(haruskah tulisan) Berkualitas

Haruskah tulisan kita di blog berkualitas?

Ini pertanyaan yang valid. Sudah beberapa kali orang menanyakan hal ini ke saya. Jawaban singkat saya, mestinya sih iya tetapi mengapa “harus”?

Dalam beberapa presentasi saya bercerita mengenai pengalaman saya dalam membuat blog. (Saya punya banyak blog.) Kunci untuk menjadikan blog populer adalah banyak menulis. Singkatnya, mantra saya adalah “kuantitas lebih menentukan daripada kualitas”. Entah ini mau dibilang menyedihkan atau tidak, tetapi inilah kenyataannya. Silahkan Anda mencibir.

Jika tulisan Anda berkualitas tetapi hanya ada satu tulisan dalam satu bulan, maka pengunjung blog Anda akan mengunjungi sekali (atau dua kali) dalam satu bulan. Mereka akan memprogram diri mereka seperti itu karena mereka tahu bahwa di blog tersebut tidak ada hal yang baru.

Kalau blog Anda diperbaharui setiap hari, setidaknya mungkin ada yang mengunjungi setiap hari. Tentu saja kalau tulisan Anda menarik, pasti ada yang datang lagi. Kalau tidak menarik (baca: tidak berkualitas), setidaknya ada orang yang nyasar atau iseng atau lagi tidak ada kerjaan datang ke tempat Anda. ha ha ha.

Tidak percaya? Coba Anda buat 5 tulisan setiap hari dalam 1 bulan. Nanti Anda akan lihat perbedaannya.

Tentu saja membuat 5 tulisan setiap hari bukanlah hal yang mudah, tetapi ini topik pembahasan lain kali. hi hi hi.

Iklan

28 pemikiran pada “(haruskah tulisan) Berkualitas

  1. Pertamax! <– komen yang gak berkualitas… :p

    Ternyata mau kualitas ataupun kuantitas sama2 susah. Pengunjung blog saya masih sedikit. Huhuhu

    Ada trik yang lain nggak pak? 😛

  2. Anu pak…kalo aku tak biasakan seminggu satu posting, biar terprogram begitu. Aku pernah liat blog yang posting tiap hari kok malah jadinya bosen ya pak. Kalo agak lama dikit kan gak mboseni tur bisa milih tema yg bagus.

    Lagipula aku punya waktunya cuma sebentar kalo ke warnet..hehe…

  3. kalau harus berkualitas mungkin sampai skg saya ndak akan punya blog pak, pernah dulu juga di tegor heh tulisan kok ndak ada unsur jurnalisnya blas :d setelah itu ya tetep nulis blog aing kumaha aing lah xixixi

  4. Kualitas sifatnya relatif. Sesuatu yang berkualitas buat seseorang bisa dianggap tidak berkualitas untuk orang lain.

    Saya cenderung menggunakan ukuran BERMANFAAT untuk tulisan blog. Selama kita yakin bahwa tulisan kita bermanfaat, WRITE IT boss! Saya kena virus, lalu nemu cara menghilangkannya, saya share di blog. Menurut pembaca tertentu bisa dianggap tidak berkualitas! Tapi menurut pembaca yang lain, peduli amat dengan kualitas, tapi manfaatnya luar biasa!

    Selain bermanfaat, satu lagi boss: JUJUR dan bisa DIPERTANGGUNGJAWABKAN.

    Salam,
    Arry Akhmad Arman

  5. Yg paling bagus banyak menulis dan berkualitas pak he2, sy termasuk yg rajin berkunjung ke sini sambil belajar menulis blog yg berkualitas

  6. Sepakat dengan Pak Arry, Pak. Prinsipnya : bermanfaat, jujur, dan bisa dipertanggungjawabkan.

    Menulis setiap hari satu juga cukup mudah kok. Kalo sphere di blog milik kita jelas. Dan tentu saja, jika passion menulis memang cukup tinggi.

    5 tulisan setiap hari? Du du du, saya musti kerja, ngurus anak dan suami, baca buku, beribadah, tidur, bercakap-cakap dengan manusia beneran, Pak *ngga cuma facebook-an gitu

  7. Blog saya isinya juga ngalor ngidul pak, yang penting ada keinginan berbagi, kadang menulis “agak serius” juga…tapi menulis serius untuk diringankan ternyata sulit.
    Dan saya mempunyai blog satu lagi (masih baru), tapi baru 3 postingan….dan susah juga menambah isinya walau bahan tulisan banyak…entahlah, karena isinya fokus itu mungkin.

  8. Boleh juga nih analisisnya… (dari pengalaman tentunya)
    Selama ini saya ragu, mending ngejar kualitas atau kuantitas. Tapi kalo seorang PhD yang bikin kesimpulan seperti ini, percaya ajah deh… hehehe…

  9. Kualitas??? Blog-ku kayaknya masih “jauh” dari berkualitas deh 😦

    Kuantitas??? Nulis aja kalo pas nganggur, gimana mau buat postingan buanyaakk 😦

    Akhirnya: Kayaknya memang harus belajar lagi nih

    Nice post mas, salam kenal….

  10. di era demokrasi-teknologi a.k.a kebebasan ekspresi di dunia maya, kata “harus” sepertinya nggak ada lagi pak. Yah, yang menentukan pembaca juga. Mau mencaci, mau memuji, atau sekedar, liat terus tutup.

    mau komen beneran atau komen yang nggak-enggak juga, pembaca yang menentukan. Yang jelas, mereka pasti mengomentari sesuai materi blognya 🙂

  11. iya pak bener banget tuh, tapi bahkan susah juga untuk bisa menulis setiap hari 😀
    saya salut sama pak Budi karena cuek bebek mo menulis apa saja…yang penting menulis ya pak…hehehehehe…

    hidup menulis 🙂

  12. mau berkualitas ataupun tdk, itu terserah. lha wong ini blog pribadi kok. jd ga mau musingin hal itu. klo blog musti di update setiap hari, itu sih setuju. biar fresh tiap hr. lha wong cwe aja musti dandan tiap hari kok. 🙂

  13. soalnya kalau nulis yang celepete di blog apalagi lebih dari satu, takut diketawain sama yang baca .. padahal gak ada yang lewat ke blog saya 🙂 , tapi belum2 saya udah vonis ke diri sendiri bahwa mendingan diam daripada gak berkualitas .. tapi dipikir ulang .. itu kan blog gue ya ..seharusnya biarpun dodol isinya .. suka suka gue dong 🙂 .. mudah2an bulan depan teori pak BR bisa diterapkan .. ;** kok bukan sekarang ?? kenapa bulan depan ** hi hi hi …

  14. wew…5 tulisan seharii???… 🙂 hehe, terkadang ide-ide seakan tenggelam gitu aja pak…, apa ada korelasi juga ya antara banyak membaca dengan banyaknya/kualitas tulisan…

  15. Ralat:
    Cooment saya diatas salah ketik, yang benar:

    “Tapi pengalaman saya, artikel berkualitas, biasanya susah tergeser di google”

    walau banyak postingan baru, kalau artikel kita berkualitas dan gak ada backlink ke artikel, tapi biasanya selalu mendapatkan tempat di google. Mungkin google menghtung dari “time” setiap kali orang membaca halaman bersangkutan, kalau rata-rata membacanya lama, berarti dianggap berkualitas. tapi kalau si pencari informasi menemukan sebuah halaman web di google , membuka, dan segara meninggalkan halaman tersbut, bisa jadi di catat google sebagai “kurang berkualitas” atau “kurang relevan” untuk kata kunci tertentu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s