Terus terang saya agak kurang suka melihat presentasi Power Point atau OpenOffice yang menggunakan font Arial. Saya lebih suka menggunakan font Georgia. (Lihat tulisan saya mengenai hal ini di blog Mr. GBT.) Pasalnya adalah saya sering kesulitan membaca tulisan yang ditulis dengan huruf Arial. Perhatikan contoh di bawah ini.
![]()
Tulisan di kiri menggunakan font Georgia, sementara tulisan di sebelah kanan menggunakan font Arial. Perhatikan bahwa ada kesulitan membedakan antara huruf “i” besar dan huruf “i” kecil jika kita menggunakan font Arial.
Bagaimana pendapat Anda?
URL terkait: http://gbt.blogspot.com/2005/11/georgia-my-choice-of-fonts.html dan “Georgia & Verdana: Typefaces design for screens“
Saking sebelnya saya tentang hal ini, sampai-sampai halaman ini saya jadikan halaman statik di depan halaman blog ini.
Saya memang suka dengan berbagai hal tentang tipografi. Sedang mencari-cari buku yang berkaitan dengan hal itu. Sayangnya, bukunya mahal-mahal. Ada yang mau memberikan buku untuk saya?

Oktober 9th, 2006 at 1:40 pm
sabar pak…
bagaimana dengan font courier?… soalnya saya suka font ini
salam kenal
Oktober 17th, 2006 at 7:30 am
“Rule of thumb”-nya sih kalo buat screen pake yang sans-serif (Arial, Helvetica, etc.), kalo buat cetak pake yang serif (Georgia, Dolly, etc.). Reasoningnya apa saya juga kurang jelas, mungkin lebih enak dibacanya.
Saya sendiri sebagai orang yg teknis sebel sama hal2 yang ambiguous, tapi saya cenderung mengikuti rule of thumb di atas. Yg penting serif vs. sans-serif, kalo gak suka Arial pake sans-serif yg lain.
Sebetulnya sih Arial dan Helvetica saya nggak suka, jadi utk yg sans-serif saya pilih font lain, seperti Candara (tapi mungkin gak bagus buat presentasi), atau Myriad Pro Condensed (ini udah pernah saya pake buat presentasi, dan bagus sekali hasilnya menurut saya). Sayangnya yang bagus2 ini (termasuk Dolly utk serifnya) nggak free.
November 22nd, 2006 at 1:24 pm
Assalamu’alaikum
Maaf Pa… rasanya ada yang perlu di luruskan. Mungkin maksud Pa Budi untuk font arial tidak bisa membedakan antara huruf “i” besar dengan huruf “L” kecil. Soalnya kalau di lihat antara huruf “i” kecil dengan “i” besar rasanya ada perbedaanya Pa. Bukan begitu Pa Budi ?
Kalau saya suka sama font verdana, meskipun sedikit boros tempat tapi masih ada diferensiasi antar hurufnya.
-Salam Kenal untuk Pa Budi.
Desember 2nd, 2006 at 12:54 pm
cARA bedainnya, lihat aja spasinya, jarak antara i besar ke huruf lainnya lebih panjang dibandingkan jarak l kecil dengan huruf lainnya
Januari 14th, 2007 at 6:39 pm
Bener pak emang itu salah satu kelemahan suatu model font, Kalau masalah hanya di satu huruh i besar sih gak papalah, modifikasi saja sendiri pakai font creator. Cuman tulisan kita jadi tidak standar.
Januari 30th, 2007 at 8:22 pm
wah pak, kalau buat tampilan di layar saya lebih suka pakai trebuchet. kesannya simple, enak dilihat dan ukurannya relatif lebih kecil daripada font-font sejenis yang lain.
Februari 9th, 2007 at 7:17 am
Ini masalahnya sewaktu Bill Gates menggunakan font Arial tidak minta izin dulu untuk menggunakan nama saya. Kalau temen-temen mau dukung saya mau gugat Bill Gates nih
Salam,
Arial
April 2nd, 2007 at 9:29 am
gmn kl times new roman,.. ??
April 3rd, 2007 at 11:12 am
Saya juga lebih suka Georgia drpd Arial, Pak. Tapi Palatino lumayan jg, tuh….
