Salah (dalam menyalahkan RIM/BlackBerry)

Tadinya saya mau diam saja mengenai soal perseteruan antara Pemerintah dan Research In Motion (RIM), perusahaan yang mengembangkan BlackBerry. Tapi nampaknya saya harus beropini karena kelihatannya kok makin “lucu” (baca: memalukan).

Singkatnya; menurut saya adalah salah jika Pemerintah menuntut RIM untuk membayar ini dan itu. Kesannya kok Pemerintah menjadi tukang palak (preman).

Mari kita lihat dulu struktur operasional dan bisnis dari layanan BlackBerry yang diberikan oleh RIM ini. Secara umum, gambarannya adalah seperti ini. (Maaf, gambar saya ini terlalu sederhana karena saya belum sempat untuk membuatnya dalam bentuk yang lebih menarik. Any takers?)

Di sebelah kiri adalah pengguna yang menggunakan perangkat BlackBerry. Pengguna berlangganan layanan komunikasi (telepon, akses internet, dan seterusnya) melalui operator. Dalam hal ini operator adalah operator seluler. Operator ini memiliki beberapa layanan (aplikasi), yang mana salah satunya adalah layanan BBM (dan kawan-kawannya) yang diberikan oleh RIM. Pelanggan tidak langsung berhadapan dengan RIM tetapi melalui operator.

Nah, sekarang katakanlah RIM dan operator seluler memiliki kerjasama yang mengatakan bahwa untuk setiap pelanggan RIM mendapatkan $7/bulan. Terserah kepada operator untuk menjualnya kepada pengguna. Operator bisa saja menujalnya dengan harga Rp. 300 ribu/bulan atau Rp 90.000/bulan. Pada kenyataannya para operator ini banting harga. Harga yang terendah yang dia pakai.

Lucunya … sekarang kita (siapa kita di sini? Pemerintah? Operator?) marah-marah ke RIM dengan mengatakan bahwa RIM untung banyak sementara operator rugi. Boleh saya tertawa sebentar? Atau, mungkin ada baiknya saya menangis saja?

Apa salahnya RIM? Dia kan sudah dari awal menetapkan harganya. Lah salah operatornya jika mereka menjual dengan harga bantingan. Mengapa kok ini dipermasalahkan? Jika ini bisnis yang merugi bagi operator, mengapa dipertahankan? Apakah para pimpinan operator ini tidak dipanggil oleh BoD karena decision mereka yang salah? Jika ini memang untuk menarik customer, ya jangan merengek-rengek. Malu.

Oh ya, jika memang RIM tetap mau dipermasalahkan, bagaimana juga dengan layanan aplikasi yang lain? Di sebelah kanan ada banyak aplikasi yang berbayar; misalnya di luar negeri adaΒ  amazon, flickr, blog yang berbayar, dan seterusnya. Oh ya, ada juga layanan iTunes. Nanti dengan semakin populernya iPad (dan tentunya iPhone) jangan-jangan Apple juga ditekan seperti RIM ini. Belum lagi ada aplikasi internet banking, transaksi saham, jual beli, e-commerce, dan sebentar lagi e-procurement. Apa nanti mereka juga akan ditekan seperti RIM karena mereka juga mengambil keuntungan? Belum lagi nanti ada banyak layanan cloud computing.

Jika memang mau dipermasakahkan, maka permasalahkan operatornya, bukan RIM.

Semoga tulisan ini dapat memberikan pencerahan.

125 pemikiran pada “Salah (dalam menyalahkan RIM/BlackBerry)

  1. Saya ga terlalu ngerti permasalahan RIM ini. Tapi ini merupakan penjelasan yang sangat jelas dari pak BR πŸ™‚
    Thanks anyway πŸ™‚

  2. kemaren2 sy sempet sedikit membela pmerintah dg argumentasi pajaknya. Tapi dg penjelasan Kang budi ini sy menarik ulang pembelaan sy, He3x. Urusannya mulai rumit. hehehehe.

    Ditambah dg masyarakat yg tdk tahu menahu urusan per-BBan, sementara dia punya BB, dan bingung jika BB jadi ditutup. πŸ˜€

  3. …yang mengatur komunikasi data untuk jalur trafik internasional tetap dikendalikan langsung oleh RIM. Bagaimana dengan amazon, flickr, blog yang berbayar, dan seterusnya. Apakah juga mengatur trafik sedemikian ?

  4. Pak Budi, mau nanya?
    bagaimana dengan pusat data yang hanya ada di canada? dimana pemerintah tidak bisa menyadap jika ada transaksi narkoba?
    yang ini agak klasik, tapi apakah RIM juga mematuhi tentang konten pornografi?

  5. tul bang budi..terkadang merealisasikan program yang mensejahaterakan rakyat aja susah..apalagi yang ga..seharusnya buat program bukan diliat unsur x dan y nya tp yang bener2 sehat..

  6. Mengenai perpajakan pak, tidak ada yg salah jika pemerintah mengutip pajak dari RIM. Karena di dalam UU Perpajakan diamanatkan seperti itu, bahwa semua entitas baik yg mempunyai usaha atau tidak diindonesia tapi mendapatkan manfaat ekonomi dari Indonesia maka otomatis menjadi wajib pajak (UU no.36 thn 2008). Jadi kalau kita semua sepakat bahwa RIM tidak boleh dikenai pajak dengan alasan yang logis, maka lebih pas kalo mengajukan tuntutan ke MK agar revisi UU tersebut.

