Yogyakarta jauh dari Bandung

Kawan saya, Bambang Prastowo, meminta saya untuk memberikan kuliah terbuka di UGM. Sampai saat ini saya belum bisa memenuhi permintaan tersebut. Alasannya sederhana, Yogya “jauh” dari Bandung.

Untuk pergi ke Yogyakarta dari Bandung tidak banyak pilihan alat transportasi yang tersedia. Saya bisa naik kereta api, akan tetapi ini akan membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai Yogyakarta dan kembali lagi. Padahal waktu inilah yang justru saya sedang tidak punya.

Alternatif lain adalah dengan menggunakan pesawat terbang, tapi tidak ada pesawat langsung dari Bandung. Saya harus pergi ke Jakarta (ke Bandara Soekarno Hatta) dahulu dan naik pesawat menuju Yogya dari sana. Pulangnya pun demikian. Wah. Padahal dari Bandung ada pesawat langsung ke Surabaya. Jadi kalau dibuat singkat, Surabaya “lebih dekat” dari Bandung dibandingkan Yogyakarta. Aneh bukan? Inilah kenyataan.

Hal yang sama terjadi juga dengan kota Bogor. Untuk mencapai Bogor dari Bandung agak sulit juga. Alternatif yang paling cepat adalah pergi ke Jakarta dengan malalui tol Cipularang, kemudian kembali lagi dengan tol Jagorawi.

Mungkin yang masalah bukan Yogyakarta atau Bogor, tapi Bandung ya. Padahal Bandung mau jadi BHTV (Bandung High-Tech Valley) yang membutuhkan koneksi banyak ke dunia luar. Untung sudah ada tol Cipularang yang membuat akses lebih mudah. Sedikitnya, akses ke Jakarta menjadi lebih mudah.

Jadi, mas Bambang, maaf saya belum bisa ke Yogyakarta karena waktu yang tersedia masih pas-pasan. Mudah-mudahan saya bisa memenuhi undangannya dalam waktu dekat ini.

Catatan: pagi ini (19 September 2006), saya memberikan kuliah terbuka di UNIKOM, jl. Dipati Ukur, Bandung.

About these ads

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

14 responses to “Yogyakarta jauh dari Bandung

  • indra kh

    Kalau nggak salah ke yogya ada pesawat dari bandung pak Budi ; Deraya Air jam 07.00 (Rabu, Jum’at, Minggu), sama Kalstar jam 10.55 (Senin s.d. Sabtu), tapi ya itu cuman sekali penerbangan :-), ato memang sekarang malah sudah tidak ada.

  • Bunyamin Najmi

    Selamat ngajar dech, Pak Dosen

  • Emanuel Setio Dewo

    Lewat pesawat telpon aja. Hihihi…
    *** Kabur ***

  • agus hidayat

    Kan sekarang sudah ada 3G…..bisa ngasih kuliah langsung dari kasur kalau perlu (tentu udah cuci muka and ganti baju kaleeee)….omong-omong soal 3G, Mas Budi, saya kepingin diskusi sama anda……today kalau bisa…..please japri saya…thx

  • Luthfi

    pake helikoptruk aja pak :-)

  • Antony Pranata

    Oh… pak Budi kenal pak Bambang juga yah. Saya tidak kenal pak Bambang secara pribadi, tapi pernah beberapa kali datang ke seminar beliau waktu masih di UGM dulu.
    Kalo gak salah, dulu ada pesawat dari Bandung ke Yogya. Emang tidak tiap hari terbang. Pesawatnya kecil pisan pula… buatan Ireland kalo gak salah (soalnya dulu ada turis yang terbengong2 kemudian nanya ke pilotnya). Kalo sekarang, saya gak tau… mungkin udah gak ada pesawat lagi karena gak ada penumpang?

  • Affan

    Pakai video conference aja pak, pakai Polycom. Kan UGM cuma satu hop dari ITB pakai network INHERENT 155 Mbps ;)

  • kunderemp

    Pak Bambang Prastowo dari Elektronika dan Instrumentasi UGM atau Pak Bambang Prastowo dari Universitas Ahmad Dahlan? Wah.. Bapak harus mencoba datang ke Yogya untuk melihat persaingan warnetnya, Pak.

  • priandoyo

    walah itu orang yang sama lagi, beliau ngajar di UGM dan UAD

  • Rayyan

    Khusus ke Bogor … sekali-sekali bapak bisa coba naik travel cipaganti paling pagi via puncak, paling lama 2 jam sudah sampai bogor.

    Tapi pernah juga lewat cipularang .. hanya 1 jam 45 menit sudah sampai Bogor …
    Tapi harus mau disetir sama Pak Faraday … wuuiiihhh itu di Tol Cipularang semua travel dilewati …ha..ha..ha

  • bahtiar

    sejak ilmu budi pekerti dicabut bergant dengan pmp di sekolah-sekolah menengah … yang tertinggal hanya budi rahardjo … :(

  • adhy

    pake dvts, 30 Mbps. hampir gak kerasa bedanya antara bapak ditempat bapak(ITB), atau bapak di UGM :-).

  • Rizki

    Ada pak pesawat langsung ke jogja. Merpati yg pake CN235 berangkat dari husein jam 12.30 siang.

  • lifesize

    Yes, videoconferencing should be the kind of thing anyone can get working at home, but technical glitches often come up. I think there’s a market for at.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.227 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: