Ini topik ringan, tapi jadi pikiran saya. Kebanyakan minum teh berbahaya nggak ya?

Soalnya saya banyak sekali minum teh. Sehari ini sudah tiga atau empat gelas besar. Padahal (rasanya) minum air putihnya nggak sebanyak itu. (Atau nggak sadar saja? Alias ngelidur waktu minumnya?) Mau minum kopi, jadi merasa bersalah karena sudah terlalu banyak minum yang bukan air putih. Habis … air putih itu gimana ya … terlalu … well, bening. hi hi hi. (Emangnya ada air putih yang nggak bening? Eh ada ding. Air dari keran yang karatan. Wah, malah serem!)

Saya rasa di Indonesia minum teh adalah hal yang umum. Masuk ke rumah makan, langsung disodori teh. Bertamu, juga teh. Minuman kemasan (kotak), juga teh. Ada lagi teh untuk kesehatan. Pokoknya banyak teh lah. Untungnya saya suka teh. Justru itu masalahnya.

Saya lihat kan teh membekas di cangkir. Terutama kalau cangkirnya sering dipakai. Nah, apakah teh ini nggak nempel di usus kita? Atau mengacaukan ginjal? Atau gimana gitu?

Kebanyakan minum teh itu bahaya nggak ya?

{ … siap-siap mau buat … teh … hi hi hi … }