  7. Terima kasih pencerahannya mas Budi, dan semoga banyak orang lebih memahami kondisi yg sebenarnya. πŸ˜‰

    Sukses selalu mas Budi,
    ~Rio Yotto
    @rioyotto

  8. Pemerintah telah mengambil kebijakan yang salah, atau tidak mengerti dengan skema bisnis dalam dunia internet (teknologi informasi). Kalau masih diterapkan kebijakan ini sama saja dengan menutup keran Internet (teknologi informasi) di Indonesia kalo sudah begitu untuk apa ada yang namanya KOMINFO? tutup aja sekalian. “maaf hanya opini manusia bodoh”

  9. tau tu pemerintah, alsan cuma situs porno lah, biar bikin server disini lah, kayaknya cuma cari sensasi mau nutupin masalh yg lagi hot aja neh,

  10. ini tulisan yang sangat bagus, Pak. logis.
    menurut saya Pak Tifatul Sembiring kurang memperhatikan bahwa peran RIM hanyalah penyedia proxy. Kalaupun RIM kena pajak, saya rasa cukup pajak bea masuk Blackberry ke Indonesia saja. Untuk operasional tidak perlu karena RIM tidak menyediakan jasa operator (seperti Telkom, Indosat, dsb) atau provider (seperti IndoNet, Melsa, dsb).
    Kalau proxy kena pajak ISP, jangan-jangan VPN di kampus saya, hotspot di kafe, dan server di kos-kosan saya juga kena pajak ISP sekarang. Hahaha…

  11. Saya ngeliatnya ini menteri betul” munafik:
    1. Mau ngeblok RIM tapi asik ngetwit pake aplikasi yang buat BlackBerry (UberTwitter). Saya tidak yakin dia pake yang buat versi iPhone.
    2. Awal mula seminggu ini di twitter yang dia angkat soal pornografi yang masih bisa diakses lewat BlackBerry. Pertanyaan saya dalam hati “iseng amat ini orang ngecek porno masih bisa gaknya diakses di BB??”

    Demikian

  12. Tapi bagaimana dengan perlindungn konsumen? apabila terjadi apa apa dengan Blackbery komplain harus ke canada.. Belum lagi setiap blackberry ada “aplikasi” wajib dimana yang memahami ya pembuatnya… saya gak mudeng masalah BB ini…tapi mencoba rasional aja…. masak komplain harus ke LN…?Oh ya kalau BBM an masuk ke server mereka ya…?

  13. Nah mantab pak.. bisa jadi info buat yg lain yg tidak mengerti. Ini bukan masalah nasionalisme tapi masalah mengerti atau tidaknya depkominfo tugas dibidangnya. Jgn seperti preman!

  14. Wah bang masih terlalu dangkal penjelasannya πŸ™‚
    dari segi Hukum dan UU Bisnis serta perpajakan bagaimana? apakah baik atau tidak kebijakan tersebut..

    Kemudian transparansi Data RIM dibanding service yang lain bagaimana? karna RIM menlakukan private encripsi dan hanya bisa dilihat di RIM server, sehingga konten/service/info yang yang lewat via BB tidak dapat dikontorol oleh pemerintah…

    Monopoli bisnis jg nih RIM, semua traffik yang menuju ke Server RIM CANADA harus bayar ke RIM tp Traffik data yang dari RIM Server ke keindonesia dan negara lain tidak ada bayarannya ? aneh kok bisa satu arah gitu?

    Peace πŸ™‚

  15. saya setuju ama artikel ini.
    lama2 kok saya ngerasa kominfo ini ditunggani operator2 yg dah mentok gag berani perang tarif gara2 mentok di USD7

    masa bodo pornografi, keamanan data, pajak, dll

  16. Oooo… jadi begitu ya, Pak… Saya baru tahu nih…. Maklum, saya gak punya BB jadi saya gak ikutan bingung… seandainya service BB mau ditutup…. :mrgreen:

  17. Jadi malu saya, kok orang2 selevel pak Budi Raharjo dan pak Onno ga nyambung sama masalah utamanya. Jaka sembung bawa kampak, gak nyambung pak! πŸ™‚

  18. sebelum internet, ketika kita mengirim barang pos keluar, biaya kirim yang dibayar pengirim akan dibagi dengan pos dalam negeri dan pos di luar negeri. demikian juga telepon interlokal. bisnis internet adalah bisnis yang belum regulated (setidaknya sekarang) apakah model bisa yang sekarang akan dipertahankan selamanya ? bila benar maka negara konsument/pemakai akan tidak akan mendapatkan apa2 betul, alias semua yang dibeli online tidak bayar pajak. akan terjadi ketimpangan ekonomi bila terus seperti ini. kurasa usaha tifakul bisa jadi awal untuk approach ebay itunes, googles dll untuk membuka kantor perwakilan di indonesia dan membayar pajak

  19. Opini saya :
    1.tentang Pajak :
    dari Komentar atas-bawah ada yang menulis RIM tidak bayar pajak dll.
    perlu di ingat : setiap transaksi pasti ada pajak nya dalam hal berbisnis.
    contoh : saya jual content SMS Premium ke Operator,saat rekapitulasi penagihan Operator mengeluarkan PPN dan PPH dimana itu ditagihkan.
    nah dari situ saja kita bisa melihat POla bisnis antara Operator dan RIM , saat Operator membayar ke RIM atas biaya Fitur / fungsi layanan operator mengeluarkan Faktur PPN dan PPH ( Bohong kalau mereka(Operator gak mengeluarkan)karena kalau sampai terjadi PENJARA/Pengelapan pajak namanya.dan RIM pasti punya Slip Pemotongan Pajak nya karena dikeluarkan oleh Operator di Indonesia.( Uda Jelas ?)

    2.Transparansi Data / Interception System , adalah tidak mudah!
    Anda punya keunggulan product dan anda telah membuat sedemikain canggihnya system agar tidak mudah dijebol orang, trus tiba2 ada orang minta paksa anda untuk menyerahkan Kunci/key/rahasia ke orang tsb apakah anda mau?
    sebatas apakah yang diminta pemerintah dalam hal ini untuk melakukan “Intercept System” tersebut ?ini yang belum jelas dan masih kabur.
    bagi RIM hal tersebut tidak masalah,toh di India mereka sudah memberikan Hak Interception system dengan Note:seperlunya pihak yg berkepentingan ingin mengIntercept system BIS nya.
    tapi tidak keluar dari apa yg diminta alias masuk ke semua System RIM/BIS/BES Server.

    persoalan lain RIM(pornografi dll) saya tidak mau tanggapin

  20. mantep. masalahnye banyak yg masih goblok pak. masa RIM disebut ISP?
    kalo tuntutan ngefilter pornografi si masih valid (meskipun siapa yang mau liat bokep di blackberry, ga terangsang malah bikin mata sakit)
    tapi kalo tuntutan bayar pajak ini yang kaga nalar. masa RIM jadi ISP padahal cuma perantara ke cyberspace.
    tuntutan pindah server juga kagak nalar gara-gara BBM disimpen di Kanada, la kalo kita YM-an data juga disimpen di Amerika. apa kita minta Yahoo pindah server juga?

  21. kok ngomongin iTunes…. aneh. kalo bapak buka warteg, terus pemerintah tagih pajak, marah gak pak ?
    terus kalo wartegnya udah sebesar KFC, wajar gak kalo ditarik pajak ?
    Gak ada untungnya buat menkominfo kalopun RIM bayar pajak pak, pajak itu buat contoh doang : “RIM, gak bayar pajak, gak bangun infrastruktur, dsb, apa salah kalo kita minta ‘jatah’ tenaga kerja, konten lokal dan juga supaya mereka patuh masalah blocking konten.”

  22. @heran_saya : Kalau namanya aturan/hukum mau dia besar/kecil gak ada bedanya. Mau warteg/mau KFC tinggal prosentase pajak saja yg beda. Jgn asal yg punya duit disikat.. begitu masuk bagian koruptor vs pencuri ayam yg babak belur si pencuri ayam dulu, koruptor bisa jalan-jalan.

    Misal nih http://www.kaskus.us/www.detik.com yg baca banyak orang amerika.. apakah kaskus/detik juga akan dituntut oleh pemerintah amerika buat bikin mirror disana?

    RIM tidak akan ada di Indonesia kalau operator di Indonesia juga tidak mau berkerjasama.

    Mari bangkitkan nasionalisme bukan dengan membabi-buta.

    Peace!

  23. @wawan:1. ISP = Internet Service Provider, perlu di bahasa Indonesiakan? 2. RIM anda sebut ‘cuma perantara ke cyberspace’. 3. Coba cek arti nomor 1, bukannya artinya akan kurang lebih sm dgn nomor 2? πŸ™‚

  24. emang pusing ya mikirin bbb ini, sampei2 ada ada celotehan lucu para pengguna BB akan memisahkan diri dan mendirikan Negara Blackbery Merdeka… heheh

    yg terjadi skr menjadi benci pa mentri, benci agamany pa mentri, benci pks, dan juga kabinetnya gara2 bbb ini.

    dan entah kenapa para pengguna bb pun sepertinya bela mati2an dengan kasus bbb ini toh rim juga menyadari bahwa indonesia pasar potensialnya dan aturan yg di berikan pemerintah wajar. masalah pajak di jadikan kelemahan dari ultimatumnya Tiff, padahal para user ada atau tdknya pajak juga g di untungkan.
    Tp yg akan di untung jika rim buka cabang di indonesia, rim pasang server disini setidaknya butuh lapangan kerja baru buat negara yg harus lowongan kerja ini. masalah after sales pun akan lebih mudah di selesaikan.
    padahal sekarang mungkin sudah selesai..
    palagi buat bbfreak pasti ingin donk kerja di markasnya bb.

    sudah mari kita sudahi perseteruan ini, RIm sudah mensetujui sayarat dr pemerintah.
    buat tulisan mas budi tulisannya infomatif sekali.

  25. penjelasannya terlalu dangkal bos dan sempit, tdk melihat dr berbagai aspek, dan terkesan mencari2 kesalahan..

  26. 1. Terlalu dangkal untuk membahas permasalahan BB ini hanya dari 1 sisi yaitu Ekonomi. Dari awal om tif uda memaparkan alasan2 ttg ancaman pnutupan ini dan isinya uda jelas klo alasannya itu banyak, tidak hanya soal pajak tapi juga sisi kerahasiaan data, pornografi, dan lain2.

    2. Tidak semua pengguna bb orang kaya seperti bapak yang bisa membayar layanan hingga 300rb per bulan. Saya heran kenapa disaat ada orang seperti om tif mau meringankan beban para pengguna bb dengan tarif layanan yang murah, malah disalahkan dan rela berkorban hingga mau membayar layanan BIS 300rb per bulan agar keuntungan RIM tidak terganggu gugat

    3. Layanan BIS ko dibandingkan dengan iphone dan ipad. Maaf pak klo ipad dan iphone DEVICE bukan layanan internet. 2 device ini menggunakan layanan internet dengan service yang digunakan operator lokal. Sedangkan bb menggunakan layanan BIS yang eksklusif hanya disediakan oleh RIM. untuk lebih jelasnya layanan BIS sudah dijelaskan oleh bang joe atas.

    4. Dengan sudah mencapainya jumlah pelanggan hingga 3juta orang (terbesar seasia pasifik), wajar Indonesia menuntut lebih dari RIM karena posisinya kini RIM yang butuh Indonesia, bukan Indonesia butuh RIM.

    Terima kasih
    Saya mohon untuk selanjutnya bapak Budi Rahardjo bisa memberikan opini yang lebih berkelas, tidak sedangkal ini.

  27. Terlalu dangkal, kalau menyamakan semua layanan/aplikasi dengan layanan RIM. Apakah Anda menghubungi operator selular (dan bayar) utk akses yahoo, flicker, google, expedia dll, baru dapat memanfaatkan layanannya? Belum lagi aksesnya yang diatur sepenuhnya oleh RIM, harus pakai hape BB? Analoginya fail nih, karena simplifikasi!

  28. @mega : “..bla..bla..bla, dan terkesan mencari2 kesalahan”.

    wong itu khan pendapatmu. πŸ™‚

  29. sya menghargai ilmuwan,walaupun suka mentertawakan ketidaktahuan org, memposisikan diri sbg membela ilmu IT dng definisi2nya, tetapi sya mendukung menkominfo krn beliau membela “manfaat ilmu” yaitu kesejahteraan rakyat, sebaik2 mukmin adlah yg paling bermanfaat bgi sesamanya. bkn ilmunya segudang tpi menggunakannya untuk suka “merasa lucu” dan merendahkan. jika disadari sebanyak apapun ilmu IT dikepala manusia, tidak lebih dari sekedar server google, jk tak bermanfaat, hnya setumpuk informasi.

  30. @heran_saya dan @irwan : sudah dibahas oleh mas joe. tidak mungkin operator tidak bayar pajak, harus dilihat 7 dollar yang diminta RIM kepada operator bisa jadi exclude pajak atau tanpa pajak. Kalau amanat undang2 harus mewajibkan pajak seharusnya operator sudah menghitung biaya BIS sudah sekalian pajaknya dong termasuk pajak dari 7 dolar yang diminta oleh RIM!

  31. Loh pak pemerntah kan menekan RIM untuk mentaati beberapa peraturan seperti membangun server di Indo, dengan harapan kalau ada server di indo maka RIM menjadi salah satu perusahaan kena pajak, bukan menuntut RIM untuk membayar pajak saat ini, melihat begitu besar keuntungan yang RIM dapat, maka wajar pemerintah mentargetkan pendapatan dari sana karena semua penggunanya adalah orang Indonesia, caranya ya bangun perwakilan RIM disini, Istilah gampangnya buka cabang di Indonesia sehingga mereka wajib membayar Pajak ke Negara, saat ini tidak ada tekanan ke RIM untuk membayar APAPUN ke negara (Layaknya preman) yang ada menekan RIM untuk membangun Infrastrukturnya di indonesia, saya pikir ini juga bermanfaat buat kita semua secara nasional kok, akses terhadap server oleh aparat hukum yang saat ini tidak mungkin menjadi mungkin, berapa banyak kasus korupsi yang dimulai dari BB yang ‘tidak tersentuh ini?’ jawabanya banyak sekali

    demikian pak menurut saya

  32. Salam…

    Sudah banyak penjelasan dari para ahli IT yg ,menjelaskan dari sudut pandang teknis dan kebijakan (UU ITE ?) dan itu saya rasa semakin memperjelas posisi antara menkominfo vs RIM (dan saya rasa perlu dipertimbangkan jg oleh menkominfo penjelasan2 dan masukan yg gamblang tsb)…

    Saya berharap satu hal lagi yg perlu penjelasan, terkait satu klausul yg dikeluarkan menkominfo bahwa keberadaan server RIM di indo jg diperlukan untuk membantu upaya penyidikan kasus korupsi maupun terorisme;
    mungkin penjelasan oleh ahli hukum pidana korupsi dan terorisme akan semakin memperluas spektrum berfikir kita sehingga opini/pendapat/pandangan yang terbangun nantinya menyeluruh…tidak sepotong-sepotong…
    karena bisa jadi alasan menagih pajak RIM jika dilihat dari sudut pandang teknis IT, bisnis IT, dan kebijakan di bidang IT dan perpajakan memang kurang pas, akan tetapi bila memang keberadaan server RIM dalam wilayah hukum indonesia untuk memudahkan penyidikan diperlukan, why not? (memang ada teknologi yg namanya ssh, remote login, telnet ato apalah yg bisa mengakses server dari jarak jauh; namun bagaimana kira-kira implikasinya — secara hukum acara pidana/UU yg mjd dasar hukum, terkait lokasi fisik server dan data yg tidak berada dalam wilayah hukum indonesia– jika memang nantinya akan ada upaya penyidikan kasus korupsi/terorisme ?)

    Semoga ada ahli hukum (sekaligus yg paham IT) yg dapat menjelaskan hal ini dan semakin memperjelas mengenai permasalahan yg sedang hangat dibincangkan ini… πŸ™‚

    salam

  33. soal porno=masih bnyk bos anak kecil yg bebas akses porno di warnet
    soal pajak=Emang pelanggan BB tidak membayar PPN waktu membayar langganan via Operator?
    soal mengganggu keamanan=kalau user pada pake e-mail yahoo.com atau gmail.com server benernya kan bukan di RIM tapi di yahoo.com / gmail.com. jadi aneh aja kalau RIM yang harus di pindah ke Indonesia. kenapa gak yahoo.com / gmail.com / facebook.com yang di suruh pindah sekalian .. toh sebagian besar e-mail indonesia disitu ..
    coba klo anda punya bb harga 4jt kemudian diblokir??apa g marah?,
    carilah solusi yng tepat dan bijak,jgn maen blokir

  34. iya nih pak..terlalu pendek. Jgn mirip2 nge-tweet yg 140 karakter dong pak, yg banyak info hilang
    terlalu simple.bikin tulisan yg lebih komprehensive dong pak. Biar kitanya jg lebih rasional dalam mensikapi

  35. @febri fahmi smua data yg dikirim lwt bbm dan bb grup tidak bisa diketahui isinya karena dienkripsi oleh RIM dan hanya bisa dibuka di server RIM yang notabene ada di Kanada. klo servernya ada di Kanada, para penyidik indonesia akan sulit mendapatkan data yang ada di server RIM karena akses ke server yang ada di negara orang kan akan lebih sulit birokrasinya terkait dengan peraturan di negara tersebut

    Makanya pak tif itu meminta RIM buka server di Indo agar pemerintah Indonesia mempunyai hak penuh mendapatkan akses ke server untuk mendapat data

  36. kalau menurut saya, apa yang dilakukan pemerintah sebenarnya bagus, namun pendekatannya kepada masyarakat yang kurang tepat.

    maaf kalau saya kurang setuju dengan pendapatnya Pak BR. i think it’s not as simple as that.
    peace pak πŸ™‚

  37. Lah, mantab Pak.
    yang kontra dengan artikel ini pun saya pikir tidak memahami duduk perkaranya.
    kalau saya sih intinya, kalau memang RIM diharuskan membuat serper di Indonesia, bayar pajak dan lain sebagainya yang lain harus dituntut juga.

    yang bilang RIM ISP, google berarti ISP juga? wah parah anda bung. tapi kalau definisi dalam otak anda itu semua penyedia layanan internet itu ISP, ya mau apa lagi memang itu yang ada dalam otak anda.

  38. @mentho iya betul yahoo google itu server sendiri,,gimana dgn bbm dan bb grup??itu dia masalahnya bukan email2an atau facebook,,bisa dibaca penjelasan lengkapnya diatas oleh saya,,

  39. @hery

    lho.. orang gw ngakses google pake BB kok, pake koneksinya RIM..

    kok bisa-bisanya nyamain RIM sama Google..

    masa jeruk makan jeruk…

  40. @ardian eko: Nexian sdh buat yang namanya Nexian messenger, hape cina tapi aplikasi *mungkin* buatan anak negeri, sayang kalah pamor dari BB

  41. @pipi tau tidak profesional penilaian pipi dari mana… apkah nuntut rim bangun insfrastruktur disini, buka kantor cabang disini sehingga bisa menyerap tenaga kerja indonesia itu yg pipi artikan tdk profesional.

