Tidak Tahukah Kau (2)

Kembali di sebuah kantin, menyambung cerita ini.

Cewek: Oh iya. Jek, salammu sudah aku sampaikan.
Cowok (berbinar-binar): Oh ya? Terus dia bilang apa?
Cewek: Terima kasih.
Cowok: Itu aja?
Cewek: Habis mau apa lagi?
Cowok: Gak nanyain soal aku, misalnya.
Cewek menggeleng.
Cowok (masih penasaran): Dia kenal aku nggak ya?
Cewek (dalam hati): mana aku tahu?

Cowok: Sar, tolong cari tahu dong apa dia kenal aku.
Cewek (ketus):  Gak mau ah!
Cowok (agak terkejut): Lho kok nggak mau?
Cewek: Tanya aja sendiri. Kan udah gede! Udah ah ngomongin yang lain aja.
Cowok terheran melihat sikap temannya.
Cewek (… masih dalam hati …) tidak tahukah kamu bahwa untuk menyampaikan salammu saja aku hampir tidak sanggup. Air mata, bertahanlah. Janganlah engkau muncul…

[Seri tidak tahukah kau: 18, 171615141312, 1110987654321]

Iklan

13 pemikiran pada “Tidak Tahukah Kau (2)

  1. cK kan setiap orang beda-beda sifatnya. Ada yang bisa terus terang, ada yang muter-muter, dan ada juga yang dipendem. Maklum mereka sudah berkawan lama sehingga agak susah juga untuk mengubah dari sekedar kawan menjadi lebih dari itu.

    cK sendiri gimana? berani jujur untuk urusan yang seperti itu? :p

  2. hihihi…sebenarnya ini mirip sama pengalaman saya lho.. :mrgreen: makanya agak miris pas baca ini.. 😆 *merasa tersentil*

    kalau sama sahabat, memang susah rasanya… 😐

  3. Ade: mas salamnya ke temen Ade udah Ade sampaikan
    BR: terus dia bilang apa De?
    Ade: katanya “De, gue kan sama2 cowok sama BR, koq bisa dia fall into me?”
    BR: De, salah orang kali?
    Ade: Loh !!

    Maaf ya mas Ade salah menyampaikan.. makanya musti jelas dong mas orangnya yang mana.

    -Ade-

  4. Kayak cerita di proposal daisakusen… cuma agak beda. Memendam perasaan ada kalanya gak baik dilakukan…

    Ah… kadang orang ngomong “Gak mau ngerusak persahabatan”…

  5. Pada valentine’s Day kemarin sya mendpat SMS, begini isinya :

    Suatu hari ‘Cinta’ bertanya kepada ‘Persahabatan’

    Cinta :
    “Kenapa persahabatan ada? Kan udah ada Cinta?”

    Persahabatan :
    “Aku ada untuk memberi senyuman ketika CINTA membuatmu sedih..”

    Entah apa maksud SMS tersebut.
    SMS tersebut dikirim dari seseorang yang dulu pernah jadi sahabatku, terus menjadi kekasihku, kini menjadi mantanku.

    Tapi N’tah di mana dirinya berada.
    “Aku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s