Gempa!

Baru kembali masuk ke apartemen lagi (lantai 8 ) setelah terburu-buru keluar karena gempa! Ini di Jakarta. Yan sempat bawa notebook. Di pinggir jalan dicek, ternyata gempa berskala 7,4 di Indramayu. Informasi berasal dari ??? bukan dari BMG. Saya sms ke beberapa kawan untuk mencari informasi. Ternyata susah mendapatkan informasi.

Setelah sekitar 45 menit di luar, baru berani masuk ke apartemen. Meskipun masih takut karena khawatir dengan konstruksi dari gedung ini. Gimana sebaiknya ya? Sebagai catatan, acara TV tetap normal. Tidak ada yang kemudian mengganti acara dengan siaran khusus. Wah, gimana sih…

Tadi itu saya baru tidur (mendekati tengah malam). Terus ada suara kretek-kretek di atas tempat tidur. Saya kira lantai di atas mau jebol. Jadi saya loncat ke luar kamar ketakutan. Andika sedang duduk di lantai. Katanya gempa. hah? gempa? Saya lihat memang lampu bergoyang-goyang. Saya juga langsung duduk di dekat pintu. Harusnya gimana ya?

Yang seram adalah suara kretek-kreteknya itu lho. Seram. Lama juga. Ada sekitar 1 menit lah. (Mungkin lebih?) Setelah agak sedikit mereda, kami langsung ke luar. Saya hanya sempat membawa dompet dan handphone. (Emangnya mau bawa gitar ke luar? he he he. Aneh kan?) Ada orang (ngobrol di jalan) yang saking keburu-burunya bawa remote TV bukan handphone. Ha ha ha. Kasihan deh elu. Kami ketawa!

Sampai di luar orang sudah ramai. Kami langsung menjauh dan duduk di trotoar pinggi jalan masuk ke tempat apartemen. Di sana mulai cari informasi, via handphone / SMS / web … begitulah. (Ada penghuni yang marah dan ngajak berantem satpam, karena satpam kok malah duduk-duduk.)

Tadi, saya naik kembali ke apartemen melalui tangga. Saya nggak berani menggunakan elevator. Biar saja 8 lantai. (Dengkul ini sebetulnya masih sakit akibat benturan waktu main futsal 2 minggu lalu.) Ada bagian dinding yang retak (meski tidak hebat retaknya). Wah. Siapa yang menyediakan layanan untuk menguji struktur gedung?

24 pemikiran pada “Gempa!

  1. Saya gak berasa tuh, tapi selagi mau buka pintu lampu candlelier di ruang tamu goyang dan gak ada angin. Saya baru tahu gempa setelah Zweta Manggarani di TV bilang ada gempa.. oh ternyata lampu goyang itu karena gempa toh tak pikir jin.. hehehe

  2. Lha, data gempa tadi malam kok belum ada di situs BMG? Gempa terjadi sekitar tengah malam, dan dilihat jam 6 pagi hari berikutnya belum masuk. Jadi basbang dong πŸ™‚
    Ini isi file XML dari BMG, satu record terbarunya

    08-Ags-07
    21:27:07 WIB
    βˆ’

    128.34,-7.65

    7.65 LS
    128.34 BT
    5.1 SR
    123 Km
    ../imagesSWF/k2b.swf
    323 km TimurLaut Dili-TimorLeste

  3. wah jam segitu saya sedang enak bermimpi…walau pada akhirnya pada saat itu saya ditelp & dibangunkan karena katanya ada gempa….

    sama seperti kata pak Budi, saya juga coba lihat perkembangan informasi di televisi…namun yang ada hanya berita2 tentang pilkada dki….

    lalu apa daya kekuatan mata saya sudah menurun setelah itu… jadi bobo lagi deh πŸ˜€

  4. Saya sendiri sedang pulas malam itu karena lelah sehabis fitness sebelumnya jadi gak terasa gempa, biasanya sih masih melek nonton film di TransTV.

    Taunya gempa pas tengah malam dibangunin istri, sambil kayak mimpi lalu tengok kanan kiri nyariin anak yang juga tidur pulas… saya langsung baca ayat kursi saja untuk menengkan pikiran… dan lesss kembali ke… mimpi.

  5. Ada orang (ngobrol di jalan) yang saking keburu-burunya bawa remote TV bukan handphone. Ha ha ha. Kasihan deh elu. Kami ketawa!

    -> sempet-sempetnya bapak ini tertawa di saat yang tidak tepat.

  6. saya di bekasi juga tidak terasa..tahunya saat di sms adik yang di Bandung sesaat setelah gempa..pas nyalain tv belum ada berita gempa, baru setelah jam 01.30 nyalain tv lagi baru ada beritanya di metro..
    saya heran, pilkada ternyata lebih banyak diberitakan di TV ketimbang berita gempa..apa karena gempanya tidak menelan korban jiwa ya?

  7. @dham somantgrie. beneran. pas lagi duduk-duduk dengan yan di trotoar, bapak di sebelah nunjukkin anggota keluarganya yang membawa remote. he he he. sang bapak ini juga bilang, saya lapar nih. mau cari nasi goreng dimana ya? he he he. kirain dia hanya ngomong doang. ternyata pas saya kembali ke atas, ketemu dia lagi mau turun … nyari nasi goreng. dasar … he he he.

  8. Semalam waktu gempa, saya terbangung awalnya saya kira kaki saya kram. Tapi kok goyang-goyang semua gini, kebetulan tempat saya tepat di pinggir lembah jadi lebih terasa. Berhubung ngantuk banget, begitu reda langsung tidur lagi πŸ™‚

    Paginya saya tanya mas Amir , dia juga merasakan gempa, awalnya dia ketakutan karena mengira ada jin atau setan karena gelas berisi air goyang2 sendiri, ternyata gempa ya

  9. Ketika gempa Jogja dulu, yang paling mengerikan (dan membuat saya bisa bangun tidur) adalah suara kayu dan tembok yang bergetar nggak karuan :-s

    Semalem ngerasain juga ketika sedang nongkrong di warung kopi, dan ternyata terasa sampai Bali juga lho Pak.

  10. hehe saat gempa gitu saya malah masih ngorok pak.ga bangun.hawhawhaw.Tau nya gempa baru tadi pagi pas buka detik T_T.

    nasib jadi tukang melek : insomers *maksa*

  11. Saat itu saya berada di lantai 30, getaran lateralnya yang bikin ketar-ketir. Terpikir untuk tetap diam dan sembunyi di bawah meja yang kuat…..tapi satpam kantor ngajak turun lewat tangga…..lumayan olah raga tengah malam…..HP, Notebook dan kunci ruang semua ditinggal, maklum masih trauma…

  12. apalagi do jogja, ampe mati lampu om…, n kata katanya ney ( yang ngerasain gempa ), gempa sekarang gak asyik ( he he he), cuman goyang goyang doank

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s