April 9th, 2007 at 4:32 pm
Penggunaan Arial dalam presentasi sebenernya disarankan juga oleh AAPG (American Assoc of Pteroleum geologist) dalam sebuah bukunya yag terkenal … yang saya kenal maksudnya
judul bukunya “Figuratively Speaking in the Computer Age”.
.
Disitu disebutkan penggunaan huruf-huruf (font) yang ujungnya ada buntutnya termasuk times roman dan georgia tidak atau kurang tepat sebagai bahan presentasi. Itulah sebabnya semua tanda lalulintaspun menggunakan jenis font huruf arial ini atau “saudaranya”
Barangkali mangsalahnya mungkin di geologi tidak dikenal kata illiad
Mei 31st, 2007 at 4:08 pm
Cocok, sama dengan saya. Kalau menulis kode program dalam bentuk laporan saya suka menggunakan font Georgia. Lebih rapi dan kesannya lebih srek dibanding make font arial..
Juni 4th, 2007 at 5:56 pm
Awal desain Arial upaya Microsoft yang tidak mau pakai Helvetica, mungkin harus bayar lisensi. Bill sendiri bisnis lisensi, jadi lebih tahu untung rugi. Akhir cerita, terbukti dari sini kalau Arial sekarang lebih dikenal karena pasar Windows yang luas. Apple.com mempunyai maksud sama, tapi masih mengenal apa gerangan desain sedang Microsoft asal cepat ke pasar. Apa mirip dengan pepatah Jawa, ‘salah kaprah bener ora lumrah’? Mungkin juga.
Juni 4th, 2007 at 7:14 pm
Pas kebetulan. Di IEEE Spectrum edisi yang sedang saya baca ini (Mei 2007) ada artikel tentang “the technology of Text”.
Type designers, psychologists, and engineers are joining forces to improve reading on screen.
Nah tuh. Menarik juga ceritanya.
Juni 9th, 2007 at 6:49 pm
fontfreak.com my fave fontologist for the past 8 years
Juni 16th, 2007 at 7:25 am
Oom, kalau sudah dapat buku tentang tipografi kabar-kabari ya. Tertarik juga. Font keluarga Rotis sering saya pakai, terutama Rotis Serif.
Juni 16th, 2007 at 7:59 am
Wah, sayang sekali Rotis itu mahal juga yah … Kelihatannya bagus juga tuh font-nya.
Agustus 15th, 2007 at 12:56 am
wah, saya lom sempet ngoprek font nih…
Tapi menurut pengalaman…
saya suka pake :
-Arial : sebagai subtitusi dari Times New Roman
-Courier New / Lucida Console : untuk font coding
-Trebuchet : bagus buat pembeda desain…
-Verdana : asik, sukanya kalo dipake dengan ukuran 10px
-Georgia : asik juga, tapi lom banyak dicoba di desain yang saya buat
Agustus 17th, 2007 at 10:22 pm
Kalau buat aplikasi web, Georgia fontnya kegendutan namun bagus buat website yang menekankan design dan enak buat dibaca.
Kalau buat prensentasi, yang penting enak aja buat di liat. Apa aja deh, yang jelas jangan Comic Sans … huhahahahah.
September 14th, 2007 at 8:02 pm
Kalau aku sendiri entah kenapa kok lebih suka century gothic, hurufnya gendut, tapi mudah dibaca, dan terasa lebih “santai”
Oktober 29th, 2007 at 9:12 pm
Bagaimana dengan font WINGDING, bukan kah itu lebih aneh lagi, hahahaahha…..
becanda kang!!!!
November 4th, 2007 at 12:03 pm
Aku suka fontnya latex, atau calibri di office2007. Nggak denger yg lain ah….
November 5th, 2007 at 5:46 pm
aku lebih suka fonts wedding,
hehehe … asyik
November 5th, 2007 at 7:44 pm
sebenernya kalo presentasi pake power point saya juga tidak suka pake arial. tapi kalo pake font yang macem-macem, takutnya di komputer kampus saya ga support (belum di-install), malah jadi font lain yang saya makin sebel. hehehe.. pernah dulu kejadian, saya pake font Ninja Naruto, eh ternyata di komputer kelas ga ada font jenis ini. (waktu itu saya belum kepikir kalo ternyata font juga mesti di-install). akhirnya ninja naruto tadi malah berubah jadi arial yang ukurannya gede banget ampe ga muat di layar. repot. pake georgia juga gitu. di komputer kelas ga ada georgia, akhirnya berubah jadi times new roman.
saya pribadi sih suka calibri (default font di office 2007 saya). tapi ya itu, di komputer kelas (kampus) ga ada font calibri ini. jadi, supaya aman, saya pake yang biasa-biasa aja, kayak verdana, arial, times new roman, dan kawan-kawan.
kalo untuk dicetak (print) baru pake calibri.
