Memahami Peraturan Lalu-Lintas

Saya ingin tanya. Apakah penggunaan lampu untuk motor – baik siang maupun malam -  itu merupakan undang-undang atau peraturan (daerah?)? Jika ya, dimana bisa saya peroleh informasinya? Jika ini peraturan daerah, daerah mana saja yang menerapkan hal ini?

Soalnya saya tanya ke pengendara motor, mereka melakukannya karena katanya peraturan. Mereka sendiri hanya melihat itu dari orang lain dan kemudian melakukannya juga, tapi mereka sendiri belum pernah melihat peraturannya. Bagaimana kalau mereka diberhentikan oleh Polantas dan dikatakan melanggar peraturan? Bagaimana juga bila sang pengedara motor adalah orang dari daerah lain (atau dari luar negeri)? Bagaimana cara mereka mengetahui peraturannya?

Satu lagi yang ingin saya tanya. Apakah kalau di persimpangan jalan (yang ada lampu lalu-lintasnya), belok kiri itu boleh langsung? (Tentu saja kecuali ada larangan atau diatur oleh lampu.) Yang ini saya tidak tahu persisnya. Sepengetahuan saya memang demikian, tapi kan saya belum pernah membaca sendiri peraturannya. Kalau di Kanada, misalnya, saya tahu bahwa belok kanan langsung itu boleh (di Kanada nyetir di kanan jalan). Aturan itu ada di buku panduan untuk mengambil SIM.

About these ads

Tentang Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua tulisan milik Budi Rahardjo

36 responses to “Memahami Peraturan Lalu-Lintas

  • Obyektif

    Tapi, setuju atau tidak kalau boleh / perlu menyalakan lampu kendaraan bermotor baik siang dan malam?

  • ak

    Informasi beginian memang kurang jelas di Indonesia. Sungguh disayangkan.

  • tukangkoding

    di Surabaya , Defaultnya seperti itu pak . Kiri boleh langsung.. jadi ga ragu2 seperti di bandung . Ga ada yg protes macem macem..
    Bagusnya di Surabaya itu , peraturan lalu lintas selalu disupport oleh media massa .

  • ndoro kakung

    Peraturan tentang pemakaian lampu sepeda motor dan jalur khusus untuk sepeda motor di kiri jalan di Jakarta dikeluarkan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya dan mulai disosialisasikan pada 4 Des 2006 selama sebulan. Daerah lain yang menerapkan peraturan semacam itu, kalau tak salah, Jawa Timur. No further information on that, sorry Mas!

  • okky

    di mataram juga gitu pak. sempet kaget juga dua minggu ngga off, tiba-tiba ditengah jalan ada rambu dari kayu, dengan tulisan “untuk pengendara motor menggunakan lajur kiri dan menyalakan lampu”. saya ngga tau ini peraturan daerah ato apa. yang saya denger sih karena kapolda-nya baru diganti.

  • 'ndang

    kalau cari aturannya di buku mungkin nggak ada pak, lha…wong polisi sama dephub aja masih silang pendapat kok…tentang peraturan ini…
    yang ada hanya di otak petugas saat kita diberhentikan oleh petugas di jalan….. priiitttt….

  • kriwil

    iya. setau saya kalau belok kiri boleh langsung. tapi saya pernah kena tilang di daerah Jakarta Kota (lupa tepatnya) gara-gara belok kiri langsung. polisinya beralasan tidak ada tanda yang membolehkan belok kiri langsung.

    jadi sekarang, saya lebih menggunakan aturan “kalau ngga ada tanda boleh berarti ngga boleh” dibanding “kalau ngga ada tanda dilarang, berarti boleh”.

    mending diteror oleh klakson mobil di belakang dibanding disetop polisi ^^

  • zalfany

    Soal belok kiri, dari PP 43 tahun 1993.
    http://www.dephub.go.id/modules/Upload_File/images/pp43tahun1993.pdf
    Bab VIII, Paragraf 3, Pasal 59, ayat 3
    —————————-
    Pengemudi dapat langsung belok ke kiri pada setiap persimpangan jalan, kecuali ditentukan lain oleh rambu-rambu atau alat pemberi isyarat lalu lintas pengatur belok kiri
    —————————-
    * perlu diingat2 supaya bisa ngotot kalau ada polisi cari gara2 :D *

  • botaks

    Sebenarnya sih ada di Undang2. Tapi masalahnya, kita kalau ambil SIM mana pernah sih ikut ujian Undang2 segala. Makanya ngak pernah tau. Termasuk juga polisinya kali ye…

  • edratna

    sama seperti kata ndoro kakung,
    menyalakan lampu itu peraturan daerah…
    tampaknya gak ada yang tertulis deh..

    untuk belok kiri, boleh langsung, seperti kata zalfanny. Aku sempat dihentikan dan aku sudah sempat akan bawa ke pengadilan. Tapi akhirnya dibiarkan langsung.