    Atau gara2 Pipi g bisa bbman lagi, nyatanya RIM setuju tuh sama syarat2 dari pa metri.

  42. Pak, mohon dibahas mengenai artikel di http://dhoto.wordpress.com/2011/01/14/rumor-blackberry-di-indonesia-kajian-tentang-penyelenggaraan-tik-lintas-negara-menyoal-batas-wilayah-nkri-dalam-dunia-maya/ yang ditulis oleh staf BRTI.

    Entah gimana ya pola pikirnya orang2 ini, saya nggak ngerti, dengan kata-kata seperti “Batas wilayah NKRI”, “memungut pajak”, dan sebagainya.

    Lalu dibaca di slide terakhir: “siap-siap menstop billing pelanggan”, “fungsi handset BB seperti handset biasa”, dan sebagainya.

    Ini orang2 seperti nggak punya pikiran apa ya, seenaknya sendiri menterminasi layanan yang dilanggan orang tanpa memikirkan konsekuensi nya, dikiranya BB orang seIndonesia dipakai untuk gaul aja ya? dikiranya BBM itu dipakai nya utk tebar-tebar gosip saja ya? Belum tahu ya sekian banyak orang pakai BB untuk kelangsungan bisnisnya. Lalu apa kompensasi pemerintah kepada rakyat kalau layanan BB ini diterminasi?

    Mudah-mudahan orang2 pembuat kebijakan itu masih dianugerahi akal sehat. Kasihan pak saya lihatnya.

  43. Salam…

    Wah ramai banget nih!
    Sebagai warga negara saya mendukung negara Indonesia dong…!
    Bentuk dukungan tersebut bisa saja opini keras yang terasa pedas. Ulasan di atas memang terasa pedas bagi saya. Meski harga cabe sedang mahal!

    Salam…

  44. Setuju dgn @Angger, dan yg bercomment disinipun saya yakin banyak yg mendukung Indonesia. Namun perlu disadari bahwa mendukung itu tidak harus ngikut-ikut bilang YA atas segala kebijakan/ucapan. Namun sayang di~Indonesia tradisi ketika atasan bilang A maka bawahan harus bilang A sudah ditanamkan. Semoga saja Pemerintah lebih arif untuk melihat segala kritikan sebagai masukan bukan ancaman. Jgn sampai terjadi seperti jaman dulu asal tebang ketika seseorang tidak sejalan.

  45. ya udahlah ga usah diributin…wong aku yg pake BB aja ga ambil pusing kok…, biarin aja lah..mungkin pak menteri lg pingin sibuk dikit biar kelihatan kerja…hehehe

  46. Wah, saya gak ngira banyak yang komen (pro dan kontra). Mudah-mudahan kita bisa berkepala dingin dalam berdiskusi. Ada beberapa hal yang ingin saya jawab tapi nanti jadi terlalu panjang. Tidak mengapa ya? Sedikit-sedikit.

    Soal pajak memajak. Dalam transaksi bisnis antara oprator dan RIM tentunya ada faktor pajak di sana. Biasanya dalam kerjasama seperti itu, operator akan menyetorkan pajak dari transaksi itu. Jika tidak, wah … bisa kena audit dong itu perusahaan operator telekomunikasinya. Jadi, pajak (operator dan RIM) mestinya sudah terbayarkan. Kalau mau tahu, ya lihat bukti transaksi antara operator dan RIM itu.

  47. Penjelasannya menarik, sayangnya belum memenuhi logika perpajakan. Ya secara logika, saya yang pengusaha kecil aja ditarik pajak… masak orang luar yang makin kaya dengan produk jualannya gak dimintai pajak, justru ditertawai sama mas Budi gara-gara dimintai pajak sama pemerintah. (terlepas dari operator yang kebakaran jenggot dengan kehadiran BB ini)

  48. Soal penyadapan data. Saya agak aneh juga kenapa kok orang-orang seolah-olah mendukung itu. Sebagai warga (citizen dan netizen) kita harus mempertahankan hak kita sebagai warga negara, dimana pemerintah tidak boleh seenaknya menyadap. [Lihat sejarah perkembangan kriptografi, seperti PGP, yang awalnya dipicu oleh itu.]

    Jika pemerintah memiliki kasus khusus, dia dapat melakukan hal tersebut (penyadapan, dll.) tanpa harus memaksa server di Indonesia. Soal teknis dan hukumnya tidak perlu saya jabarkan di sini karena menyangkut rahasia negara dan para penegak hukum. Saya hanya katakan ini sudah pernah dilakukan oleh para penegak hukum kita dan bisa. Dengan catatan bahwa ini betul-betul kasus yang resmi.

  49. @wrahadi, pola bisnis telekomunikasi (dan juga pos?) yang ada saat adalah senders keep all. jadi yang dapat duit dari pelanggan adalah yang originating. jadi biaya bukan dibagi dua. mengingat bahwa traffic terjadi two-ways, harapannya akan terjadi balance.

    nah, kalau tidak two ways? (nah … itu dia makanya muncul pirate voip/ip tel, dst.)

    tapi ini topik terpisah. lain thread dibahasnya ya.

  50. apakah sudah ada aplikasi semacam BBM buatan Indonesia? jawabannya adalah ADA. silahkan cek in touch-nya kendro.

    catatan: saya tidak tahu ketersediaan (availability) dari aplikasi tersebut karena saya bukan pengguna layanan seperti BBM. cukup SMS saja πŸ™‚

  51. @Pak Budi,

    Tentang kalau yg menyadap data itu orang/pemerintah yg benar-benar BENAR, tidak ada masalah. Kawatirnya ketika berkembang like-dislike kemudian kita ditelanjangi oleh orang yg berkerja di pemerintah untuk keperluan pribadi atau golongan apakah kita akan tinggal diam?

    Good will pemerintahan belum jelas. Terbukti kasus century hilang/dihilangkan, kriminalisasi KPK belum jelas, gayus apalagi (Saya setuju dia dijadikan anggota KPK hehehehe) tapi tetap harus menjunjung tinggi hukum.

    Pis buat semua :p

  52. dr 7 tuntutan kominfo, setidaknya ada 3 yg sudah terpenuhi. pertama, rim sudah buka service centre di jakarta, rim juga sudah buka kantor perwakilan di indonesia dgn nama pt rim indonesia, utk urusan konten lokal sebenarnya itu bukan urusan rim tp urusan developer, walaupun udah dipaksa kalo developer ga ada yg mau bikin ya mau gimana lg…

  53. Saya ingat kasus Carefour yang terkena undang-undang monopoli karena mengharuskan supplier lokal mereka untuk memberikan harga termurah kepada mereka. Apakah supplier2 itu diuntungkan? ya bagaimanapun Carefour menjadi revenue generator bagi mereka, dan mereka tidak punya banyak pilihan untuk menarik pasar. Tapi apakah adil? lucu kah kalo Carefour dituntut dgn UU Monopoli?
    Dalam pandangan saya posisi RIM seperti Carefour dan operator Indonesia seperti supplier di cerita itu. Depkominfo adalah regulator business telekomunikasi dan sekaligus mengadvokasi mereka dalam hubungan dengan pihak eksternal.
    Nah, kita dalam posisi apa mbela-mbelain RIM?
    Blackberry sbg technology kita bela kalo dilarang, tapi RIM sebagai entity capitalist apa untungnya dibela?
    http://dhoto.wordpress.com/2011/01/14/rumor-blackberry-di-indonesia-kajian-tentang-penyelenggaraan-tik-lintas-negara-menyoal-batas-wilayah-nkri-dalam-dunia-maya/

  54. baca artikelnya, agak-agak nyambung. pas baca koemntar-komentarny, malah makin gak mudeng. bukan isi komentarnys sendiri, tetapi bingung aja, kenapa yang memberikan koemntar2 yang agak berseberangan dengan tulisan pak Budi, kebanyakan gak ada tautannya ya? sedangkan yang mendukung, kebanyakan pasti mengikutkan tautan ke website mereka.

    lhaaaah … gak nyambung ya komentarnya. maap …

  55. baca artikelnya, agak-agak nyambung. pas baca koemntar-komentarny, malah makin gak mudeng. bukan isi komentarnys sendiri, tetapi binung aja, kenapa yang memberikan koemntar2 yang agak berseberangan dengan tulisan pak Budi, kebanyakan gak ada tautannya ya? sedangkan yang mendukung, kebanyakan pasti mengikutkan tautan ke website mereka.

    lhaaaah … gak nyambung ya komentarnya. maap …

  56. baca artikelnya, agak-agak nyambung. tapi pas baca komentar-komentarnya, malah makin gak mudeng.

    bingung aja, kenapa yang memberikan koemntar2 yang agak berseberangan dengan tulisan pak Budi, kebanyakan gak ada tautannya ya? sedangkan yang mendukung, hampir semuanya mengikutsertakan tautan ke website mereka.

    lhaaaah … malah lebih gak nyambung ya komentarnya. maap …

  57. whoooa… maaf pak budi, komentar says lolos semua, duuuh sekali lagi amaf pak. bukan maksud hendak menyampah di sini.

  58. Bingung mau ngomong apa, Kalo RIM bisa di kritisi pemerintah soal bandwith mungkin ada bener nya juga pemerintah kita pak. Karna kita (pemerintah) nggak tau sebener nya gimana infrastruktur jaringan nya RIM ini.

    Mungkin awam nya gini kalo RIM bisa ngejual BIS yang berarti kita bisa konek internet, nah, jasa internet ini dibebankan ke Operator ? atau RIM sendiri yang atur ? Kalo memang BIS itu dedicated internet service dari RIM, kenapa dia ga memiliki infrastuktur bandwith untuk Indonesia ?

    CMIIW

  59. hmmm saya kira dari sini bisa dinilai perbedaan pola pikir orang teknik dan non-teknik, tapi tidak etis laaah klo menertawakan kebijakan pemerintah kita, mungkin saja pak mentri kita itu punya pemikiran lain. Seharusnya kita ini saling mendukung,bukan saling menjatuhkan atau merasa sok jago πŸ™‚

  60. Yurisdiksi hukum kita memang tidak menjangkau RIM krn dia bukan operator di Indonesia. Dengan pasar Indonesia yang begitu besar, sekarang Kominfo punya posisi tawar untuk mengutak-atik RIM. Selain karena menarik iuran dari pengguna, RIM menerapkan APN sendiri jadi sebenarnya dialah ISP-nya, sedangkan operator hanya sub-ISP…. saya kira upaya kominfo wajar saja…

  61. menurut saya keliru menyamakan layanan RIM dengan layanan internet lain (google, flickr, rapidshare, etc). perbedaan yang paling nyata adalah, layanan internet selain RIM tidak secara explisit kerjasama dan meyewa saluran khusus dengan operator. siapapun yang konek keinternet lewat jaringan manapun (dan dari device apapun) bisa mengakses layanan tersebut. bayarnya juga langsung. Ini berbeda dengan layanan RIM.

  62. dari dulu tipikal orang indonesia itu emang tukang palak,cobalah main2 ke BKPM (badan Koordinasi Penanaman Modal).Setiap perusahaan asing yg akan berinvestasi di indonesia pasti akan dipalak (melebihi ketentuan) agar dpt mendirikan anak perusahaan mereka di sini.padahal dgn mereka berinvestasi di sini,sdh pasti kita akan diuntungkan (dr segi SDM,teknologi dll)

  63. Tulisan dan debat yang menarik.

    Dari tulisan Pak Budi tentang sistem bisnis RIM, kenapa jadi debat masalah server dan nasionalisme, yah?
    Oh, ya, seperti link dari Affan:
    http://dhoto.wordpress.com/2011/01/14/rumor-blackberry-di-indonesia-kajian-tentang-penyelenggaraan-tik-lintas-negara-menyoal-batas-wilayah-nkri-dalam-dunia-maya/
    Saya masih bingung dengan 10 dollar yang harus dibayar RIM. Berarti ada komponen lain selain 7 dollar tersebut. Apakah bisa dibahas juga di thread lain?