November 7th, 2007 at 12:24 pm
Bookman Old Style.
Satu alasan jelas dibaca.
Tapi kembali ke faktor selera dan kenyamanan aja.
November 13th, 2007 at 9:43 pm
Hayo, kenapa ga bikin font sendiri, pak? Saya mau bantuin deh.
November 13th, 2007 at 9:55 pm
kenapa gak bikin fonts sendiri? karena nggak bisa. nggak tahu ilmunya. he he he. serahkan ke yang jagoan saja. kalau Anda bisa, itu bagus. saya nanti tinggal minta saja. he he he.
November 14th, 2007 at 9:07 am
hehe.. beneran lho nanti saya bikin pak budi pake ya…
*nantang mode on
November 17th, 2007 at 10:46 am
keren juga font nya
November 18th, 2007 at 4:46 pm
Kalo menurut saya, font Arial dan New Times Roman lebih cocok dan pas banget buat dokumen-dokumen resmi
Nah… kalo jenis font lainnya asyik kalo buat eksperimen design atau presentasi dech…
Tokh… Semua tergantung selera masing-masing aja!
Desember 12th, 2007 at 10:08 am
tulisan di mwmag ini lumayan kasih pencerahan ohm
Desember 16th, 2007 at 2:03 am
saya suka courier new..
Desember 18th, 2007 at 2:31 pm
Kalo saya suka baca dan nulis pakai font Comic Sans MS, kan kesannya nyantai dan gaul… meski saya bukan anak gaul
Desember 27th, 2007 at 4:38 pm
saya suka bookman old style
hurufnya gagah, jelas dan enak dibaca, nggak bikin mata mudah lelah
Januari 9th, 2008 at 12:53 am
wah sekarang jadi lebih seneng pake callibri
Januari 12th, 2008 at 2:40 pm
kalo font-nya microsoft yang baru itu bagus juga, pak dhe. ada cambria, calibri, candara, constantia, dan consolas. yang consolas itu lho, font monospace tapi desainnya mirip-mirip font sans. bagus….
(^_^)v
Februari 16th, 2008 at 12:09 pm
Aku sih Consolas (monospaced tapi cantik)…
maklum programmer >..<
kalo web sih Trebutchet (karena Consolas masi belum umum)
Februari 19th, 2008 at 9:55 pm
Aku sering pake TimesNewRoman walau gak terlalu suka. Soalnya kalo copy-copy antar komputer, fontnya selalu tersedia. Gak terjadi substitusi seperti yg sering kualami di CorelDraw.
Kalo pindah2 Komputer, untuk font2 yang ‘nganeh’ terpaksa ‘convert to curves’ dulu atau file fontnya (.ttf) terpaksa diikutkan untuk diinstalkan di komputer tujuan.
Februari 21st, 2008 at 9:55 am
masalahnya mungkin cuma pada selera aza… yang suka arial gak suka georgia yang suka georgia gak suka arial… kalau saya : PALING SUKA GEORGIA
(bukan ikut2an pak Budi loh.. Sumpah!)
Maret 21st, 2008 at 11:46 am
Mungkin maksudnya sulit membedakan antara huruf “I” besar dan huruf “L” kecil?
Yah, saya juga sependapat. Font Arial terkesan sangat biasa dan kurang stylish (karena default font sih ya). Terus masalah lainnya (selain huruf “I” dan “l”) adalah: “[]” jika diketik dengan font arial akan berbentuk seperti kotak (ga ada sela-selanya).
Saya sendiri suka dengan default font yang baru, Calibri… Ada yang mau download font ini secara GRATIS dan LEGAL? Silakan lihat tulisan saya di sini.
Maret 26th, 2008 at 7:37 pm
chicago favorit saya, pak. soale, mac banget gitu loh. berhubung ga kuat beli apple, pake font nya aja lah. dan Garamond, lebih kecil dari standar times new roman, dan, lekukannya itu lho (coba ketik ‘J’)… sexy.
Mei 17th, 2008 at 8:05 pm
Menurut penelitian, readabilty pembaca terhadap serif typefaces (Times, Georgia, font-font dengan Serif/buntut) jauh lebih baik daripada sans-serif typefaces (Arial, Verdana, font-font tanpa (sans, in french) buntut/serif). Kasus kata “Illiad” itu adalah salah satu contohnya.
Masalahnya, resolusi display monitor/televisi/proyektor jauh lebih rendah daripada media cetak, sehingga bagian serif/buntut tampak buruk dan malah jadi mengganggu. Tapi ada font-font serif yang memang dirancang untuk media display, Georgia dan Bitstream Vera Serif contohnya.
Alternatif lain, gunakan PDF yang di-full-screen untuk presentasi. Rendering font dalam PDF biasanya dibuat semirip mungkin dengan hasil di media cetak, seperti halnya rendering font di OSX. Sedangkan Windows lebih menekankan tampilan layar yang mudah dibaca daripada kemiripan dengan tampilan cetak. Hasilnya adalah Verdana dan Georgia.
Juni 2nd, 2008 at 6:58 pm
Ku suka huruf Century, kalau arial sih nggak suka-suka amat tapi bukan berarti nggak suka, masalahnya arial merupakan huruf standart dan huruf-huruf standart kayaknya membosankan.
Juni 11th, 2008 at 7:59 pm
kalau saya suka comic sans MS pa…
soalnya keren banget hurufnya..hehe
Juni 12th, 2008 at 1:35 pm
kalau saya suka font courier
Juli 24th, 2008 at 8:52 am
katanya arial itu didesain sedemikian rupa lho pak sama suatu perusahaan khusus pendesain font, hingga ia sifatnya stabil ketika huruf-hurufnya ditransformasi.
hehehe tapi buat nulis di blog emang kita nggak butuh untuk mentransformasi ya
jadi yang penting kita suka
saya suka Maiandra GD sama Calibri sebenarnya, tapi belum ada blog yang menyediakan
Agustus 12th, 2008 at 8:41 am
Nggak usah beli bukunya Pak, buka blog ini aja:
http://ilovetypography.com
atau suka nyari-nyari font alternatif bisa juga buka:
http://www.dafont.com
kalau buku tentang Font yang agak murah bisa cari yang tulisannya Danton Sihombing (kalau nggak salah) dari Inkara Design. Judulnya Tipografi dan harganya kisaran 50-100 ribu.
Good luck deh
Agustus 15th, 2008 at 9:20 am
Standar nya Times New Roman kali ya
Tapi sekarang lagi suka pakai Segoe UI
Ada yg lain juga download disini
Agustus 20th, 2008 at 10:42 am
mm, century gothic jg sama I besar dan L kecil sama aja, ga ada bedanya….
enakan palatino linotype….
imut2, ga kurus2 amat
September 29th, 2008 at 1:59 am
HIDUP GEORGIA!
Salam kenal buat pak Budi…
Sejujurnya dalam lubuk hati yang paling dalam, pak..
SAYA BENCI TIMES NEW ROMAN DAN ARIAL
bahkan di SMA dulu saya membuat kelompok anti times new roman dan arial. padahal syarat pembuatan karya tulis akhir itu harus menggunakan times new roman atau arial. TETAPI KAMI TIDAK MENGGUNAKAN SAMA SEKALI. KAMI TETAP PAKAI GEORGIA.. dan hasilnya, memang tulisan yang ditulis dengan georgia akan lebih nikmat dilihat daripada yang times new roman. Coba saja, mengapa koran kompas begitu populer sekarang.. ahaha mungkin ini penilaian asal2an, tetapi saya memang merasa, bahwa font standar resmi harus segera dinonstandarkan lagi karena membuat mata jemu untuk membaca. Sekali lagi HIDUP GEORGIA!
Oktober 13th, 2008 at 7:21 pm
Calibri, defaultnya Office 2007 okeh Pa…..
November 10th, 2008 at 11:35 pm
Kalo saya paling suka pakek “trebuchet” dan “courier new”.
Trebuchet buat ketik laporan atau tulisan2.., kalo courier new buat nulis kode program.., simple toh..:D
kalo georgia, paling suka dibuat italic (miring)…
Desember 4th, 2008 at 4:32 pm
salam kenal pak Budi,
saya juga senang mengamati font-font yang menarik.
ini ada blog tentang font-font, menarik sekali I Love Typography.
Desember 4th, 2008 at 4:34 pm
wah maaf, kayaknya link-nya tidak jalan. ini dia http://ilovetypography.com/
Januari 16th, 2009 at 5:47 am
Rekans. Saya penasaran nih. Font yang dipake koran Kompas itu apa yah namanya? Mirip/mendekati Cambria ama Georgia. Thank’s before atas tanggapannya.
Januari 31st, 2009 at 5:01 pm
wah, pak, saya sukanya pake trebuchet
masalah selera aja, haha
kalo arial sama times new roman itu punya kesan “banyak yang make”
Februari 1st, 2009 at 11:20 am
Haha. Ternyata gak cuman Saya yang sedikit “berasan” masalah font. Saya juga gak suka semua jenis font, yang paling bosen Saya liat itu Comic Sans. Yang paling suka Saya pake itu Garamond, Palatyno, sama Calibri. Yang penting sizenya gak lebih dari 14. Saya suka dengan huruf-huruf yang agak membulat, tidak longjong dengan size kecil. Buat title Saya lebih suka pake Trojan. Btw, Palatyno itu Saya sukai karena Saya jadi inget buku-buku cetak Bahasa Indonesia pas Saya SMP. Hehe. =)
Februari 23rd, 2009 at 9:48 am
Times New Roman dong pak, lebih resmi…hehe
http://engeldvh.wordpress.com
Februari 28th, 2009 at 1:31 pm
Pak Budi, menurut saya kelemahan Arial itu tidak mengganggu amat, kalau teksnya bhs. Indonesia dan dibaca oleh orang yang paham bhs. Indonesia. Setelah membaca tulisan Pak Budi, saya tergerak untuk menulis tentang font Arial ini, berangkat dari tulisan Pak Budi. Soalnya Arial dianjurkan untuk dipakai pada skripsai, tulisan ilmiah,dan slaid presentasi (sans serif). Saya sendiri senang Trebuchet MS, cantik, jelas dan enak dibaca. Blog saya: http://simpay-gandjarsakri.blogspot.com/. Salam.
Maret 21st, 2009 at 11:27 am
Wah betul juga,
buat binun yg baca
idem dengan @Gandjar saya suka Trebuchet MS. Bersih
April 4th, 2009 at 9:36 am
benar juga.
lebih detail karena mempunyai ekor yang spesifik.
*sambil mendengarkan kuliah Scientific Writingnya Pak Rusminto
Juni 3rd, 2009 at 8:03 pm
Kalo saya suka nya Verdana & Segoe UI
Juni 22nd, 2009 at 3:44 pm
Dari dulu favorit saya Verdana & Tahoma, hampir semua website yang saya desain pake font itu
Juni 29th, 2009 at 11:15 pm
Piye ben bisa nulis aksara jawa hanacaraka kang budi ?
Juli 17th, 2009 at 8:29 am
untuk font , andalan saya adalah chouper std sama times new roman. udah kebiasanaan sih. tapi semua dikembalikan ke seleranya sendiri sendiri
Agustus 4th, 2009 at 5:47 pm
Betul kata teman-teman terdahulu, mungkin masalah selera..
sy mah duka calibri yg jadi defaultnya office 2007, sangat cool deh
Agustus 7th, 2009 at 7:23 am
mohon maaf, komentar saya ini gak sesuai dengan posting anda.hehe….
saya cuma mau tanya aja, kira2 dimana ya bisa mendapatkan cakngkir seperti di banner yang ada di blog ini? saya menjual teh dengan poci dan dihidangkan dengan cangkir seperti itu..^_^. mohon bantuannya ya pak…
September 19th, 2009 at 8:30 am
magneto paling saia suka
futuristik banget
November 6th, 2009 at 10:01 pm
assalamualaikum
setuju Pak. menurut saya Georgia kelihatan lebih macho. blog saya juga kebanyakan pake Georgia.
nah, yang lainnya saya suka verdana dan cambria
wassalam
November 11th, 2009 at 6:27 pm
minta tolong ……ada yang pernah pake font palatonojawa italic….dengan senang jhati kaluau bisa bagi2. tank
Maret 4th, 2010 at 9:09 am
salam pak budi..
salam kenal, saya Danti, anaknya almh. bu onni dan pak bambang
wah, saya juga suka sekali dengan seluk beluk font. dan sudah lama jatuh cinta dengan georgia (serif) dan verdana (san-serif). TA saya dulu juga diketik dengan georgia, karena kebetulan saya tidak harus menggunakan times new roman yang tidak saya suka :p mungkin masalah selera juga kali ya pak
yang penting buat saya, nyaman terbaca.