  • egi

    lah pak, aturannya ada di buku panduan untuk pengambilan sim? aduh sayangnya….. rata rata kita mbikin sim aja nembak ya pak… jadi jarang ada yang mbaca tuh buku panduan. yang saya tau klo mau mbikin sim di daerah saya jarang banget yang namanya tes, ujian dll… yang ada kita datang, potret, tunggu sebentar… eh jadi deh, pulangnya bisa nyetir deh.

  • dheche

    Di jatim kalo gak salah sosialisasi menghidupkan lampu khusus unt sepeda motor di siang hari dilakukan selama 1 thn (maaf tdk terlalu ingat). Sosialisasi dilakukan dg operasi simpatik, jadi kalo ketangkep selama proses sosialisasi tdk langsung ditilang, tapi hanya diperingatkan. Rambu-rambu yg mengingatkan unt menyalakan lampu di siang hari jg cukup banyak. Sayangnya memang aturan ini tidak/belum berlaku nasional jadi kadang2 bingung jg kalo sering berpindah2 kota. (ntah apa sekarang sdh jadi aturan nasional atau belum)

  • IMW

    Peraturan dan UU di Indonesia terlalu dinamis, makanya sulit kalau pakai buku, kertas dsb. Jadi kalo gitu perlu pak Polisi pada bawa PDA yg selalu disinkronsasi ?

    Asik.. proyek pengadaan PDA baru ke ke keke

  • wongliwat

    saya ingat kemarin (4 bulanan) pas ujian SIM pake test teori+praktek, pulisinya ngasih teori dulu dan salah satunya adalah ” kalau ngga ada yang mengatur, kiri boleh terus” baik ya Pak Pulisinya :D. Saya baru tau aturannya malah dari #8.
    Kalau yang lampu, sudah mulai diterapkan Pak, tapi kok ya masih simpang siur.

  • Dino

    Peraturan di Indonesia hanya satu: ikutilah apa yang banyak dilakukan orang, walaupun itu salah tapi kalo banyak yang melakukannya berarti dianggap boleh hehehe.

  • snydez

    undang undang nya tumpang tindih
    regulator nya nya tumpang tindih..
    semuanya gak ada yang beres ;)

  • OLIV

    wah, sebenarnya saya juga tdk lbh b’pngalaman..
    tapi, menurut saya asal tidak merugikan pengemudi lain sah-sah ja…
    truz klu di kampung saya polisinya juga tak peduli…(kurang sosialisasi ma masy awam….
    tolong ditindaklanjuti donk pak pol…

    pak polisi, pak polisi
    senyummu manis sekaleeeee

  • Tilang « Indra Riawan, Sebuah Catatan Kecil

    [...] tahu bahwa aturan belok ke kiri jalan terus masih berlaku, apalagi setelah diyakinkan Zalfany di tulisan pak Budi. Setelah yakin bahwa lampu untuk pengatur lalu lintas ke kiri mati, Saya pun berbelok ke kiri. [...]

  • Bee

    Birokrasi di negara ini terlalu buruk sehingga ngatur tatatertib gitu aja ga’ bisa.
    bee cah kagol gara2 aturan belok kiri

  • fandrasyasha

    Waduh repot juga ya, kalau peraturannya gak jelas. Saya juga bingung nih, mengenai peraturannya tentang sepeda motor dan angkutan umum lewat lajur kiri. Soalnya di Surabaya kan sudah diterapkan tapi saya belum tahu nih peraturannya diatur dimana ya!

  • fandrasyasha

    Waduh repot juga ya, kalau peraturannya gak jelas. Saya juga bingung nih, mengenai peraturan tentang sepeda motor dan angkutan umum lewat lajur kiri. Soalnya di Surabaya kan sudah diterapkan tapi saya belum tahu nih peraturannya diatur dimana ya!

  • eko

    buat
    teman-teman yang punya buku panduan mengenai rambu-rambu lalu lintas, saya minta tolong dikirim ke alamat email saya, terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya

  • thoni

    kalo siang hari menyalakan lampu …apa kurang terang ? trus apa nggak pemborosan karena lampu depan dan belakang menyala pasti cepat putus ……kalo saya setuju menyalakan lampu hanya untuk isyarat……kalau mo bikin peraturan harus prasarananya harus tersedia dulu donk ….

  • thoni

    sudah kebanyakan peraturan ….apa pak polisi lalu lintas udah membaca UU lalu lintas apa belom ….??

