Perjalanan Haji (9): Pembangunan Seputar Makkah

Seri perjalanan haji: (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

Sebelum berangkat, kami diberitahu untuk membawa masker karena katanya ada banyak pembangunan di sekitar masjidil Haram. Ternyata memang benar di sana sedang ada pembangunan besar-besaran, tetapi tidak banyak debu seperti yang diperkirakan. Masker tetap membantu untuk menangani dingin (di Madinah) dan batuk-batuk.

Daerah seputar masjidil Haram sedang dibongkar. Bangunan yang kecil-kecil, pasar seng, dan seterusnya sedang dikosongkan, dirobohkan. Katanya akan diganti dengan bangunan yang  lebih besar dan megah. (Saya pernah melihat rancangannya beredar di milis dan sayangnya tidak saya miliki.) Hotel-hotel kecil di sekitar itu pun hilang atau tidak dapat digunakan. Akibatnya, jamaah haji reguler yang biasanya menggunakan hotel tersebut terpaksa pindah ke tempat yang lebih jauh (jaraknya mulai dari 6 km ke atas!)

Salah satu bangunan yang sudah jadi adalah Zamzam Tower. Ini adalah sebuah bangunan yang berupa hotel, apartemen, dan mall. Letaknya persis di depan masjidil Haram.

Seorang kawan saya pernah masuk ke hotelnya dan katanya dari kamar bisa melihat Ka’bah. Namun ada perasaan lain, yaitu perasaan sedih. Seolah-olah bangunan ini membuat Ka’bah menjadi kecil, membuat kita lupa tujuan kita ke sini.

Mall di dalam Zamzam tower ini sangat besar dan megah. Dia mirip mall di Jakarta (Pacific Place, misalnya). Toko-tokonya yang mahal-mahal. Di dalamnya ada banyak toko franchise Amerika, seperti Pizzahut, Hardee’s, Burger King, KFC, dan Starbucks. Tempatnya sepi pengunjung.


[Beberapa level dari mall di Zamzam Tower]


[Starbucks @ Zamzam Tower. Sepi]


[Nanti akan ada Sky Ride? kemana ya?]

Mungkin beberapa tahun lagi Makkah sudah berbeda dengan sekarang. Lebih megah. Mudah-mudahan jamaah tidak lupa bahwa mereka pergi ke sana untuk beribadah bukan untuk shopping.

13 Comments

  1. Selamat ya pak, telah menunaikan ibadah haji.

    Memang semenjak februari 08 telah dimulai perombakan di sekitar masjidil Harom, terutama di bagian utara, yang merupakan lokasi pasar “seng”. Info nya ada di sini:

  2. Sy pernah baca keprihatinan ttg pembangunan makkah madinah yg
    telah menggusur 14 abad sejarah islam. Diganti bangunan2 baru,hotel,mall,parkiran,dsb.
    Prihatin memang.. Jangan2 nanti lama2 ka’bah tinggal jadi “tujuan wisata”.menangis hati ini.. Nauzubillah.. Mari kita jaga sebisanya..

  3. ngaco nih “pelayan dua kota suci”, masak simbol2 kapitalisme bisa menantang dengan gagahnya simbol perlawanan terhadap kezaliman (ka’bah). Rumah Nabi digusur, mall dibangun, dasar gila penguasa saudi.

  4. Wah, kalau naik haji nikmat banget gini, nanti hikmah dan saripatinya nggak dapat deh…

    Salam kenal, Pak.
    Mampir ke sini dari blognya Pak Grandis

  5. Asslm. Pak Haji..
    Apakah Pak Haji sudah dapat Undangan Reuni-an lewat SMS dari Pak ketua Haji Andi ? Jika belum InsyaAllah tgl 31 Januari 2008…

  6. Wah… sayang sekali, orang2 Arab kurang bisa menghargai peninggalan sejarah, apalagi ini adalah sejarah besar ummat Islam sedunia, Untuk apa mall di tempat suci ini, sebab tujuan utama kita ke 2 kota suci ini adalah untuk beribadah semata. Semoga Allah meluruskan niat kita untuk beribadah kepada-Nya, bukan untuk bersenang-senang dan lupa daratan….!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s