Maret 7th, 2010 at 10:47 pm
Salam kenal ^^. Kebetulan nih, saya belajar tipografi di kampus, soalnya tipo berhubungan erat sama DKV. Di tempat kuliah saya disuguhi fil tentang helvetica, font dari swiss. Helvetica itu pengaruhnya besar, sampai2 terpesona saya. Di Eropa font ini populer sekali. Times new roman aja kalah, hehehehe…tapi ya memang klo untuk buku yang banyak bacaannya cocoknya serif sih. Jadi tertarik ciptain font. Di luar sana ciptain font aja bisa kaya raya. waa..senangnya lol…ya klo berat bli bukunya search di internet aja pak, seperti saya. g pny duit bli buku yg tebel2 itu. hehehehe…
April 26th, 2010 at 8:40 am
Aduh pak, I really love Arial… efeknya, dimana ada saya disitu ada Arial hingga menjadi ciri khas jika di kantor ada beberapa surat dan untuk membedakan mana surat yang saya buat, pasti menggunakan Arial.
Bagi mereka yang sudah terbiasa membaca tulisan dengan huruf Arial, saya rasa tidak kesulitan tuh… ayo dong pak kenali Arial dengan baik, tak kenal maka tak sayang lho hehehe…
Juni 10th, 2010 at 10:25 pm
saya lebih suka times new roman, lebih gagah…
kalo salam tuliasan yang banyak saya lebih setuju georgia, lebih lembut.
Juli 28th, 2010 at 12:00 am
lebih suka arial
September 4th, 2010 at 2:06 pm
.Tetapi kalau yang sering ya biasanya tulisan Arial.
Please,, also visit blog
Artikel di Blogspot
September 4th, 2010 at 2:09 pm
Yth. Pak Rahardjo
..Maafkan saya ya,, kalau saya komentar kadang kadang sering memasukkan link dan kurang sopan.
Mohon dimaklumi.
September 6th, 2010 at 3:49 am
Opini saya sendiri, Kalau saya memang lebih sering menggunakan arial / Times, karena untuk laporan-laporan yang dicetak/ diprint cukup jelas disamping itu penulisan angka-angka cukup formal. Mungkin ada pendapat lain yang setidaknya mendukung opini saya ini. Pendapat dapat dilihat/dibaca di http://web.mit.edu/jmorzins/www/fonts.html
Terima kasih.
September 28th, 2010 at 8:42 pm
kalau saya lebih condong ke arial karena memang kelihatan seperti lebih hidup gitu aja
Oktober 24th, 2010 at 7:12 am
Saya sendiri juga suka banget dengan font ini untuk posting blog mas Rahard, makanya setelah saya pasang theme baru langsung saya rubah jenis posting nya ke Georgia. Lebih enak dan jelas dibaca.
Salam kenal dan salam persahabatan
Oktober 27th, 2010 at 1:22 pm
Kalau saya si suka Helvetica ya. Tapi kenapa ya rang tu kebanyakan pake Arial, padahal kan helvetica lebih bagus daripada arial.
Oktober 28th, 2010 at 3:32 pm
lebih mantap pake fonts bleeding cowboys,,,,,,
^_^
November 15th, 2010 at 3:18 am
Terserah mau pakai tulisan yang mana, tapi yang sering arial atau times new roman
yang mau mengecek Pagerank, dapat kunjungi blog Check Pagerank
Desember 8th, 2010 at 11:20 pm
Alhamdilillah terima kasih buat situs pak Budi, dan komen2 dibawahnya, saya banyak mendapat masukan, ajib dech…..maklum tanggal 13 seminar proposal, doain yah biar lancar dan sukses,….
hahaha….nebeng doa….