    Dari debatnya aku ingin tahu:
    Jika suatu layanan Internet menaruh server di Indonesia dan di negara lain sebetulnya apa bedanya?
    Saya pengguna Google, Yahoo, Twitter, dan Facebook yang servernya banyak di Amerika Serikat.

  64. Sebenarnya yang membawa layanan blackberry ke Indonesia adalah para operator telekomunikasi di negeri ini sendiri. Sebagai perusahaan yang berkecimpung di bidang telekomunkasi (internet) seharusnya sudah mempelajari dari awal bagaimanana cara bisnis yang dilakukan oleh pihak blackberry, apakah sesuai dengan aturan yg ada di Indonesia. Karena dari awal model layanan mereka memang seperti itu, tidak diubah-ubah. jadi sekarang tahu kan siapa yang bodoh? tidak usah mengatasnamakan nasionalisme atau batas kedaulatan NKRI…. hehehe pisssss

  65. “Kesannya kok Pemerintah menjadi tukang palak (preman).” Selama ini kesannya emang begitu koq….:-)

    Kenapa ya selalu kurang cerdas pendekatannya. Misalnya gak suka BB/RIM ya yang lain promosi yang gencar aja, iPhone/iPad, Android dsb. Atau buat dong layanan alternatif BBM. Nggak usah nyalah-nyalahin orang lain.

    Aneh…..

  66. Buat sahabatku sfwn dan medwinz marilah kita menghargai bangsa kita sendiri …….
    Kalau kita sudah mengatakan bahwa Indonesia adalah bangsa tukang palak, bagaimana dengan pandangan bangsa lain terhadap Indonesia……
    Dalam perdagangan Internasional, pajak termasuk dalam biaya, jadi bangsa kita dagang dengan negara lain juga di pajak, bukannya GRATIS…
    Mohon maaf kalau ajakan saya ini tidak pada tempatnya

  67. 1. Yang pro si tiff tidak tau/paham IT
    2. Yang pro si tiff adalah -mungkin- kader/simpatisan PKS
    3. Yang pro si tiff udah dibutakan nasionalisme absurd
    4. Yang pro si tiff pendukung premanisme
    5. Yang pro si tiff adalah picik/munafik

    Si Gatot (Humas Kominfo) ngomong sendiri kalau di internal Kominfo belum satu suara soal RIM mau dikategorikan sebagai Operator atau bukan. Dan dia bilang sendiri juga kalau si tiff itu udah keburu nyolot di twitter soal RIM.
    Si Gatot sendiri bilang kalau RIM mau dikategorikan sebagai Secondary Operator.
    1 PERTANYAAN sederhana aja, adakah istilah Secondary Operator itu di UU Nomer 36?

    Anda jangan dibutakan oleh nasionalisme semu soal pajak lah, soal harga diri lah, dan segala kebodohan yg dilontarkan si tiff.
    Salah bilang salah, gak usah fanatisme yang ditonjolkan!

  68. Artikelnya sangaaat terlalu menyederhanakan masalah.
    1. BB menarik $7/bln per pelanggan bersih ke 6 operator tanpa pajak tambahan sementara operator2 tsb menanggung semuanya, mulai pajak, customer care, kanal distribusi, promosi + sewa Bandwith ke pemerintah (kira2 1,5M/bln)dan lucunya sebetulnya itu semua di bayar oleh para pengguna BB org Indo yg 2-3jt itu. Intinya BB dapet setoran bersih $7 x 3jt /bln tanpa harus bayar pajak karena dia tidak buka cabang usaha di Indonesia. lain halnya jika dia buka cabang di Indo dia tdk bisa dapat bersih sebesar itu. Bukan masalah pemerintah rakus dgn pajak tapi biar duit rakyat indo lebih banyak berputar di dalam negeri.

    2. BB beda sekali dgn Itunes/IPad apalagi flickr, amazon & blog. Apakah Itunes/Ipad narik duit dari pelanggannya via operator tiap bulan seperti RIM ?? setahu saya ngga lah yauw

    3. Dari sisi keamanan juga tidak ada salahnya pemerintah minta BB buka servernya di Ina karena RIM dgn teknologi enkripsinya sering dimanfaatkan pelaku kejahatan (jaringan narkoba dan terorisme)

  69. Penjelasan yg menarik !
    Komentar dari mbak susan di atas saya menjadikan artikel ini tambah menarik. Thanks to pak BR dan Mbak Susan πŸ˜‰

  70. Soal pajak. Katakanlah mereka belum membayar pajak (yang mana menurut saya sudah), maka dengan mudah mereka akan membayar pajak tetapi tinggal menaikkan deal langganan perbulannya. Jadi mereka akan bilang, karena aturan pemerintah Indonesia maka sekarang mereka tidak mencharge $7/bulan, tetapi $9/bulan. Silahkan operator bayar itu. Operator akan meneruskan biaya itu ke pengguna. Jadi, jika pemerintah tetap ngotot bahwa RIM harus bayar pajak tambahn, maka siap-siaplah pengguna BB bayar tambah.

    Dan … operator juga gak dapat tambahan apa-apa. Kalau operator tetap mau mempertahankan harga yang sekarang (banting-bantingan), maka operatorlah yang akan membayar porsi pajak itu. Unlikely(?) untuk tidak diteruskan ke pelanggan. ARPU tetap saja kecil. Tetap saja merugi dengan layanan BB.

    Model bisnis di internet itu bica macam-macam. Ada pay per use, ada subscribe (yang ini bulanan), ada dibayar oleh iklan, dan seterusnya. Layanan bisa sama, model pembayarannya beda. Jadi apakah sebuah layanan itu dikategorikan satu atau yang lainnya berdasarkan model pembayarannya? (Padahal layanannya sama!)
    BTW, flickr yang langganan juga ada biaya tahunannya (yang bisa dibagi 12 menjadi bulanan).

