Pas rapat tadi saya menyalakan wireless di notebook dan browsing ke Planet Terasi. Postingan amal tentang orang paling keren ternyata menyolot mata saya. Ngapain dia posting tentang orang paling keren? Ada apa sih?

Saya tanya ke Andika yang kebetulan ada di rapat juga, ada apa dengan “orang paling keren” itu? Ternyata katanya ini bermula dari tawaran Anne Ahira untuk membuat postingan tentang “orang paling keren.” Yang paling top munculnya mendapat hadiah.

Beberapa tahun yang lalu (halah … tahun 94?) saya membuat sebuah makalah tentang bagaimana mengelabui search engine. Tentu saja waktu itu hanya ada Yahoo (dan search engine pendahulunya). Search engine yang ada waktu itu hanya menggunakan “jumlah kata” sebagai indikasi bahwa halaman web itu sangat cocok untuk kata-kata tersebut. Jadi saya bisa membuat sebuah halaman yang berisi kata-kata tersebut beberapa kali. Seperti misalnya untuk kasus ini kita bisa buat satu halaman yang isinya:

orang paling keren orang paling keren orang paling keren orang paling keren orang paling keren orang paling keren orang paling keren … dan seterusnya.

Namun kalau kita tulis seperti di atas, tentu saja halamannya menjadi tidak enak dibaca. Seperti membaca “batik”? Ha ha ha. Orang menjadi sebal.

Ada cara lain yaitu dengan menyembunyikan teks tersebut di dalam komentar. Jika Anda dapat melakukan pemrograman HTML anda bisa memasukkan komentar dalam tag komentar, misalnya:

<!– ini sih tag komentar yang dibuat oleh orang paling keren –>

Jadi kalau teks ini diindeks, maka jumlah kata-kata tersebut akan muncul berulang yang menandakan bahwa dokumen ini paling pas untuk kata kunci “orang paling keren”. Bagusnya metoda di atas adalah sang pembaca tidak terganggu dengan tulisan itu. Namun ada dampak buruknya yaitu ukuran berkas menjadi bertambah.

Kemudian kita juga bisa menyisipkan kata-kata tersebut dalam tag lain seperti misalnya:

<img src=”gambar orang paling keren.jpg” alt=”orang paling keren”>

Hal di atas bisa dilakukan dengan tag HTML lainnya.

Kemudian ada lagi trick dengan menggunakan META tag.

Ah … those were the days.
Masih banyak trik-trik lain yang pada waktu itu dapat mengelabui search engine. Sekarang trik di atas sudah tidak dapat digunakan lagi karena search engine semakin pintar (kecuali search engine buatan programmer pemula yang sekedar coba-coba).

Begitu …

Kelihatannya main-main dengan search engine ini masih menarik orang juga ya? Bahkan sampai ada istilah Search Engine Optimization / Officer. Serius banget sih orang-orang itu. Saya sekarang sudah tidak main-main dengan search engine karena kok kesannya mau cari untung dari bisnis tapi dengan cara merugikan orang lain (menipu melalui search engine?). Mosok mau dapat untung tapi tidak mau usaha (atau sedikit usahanya?) Eh kalau utak-atik search engine seperti dapat dikatakan “kerja” nggak ya?
Link lain yang terkait: postingan Priyadi tentang orang paling keren, , postingan enda, artikel tentang orang paling keren di web saya, dan .