Desember 9th, 2010 at 10:00 am
sy dah pakai georgia
*halah
Desember 13th, 2010 at 10:41 am
Melihat perbandingan Font tersebut Georgia – Arial, Memang tampak huruf “I” Besar dan huruh “l” seperti tidak ada bedanya. Kalo akang lebih tertarik pake Font georgia masuk akal juga. Kalo saya lebih suka pake Times Nes Roman atau Tahoma bang… Good luck!
Desember 23rd, 2010 at 6:29 am
teks yg pendek u/kperluan presentasi pk huruf sans serif itu tidak masalah, krn materi presentasi bs dibantu o/ penjelasan presenter..
Januari 21st, 2011 at 1:58 am
berkunjung
Januari 30th, 2011 at 12:56 am
Huruf Arial setau saya adalah ‘plesetannya’ Helvetica. Bangsa Jerman menyukai huruf ini (Lufthansa Airline misalnya). Perancis lebih memilih font Futura, sedangkan Inggris lebih suka Baskerville.
Untuk kepentingan teks banyak, riset membuktikan yang ‘Serif’ lebih readible seperti Times, Georgia, Baskervile atau Garamond.
Buktinya 90% media di dunia memakai tipe huruf ini.
Hanya media terbitan Perancis yang kekeuh memakai sans serif seperti majalah ELLE.
Februari 2nd, 2011 at 3:03 pm
Font-family:
“trebuchet ms”,verdana,arial,helvetica,sans-serif
fontsize : 80%
aku lebih suka
April 5th, 2011 at 7:53 pm
Apapun fontnya, kalau untuk koding kudu wajib pake monospace
Mei 2nd, 2011 at 4:40 pm
iya juga ya, Huruf I besar sama L kecil sama di arial
, command prompt atau terminal di Unix juga fontnya itu (monospace)
kalo saya sih lebih suka tahoma
@granito : nice info gan
@akhy : bener banget gan
Juni 12th, 2011 at 3:52 pm
NUMPANG PROMOSI GAN!
YANG MAO IKUT LOMBA CERPEN.PENDAFTARAN CUMA 5000 PULSA INDOSAT!
CEKIDOT!
http://hailajaa.blogspot.com/2011/06/lomba-cerpen-juni-2011.html
Juli 1st, 2011 at 8:58 am
bukan”i” mungkin pak
tapi “L” kecil
kalau saya sih karena orang matematika
saya lebih suka Cambria
Juli 4th, 2011 at 9:42 am
Kalau soal buku, mungkin bukunya pak Surianto Rustan yang berjudul HURUFONTIPOGRAFI bisa dibeli. Banyak tersedia di toko buku Indonesia. Atau pesan di http://surianto.wordpress.com/category/buku-hurufontipografi/
Juli 10th, 2011 at 6:06 pm
Bener juga Pak, kalau lihat contoh di atas, memang kesulitan membedakannya.
Juli 13th, 2011 at 12:17 pm
Saya biasanya menempatkan Georgia untuk Heading, dan Verdana untuk body.. Salam kenal
Agustus 19th, 2011 at 7:14 pm
maksudnya huruf “i” besar dengan huruf “l” besar mungkin ya? CMIIW
Agustus 26th, 2011 at 11:08 am
emang enakan georgia,pak
Agustus 26th, 2011 at 11:46 am
Ubuntu: keren kalau dipakai lowercase semua.
Defused: buat bikin kaos rock ‘n roll.
Bleeding Cowboy: keren kalau bisa menatanya.
Liberation Serif: buat ngetik.
Desember 20th, 2011 at 10:28 am
salah satu nama orang terkenal yang susah dibaca menggunakan font Arial:
Kim Jong Il
Januari 13th, 2012 at 5:41 pm
mantap
Januari 21st, 2012 at 6:56 am
saking sebelnya dengan arial, postingannya disimpan khusus. berkat bapak, saya juga jadi suka pakai georgia, walaupun tulisan angka tidak lurus (contoh angka 6 dan 9).. bagaimana dengan comic sans?
Februari 16th, 2012 at 2:56 pm
salam kenal..