  • Lukman

    saya juga ga ngerti to peraturan lalulintas, yang mana yang benar, yang dikatakan spion standart to gemana, apa harus 2, tolong bantuin dong bagi kawan2 yang tau undang2 lalu lintas,

  • ika setiyaningsih

    Sepengetahuan saya, menyalakan lampu depan bagi sepeda motor di siang hari belum merupakan suatu peraturan atau undang-undang. Apabila suatu kebijaksanaan ingin diterapkan seharusnya sudah melalui suatu studi terlebih dahulu (before and after), serta adanya data base yang mendukung, dan yang lebih utama adalah sosialisasi ke masyarakat.
    Dalam hal ini, apabila menyalakan lampu depan bagi sepeda motor dimaksudkan agar tingkat kecelakaan sepeda motor berkurang rasanya bukan solusi yang tepat. Sepeda motor memang “merajai” lalu lintas. Dari sifat fisiknya saja dia dapat melaju dengan kecepatan tinggi, bisa memanfaatkan ruang yang ada dengan lebih lincah, sehingga pemakai jalan yang lain seperti pejalan kaki harus ekstra hati-hati bila ingin menyeberang jalan.
    Memang, tingkat kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan sepeda motor cukup tinggi. Tetapi harus dilihat dulu penyebab utama dari tiap-tiap kasus kecelakaan yang terjadi. Apakah sepenuhnya disebabkan oleh sepeda motor, atau faktor-faktor yang lain ? (rambu, pemakai jalan yang lain, kondisi permukaan jalan, kondisi penerangan jalan, dll).
    Kiranya kurang bijaksana bila sepenuhnya menyalahkan sepeda motor dan membuat suatu “peraturan” yang tidak jelas dasar, tujuan, manfaat dan implementasinya.
    Moga urun rembug saya bermanfaat dan kiranya kita tidak mudah “dibodohi” oleh hal-hal yang tidak jelas.

  • yazril

    Kurangnya Sosialisasi Membuat masyarakat kebingungan, ini Perda apa undang-undang apa Himbauan aja. Kita sebagai rakyat kecil terpaksa Nurut aja deh. dari Bermasalah ama Polantas. imbasnya Pasti Uang keluar.

  • beki bolang

    Belum lagi urusan sama beki bolang alias belok kiri boleh langsung …

  • roni

    daerah manakah yang mempunyai aturan tertulis tentang penyalaan lampu kendaraan di siang hari ?

  • erlangga

    ya….sebenernya penyalaan lampu mtr siang hari dah gitu motor di lajur kiri tuh….hasilnya buat kita2 juga kan? aman, tertib, enak diliat. ga semrawut di jalan.

    aku setuju banget dengan aturan2 baru tersebut. yang sangat menguntungkan buat saya sebagai bikers (lebih aman dalam berkendara) dan mobilers (ga serem liat motor ugal2an dijalan udah gitu maen serobot)

    salut buat pencetus ide ini.

    oya, klo masalah belok kiri boleh langsung. bener tuh pp 43/1993

    selamat berkendara

  • Ibnu Ahmad

    Maaf meski terlambat… ada baiknya pa’ Budi lihat situs http://www.hubdat.web.id/tiki-read_article.php?articleId=21 di sana tersedia link ke PP tentang lalu lintas angkutan darat tahun 1993, lumayan kumplit…. Filenya bentuk pdf. Ada baiknya dipelajari yang penting-penting biar bisa untuk adu argumen sama pa Polisi, apalagi sekarang tiap nilang mo dapat bonus 10rb. Selamat mempelajari PP semoga tidak kena tilang.

  • fajar bustomi

    menurut gw menyalakan lampu itu merupakan peraturan di daerah tertentu contohnya saja di jakarta. karena di jakarta pengguna kendaraan bermotor sudah banyak banget, so perlu menyalakan lampu, krn menirut gw rata2 pengguna motor kurang tertib ma lalu lintas n masa bodoh bgt. so perlu ada tanda biar pengendara lain tau klo ada motor. trus untuk kepolisian tolong tata tertib lalu lintas di informasikan atau di buat buku petunjuk lalu lintas.. thank’s

  • Bambang S. Purnomo

    Menyalakan lampu pada sepeda motor siang hari bukan merupakan suatu aturan yang mengikat, akan tetapi ajuran dari petugas kepolisian setempat, yang berguna untuk menghindari / mengurangi angka kecelakaan yang setiap hari semakin meningkat.
    karena dengan menyalakan lampu pada siang hari maka pengendara akan dapat lebih waspada lagi dijalan, begitu pula sebaliknya bagi pengendara yang berlawanan akan dapat berkonsentrasi apabila sedang berlawanan atau pun beriringan arah kendaraan.

  • Bonek

    ndoro kakung : prasaan yg jd plopor utama aturan itu Surabaya deh baru jakarta dan kota2 lainnya.
    baca PP no 43 tahun 1993, klo ada polisi macem2 suruh aja baca ditempat biat tau….

  • Ebod

    yah….. aturanya sudah bagus, yang jelek pelaksananya…. kita dijalan juga oknum ……. he…he…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.592 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: