Yang Terbaca

Akhirnya ada kesempatan untuk membaca satu majalah dari tumpukan yang harus dibaca. Asyik juga membaca di front porch sambil berjemur. Yang terbaca adalah majalah IEEE Spectrum (edisi 05.09). Berikut ini adalah beberapa hal yang terbaca oleh saya.

Ada perusahaan yang mencoba membuat cara untuk mengirimkan listrik secara wireless. Katanya teknologinya berbasis magnetic resonance. (Halah? Apa itu? Gak ngarti. Biarin.)

Kemudian di bagian “geek life” ada cerita tentang David X. Cohen “Futurama“. Ini adalah salah satu episode di seri The Simpsons. Wah saya belum nonton. Sudah lama tidak nonton The Simpsons. Harus cari Futurama ini. Ceritanya adalah ada robot yang bernama Bender. Nah, kepala dari si Bender ini di X-Ray (atau kalau di cerita ini di F-Ray) ternyata dia dijalankan dengan mikroprosesor 6502.

Bagi old geek seperti saya, 6502 ini memiliki kenangan khusus. Dia adalah mikroprosesor yang digunakan di komputer Apple ][ jaman dahulu. Nah, editor majalah IEEE Spectrum ini kemudian mewawancara David X. Cohen tentang kenapa ada 6502 di situ. Ternyata Cohen juga seorang geek! hi hi hi. Wah susah menceritakan betapa senangnya geek ketemu geek seperti ini.

6502 rules!

Kemudian ada artikel singkat  tentang games “Time Engineer” dimana anak-anak diajari untuk memecahkan masalah (sampai jaman kuno) dengan menggunakan apa yang ada. Misalnya, bagaimana membangun piramid? Wah, kayaknya menarik games ini. Ada yang sudah pernah memainkan?

Sekarang saya sedang membaca tentang kompetisi yang dilakukan oleh Netflix, yaitu mencari algoritma yang paling bagus untuk mengetahui film kesenangan orang. Netflix menyewakan film melalui internet. Salah satu fitur yang ada di sana adalah adanya saran (suggestion) film yang cocok untuk pelanggan. Seperti fitur yang ada di Amazon.com. Bagaimana menentukan film yang cocok ini?

Ada berbagai algoritma. Misalnya, kita bisa melihat pelanggan lain yang memiliki kesukaan film yang sama (mirip) kemudian melihat film lain yang belum ditonton oleh pelanggan ini (yang ratingnya juga tinggi), dan seterusnya. Ada banyak algoritma atau ide lain. Nah, ternyata mencari algoritma yang bagus ini tidak mudah sampai-sampai Netflix membuat sayembara dengan hadiah US$ 1 juta. Wuih.

[Masih membaca. Isinya asyik semua. Great Sunday morning.]

5 pemikiran pada “Yang Terbaca

  1. The Simpsons & Futurama sama-sama bikinan Matt Groening. Ada di rileks kok Pak dua-duanya. Uhuhu 😉
    Sayang euy, the Simpsons lg rehat. Baru September mau tayang season baru (semoga).

    [spoiler] Kalau di Simpsons cerita ttg keluarga Simpson. Sedangkan Futurama bersetting masa depan, tahun 3000. si Fray ini orang di tahun 2000 yg kelempar ke tahun 3000 dan ketemu Bender, robot alcoholic (aneh ya, robot kok tukang mabuk).[/spoiler]

    Hmm, kalo dipikir-pikir si Bender ini masih jadul ya (tahun 3000 gtyu lho), masih pake prosesor 6502!

  2. Pak Bud yth,

    Sebagai pecinta film saya mah sering dibantu dengan algoritma semacam itu di sini: http://www.nanocrowd.com/. Meski masalahnya adalah koleksi databasenya masih sedikit dibanding mbah google, tapi lumayan, bisa dapat rekomendasi dan cari tahu film yang tak pernah tau sebelumnya…

    (kalau netflix dengan 50 ribuan judul ke atas, pantas sudah harus cari cara khusus..)

    Regards,
    Aswin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s