Tag

, , ,

Saya lihat sekarang ada trend baru dalam format digital untuk lagu, yaitu FLAC. FLAC merupakan singkatan dari Free Lossless Audio Codec. Dari namanya bisa disimpulkan bahwa format FLAC ini mencoba mengecilkan berkas audio tapi tanpa menghilangkan data, yang artinya tanpa menurunkan kualitas. Kira-kira seperti format ZIP atau RAR untuk mengecilkan data. Format MP3 yang lazim kita kenal untuk format lagu sebetulnya mengurangi kualitas dari audio (lagu).

Akibat dari pendekatan yang lossless ini maka ukuran berkasnya menjadi membengkak! Biasanya satu lagu MP3 ukuran berkasnya hanya 3 MB sampai 5 MB, ukuran satu lagu di format FLAC antara 20 MB sampai 50 MB. Hampir sepuluh kali lipat lebih besar! Uedhan.

Nah, pemutar lagu MP3 yang umum saat ini memiliki memori antara 1 GB sampai 4 GB. (Tentu saja ada yang lebih besar tetapi harganya juga lebih mahal dan kurang lazim saat ini. Entah tahun-tahun ke depan.) Mungkin nanti kalau ada pemutar FLAC maka ukuran memorinya harus sepuluh (10) kali lipatnya ya? Hadoh. Sekarang saja penggunaan disk komputer saya sudah mulai menipis dengan mulainya saya menggunakan format FLAC ini.

Apakah format FLAC ini akan menjadi populer? Saya kok agak ragu. Pasalnya, apakah kita bersedia menambah memori (yang berarti harga lebih mahal) demi kualitas? Saya kira kok tidak ya. Kualitas lagu dalam format MP3 bagi sebagian besar orang sudah cukup.

Tidak banyak orang yang cerewet soal kualitas suaranya. MP3 is good enough. Bahkan kalau saya amati, pemutar MP3 yang ada saat ini kualitasnya juga buruk (software nya?). Itu yang membedakannya dengan iPod (yang kualitas audionya bagus). Ditambah lagi earphone yang digunakan juga tidak bagus. Tidak akan terdengar bedanya antara format FLAC dan MP3. Bahkan mungkin di komputer pun tidak terasa beda format FLAC dan MP3. Malahan FLAC menghabiskan disk saja.

Jadi dugaan saya orang akan tetap menggunakan format MP3.

Bagaimana menurut Anda?