Februari 27th, 2012 at 5:57 pm
cokelatnut.wordpress.com
Memang benar ya
Maret 11th, 2012 at 12:03 am
cenderung menyukai font georgia juga….saya pak…
Maret 20th, 2012 at 10:21 am
YES, saya juga setuju dengan GEORGIA, skrg sudah jamannya paperless, mulai dari koran, majalah, tabloid sampai newsletter internal perusahaan sudah dapat diunduh tanpa harus dicetak
so pasti mata para pembaca harus dimanjakan dengan Georgia
heheee
salam G for Georgia
Mei 20th, 2012 at 8:32 pm
Milih arial aja deh
Juli 6th, 2012 at 8:55 am
[...] 3. http://rahard.wordpress.com/georgia-vs-arial/ [...]
Juli 6th, 2012 at 8:57 am
[...] 3. http://rahard.wordpress.com/georgia-vs-arial/ [...]
Juli 20th, 2012 at 11:35 am
sipp gan ..
Agustus 29th, 2012 at 1:33 pm
time news roman juga bagus.. terus modif dikit lebarnya jadi 80%, pasti sip.
September 4th, 2012 at 10:32 am
Huruf i besar Hampir sama dengan L kecil
Oktober 3rd, 2012 at 2:17 pm
salam blogger.. ini rating blognya keren om…. “salutteee”
Oktober 14th, 2012 at 9:02 pm
sans serif lebih bagus Helvetica dan Lucida Grande menurut saya
Oktober 30th, 2012 at 9:22 pm
apakah ada yang tahu jenis font yang dipakai media harian KOMPAS? tolong kasih tahu tau namanya ya… saya akan sangat berterimakasih kalau ada yang ngasih alamat url-nya untuk mendownload font versi lengkapnya….
November 9th, 2012 at 9:26 pm
saya sepakat dengan bapak, font Georgia memang mantaap..nyaman untuk dibaca
Desember 1st, 2012 at 8:58 pm
Georgia… akan di coba di syakhruddin Blog
April 14th, 2013 at 1:53 pm
Setuju dengan georgia. Sayangnya kalau website/ blog dengan font georgia dilihat dari peramban di Ubuntu, bentuknya jadi jelek. Jadinya mau tidak mau cari font ‘cadangan’ di css-nya, pilihan saya jatuh pada font NanumMyeongjo
Mei 9th, 2013 at 9:56 am
Assalamu’alaikum Pak
Kebetulan TA saya adalah membuat Sistem Pakar untuk Tipografi, jadi saya juga sudah sedikit banyak membaca-baca buku tentang tipografi dan berdiskusi sama dosen tipografi juga hehe
Kalau dari buku tipografi, font-font serif (font-font yang ada ekornya seperti Georgia dan Book Antiqua) memang didesain untuk text yang butuh readability yang tinggi, yaitu body of text (text yang kontennya banyak), seperti untuk buku atau artikel koran. Oleh karena itu memang lebih enak dibaca.
Sedangkan font sans-serif (artinya tanpa serif) seperti Arial dan Helvetica, awalnya memang tidak di desain untuk body of text, tapi untuk display text, seperti judul yang hurufnya berukuran besar-besar, misalnya reklame iklan, judul buku novel, judul poster. Oleh karena itu font sans serif memang kurang cocok untuk body of text. Namun sekarang sudah mulai banyak juga font sans serif yang didesain untuk body of text, seperti Calibri atau Optima, namun sepertinya memang tidak sebaik font serif. Dan selain itu, menurut buku Tipografi juga, trade off-nya agar font Sans Serif seperti Arial dan Helvetica lebih bisa terbaca sebagai body of text, jarak spacing antar hurufnya memang harus lebih diregangkan agar tidak terjadi kesulitan membedakan huruf seperti yang dicontohkan oleh gambar Bapak di atas
.
Kalau kata dosen tipografi, Georgia sendiri sebenarnya merupakan improvement dari Times New Roman, yang merupakan font serif tapi sayangnya tidak memiliki readability yang terlalu baik. Oleh karena itu dokumen-dokumen di Amerika sudah tidak memakai Times New Roman lagi, tapi sudah menggunakan Georgia. Sejak mendengar itu dari Dosen saya, Georgia menjadi salah satu font favorit saya juga, dan saya pun jadi lebih sering memakai font Georgia untuk text ^^. Mudah-mudahan nanti dokumen laporan TA juga kedepannya fontnya diganti dari yang tadinya memakai font Times New Roman, diganti jadi font Georgia hehe XD.
Mei 19th, 2013 at 6:59 pm
Great!