
Masalahnya, resolusi display monitor/televisi/proyektor jauh lebih rendah daripada media cetak, sehingga bagian serif/buntut tampak buruk dan malah jadi mengganggu. Tapi ada font-font serif yang memang dirancang untuk media display, Georgia dan Bitstream Vera Serif contohnya.
Alternatif lain, gunakan PDF yang di-full-screen untuk presentasi. Rendering font dalam PDF biasanya dibuat semirip mungkin dengan hasil di media cetak, seperti halnya rendering font di OSX. Sedangkan Windows lebih menekankan tampilan layar yang mudah dibaca daripada kemiripan dengan tampilan cetak. Hasilnya adalah Verdana dan Georgia.
Ku suka huruf Century, kalau arial sih nggak suka-suka amat tapi bukan berarti nggak suka, masalahnya arial merupakan huruf standart dan huruf-huruf standart kayaknya membosankan.
kalau saya suka comic sans MS pa…
soalnya keren banget hurufnya..hehe
kalau saya suka font courier