Pengen Kamera Digital Sungguhan

Wah pengen punya kamera digital “sungguhan”. Maksudnya sungguhan ini adalah yang lebih bagus dari yang saya punya saat ini, Samsung L730.

Sebetulnya kamera digital yang saya punya saat ini sudah bagus. Dia sangat bagus kalau dipakai untuk memotret di luar. Sayangnya kalau dipakai memotret di dalam ruangan dengan cahaya yang sedikit, hasilnya kurang begitu bagus. Mungkin juga ini bukan kameranya tetapi orang yang memakainya – dalam hal ini adalah saya. he he he. Tetapi, setidaknya saya berharap alat yang saya gunakan bisa membantu untuk mengurangi keterbatasan kemampuan saya.

Saya sudah browsing, tetapi belum menemukan yang pas. Ada kamera digital yang bagus, seperti Canon EOS itu, tetapi ukurannya besar sehingga susah dibawa-bawa. Tapi gak papa juga kalau memang sedang niat berburu foto ya? Sementara ini saya memang jarang berburu foto secara khusus. Biasanya begitu ada momen, cerita, dan sudut pandang tertentu, lansung saya ambil kamera saya dan jepret. Hasilnya sih lumayan.

Yang berikutnya adalah pengen belajar sedikit fotografi. Ada buku atau how-to yang disarankan untuk dibaca? Jangan yang susah-susah atau yang panjang-panjang. Yang pendek-pendek saja bacaannya. Idiot guide to photography atau yang membahas trik-trik tertentu untuk mendapatkan gambar tertentu.

Eh, kalau fitur FullHD perlu juga gak ya? Siapa tahu sekalian kameranya bisa dipakai untuk membuat video (misalnya dokumentasi perkuliahan saya).

14 pemikiran pada “Pengen Kamera Digital Sungguhan

  1. Olympus punya rangkaian produk Mini DSLR, bahkan *Pocket* DSLR, Pak. Siapa tahu sudah ada di sini.

  2. Hiks… daku juga pengen punya kamera beneran. Tapi selama masih bisa ambil foto dengan kamdig & ponsel dengan hasil bagus, jadinya belum ada alasan kuat untuk beli kamera DSLR.

  3. Canon G10 recommended, pak.
    Saya pernah coba beberapa kali. Dia mini DSLR.

    yang saya rasakan dibandingkan DSLR yang gede macam Nikon D60 ato Canon EOS adalah, ada fitur preview pre-shoot. Tinggal arahkan ke objek tertentu, tekan setengah, nah… displaynya menampilkan pre-hasilnya. Kalo kurang terang tinggal atur diafragma dan/ato shutter speed.

    Untuk yang belajar pake SLR camera, saya recommend ini deh. Setelah itu baru pegang SLR beneran….

    *beruntung dapat pinjeman, jadi bisa ngebandingin*

  4. Panasonic Lumix LX-3 atau Leica D-Lux4. Kedua kamera ini sebenarnya barang yang sama dengan brand berbeda dan tentunya Leica punya ‘magic dust’ khas Leica. Both are highly recommended.

    Canon G10 juga bagus, tapi daripada G10 lebih baik DSLR sekalian. Karena sehebat-hebatnya Point&Shoot, pasti kemampuannya dibawah DSLR (terutama kalau bicara depth of field).

    Kalau mini DSLR, Olympus Pen diigital yang baru bagus, cuma lensa-lensa Olympus mahal.

  5. klo SLR pke seri Canon Eos aj no yang seri 1000D+kit lmyn murah ftur sama ma seri 450D cm beda resolusi aj q dh pke n hasil puas bgt emg sih barangnya gede ta kn dr quality ik punya.kl yang bisa HD tuh seri 500D tp msh mahalll…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s