    Soal taruh server di Indonesia lantas otomatis bisa nyadap? Hi hi hi … lihat dulu protokolnya. Kalau server di sini hanya digunakan untuk meneruskan packet yang encrypted di pusat (atau yang bener adalah encrypted di sisi client) maka percuma saja dong. Kalau orang mau jahat serius, dia pakai end-to-end encryption, maka pemerintah *DAN* RIM pun gak bisa buka πŸ™‚

  71. menarik pak br baca artikel + komentar2nya

    layanan BIS dapat setarakan dengan opera mini kalau di ponsel, request ditangani oleh server opera mini. yang membedakan adalah biaya dan enkripsi.

    sama saja dengan hidemyass atau ninjacloak, menangani dan meneruskan request ke alamat sebenarnya. namanya proxy.

  72. Mas BR dengan RIM buka usaha resmi di Ina tentu pendapatan pajak akan bertambah dan pd akhirnya rakyat Indo juga akan kecipratan (jika tdk ada korupsi lho)
    Bahwa mrk kmd menaikan tarif dari $7 itu silahkan saja terserah hitungan bisnis RIM tentu ia akan menghitung juga dari persaingan bisnisnya dan klo dinaikan akan ditanggung kmd oleh para pelanggan BB yg 3jt itu juga ga masalah itung2 pengguna BB yg sudah diatas rata2 rakyat miskin indonesia karena saking cintanya kepada BB dibanding android dan gadget lain ya nyumbang lebih dikitlah…

    Kelebihan server atau subserver dibangun di wil. hukum Indonesia adalah pemerintah bisa mendapatkan data2 dari RIM yg membantu penegakan hukum dan RIM tidak bisa lagi mengelak dari aturan hukum di Indo setelah dia bangun servernya di Indo tidak sep. sekarang ini bukan masalah pemerintah scr otomatis bisa sadap menyadap seenaknya. Secanggih apapun teknologi enkripsi yg dimilki RIM jika dia berada di wil hukum Indo maka harus mau membantu penegakan hukum di Indo ya klo tidak ya tinggal di tutup saja kok repot sekali..

    Perkara end-to-end encryption itu mah bukan lagi kewajiban/urusan RIM utk mempertanggungjawabkannya.

  73. Jika RIM tidak bayar pajak, berarti transaksi operator selama ini perlu diaudit ulang kali ya? Pendapatan pajak bertambah dari RIM berapa banyak sih? Rakyat Indonesia kecipratan pajan ini? Dream on πŸ™‚ he he he.

    Saya bukan pengguna BB. Bagi saya pribadi, tidak berpengaruh, tetapi bagi *banyak* orang dan juga the future of tech companies in Indonesia akan berpengaruh. Silahkan bu Susan bicara dengan pengguna BB deh. Saya sendiri sendiri lebih suka melihat pemerintah ngurusi yang > 100 juta orang ketimbang yang 2 atau 3 juta ini.

    Soal penyadapan data, suatu saat saya akan cerita mengapa ini usaha yang diusulkan ini sia-sia. Futile. Ada cara-cara lain yang lebih efektif.

  74. Ya 3jt itu masih kecil.. Pemerintah sebagai regulator membuat aturan bukan kaya tukang dagang klo sudah besar baru dipalakin klo masih kecil dibiarin dulu..
    Saya kira RIM sendiri mau mematuhi itu dan tidak kebakaran jenggot seperti org2 diluar mrk.

    Semua perlu diurusin tidak hanya yg besar2. Sayangnya di negeri ini apapun yg diurusin selalu dicaci maki.. ibarat penonton main bola..

    Tidak ada yg sia2 jika org sedang berusaha membangun sesuatu yg baik masalah kurang efektif dan sebagainya itu adalah bagian dari proses yg tentu saja akan terus diperbaiki. Proses itu tidak perlu selalu harus sempurna seketika apalagi teknologi itu dinamis selalu berubah dan tidak perlu dihujat habis2an. Berikanlah apresiasi yg proporsional walaupun belum sempurna sambil memberikan masukan. Tunjukan rakyat Indo rakyat yg maju tapi punya jiwa yg besar dan bijak.

  75. Saya mungkin tidak sepenuhnya sependapat dengan Anda, tetapi saya pikir kasus seperti ini hanya membuang energi kita semua. Saya melihat masalah ini bukan tentang malu atau lucu, tapi seberapa produktif kebijakannya. Lebih baik kalau Kominfo mengusulkan regulasi yang menjaring semua perusahaan yang sesuai kriteria tertentu, sebuah sistem baku yang objektif. Kalau satu kena harusnya semua kena, kalau tidak maka tidak ada yang kena. Itu baru adil. Kalau hanya tuntutan seorang menteri tentu itu tidak menarik, itu sama saja meletakkan RIM setingkat dengan Kominfo. Langkah ini tidak elegan.

    out of topic….
    Bagi saya, KOMINFO lebih bijak bekerja untuk memajukan teknologi komunikasi kita. Internet sekarang masih mahal dan lambat, komunikasi masih mahal dan tertinggal, masyarakat mencari solusi sendiri-sendiri, itu lebih penting untuk mendapatkan solusi. Saya pikir pornografi bukan masalah IT, tapi masalah moral dan pendidikan dalam keluarga jadi bukan fokus IT. Cara-cara seperti ini hanya menguras energi kita semua, tapi tidak akan efektif. Lebih baik kominfo blokir sinetron-sinetron tidak bergizi itu, blokir iklan kondom itu, hentikan siaran-siaran televisi kita yang sudah membudayakan kekerasan dalam tayangan-tayangan anak-anak kita. Kami ini tidak setiap hari lihat internet, tapi anak-anak kita sudah melihat televisi sejak mereka membuka mata.

  76. buseeet dah. eh kalo boleh tau, misal RIM buka server di Indonesia, dia bakalan butuh berapa tenaga kerja si? palingan ga nyampe 100 dan itu PASTI lulusan minimal s1 dan dari jurusan tertentu. kalo emang mau usahain nyerap tenaga kerja, suruh aja buka pabrik. tuh lebih banyak nyerap tenaga kerja. lagian yakin deh, kalo pun buka di INDO, teknisi2 nya pasti banyakan orang luar. nyerap tenaga kerja kan juga diliat kompetensinya juga.

    memperjuangkan hak apa?? wong dia sendiri juga pake BB gt. lucu deh tu orang

  77. ane rasa bang budi nggak nyambung dengan masalah yang sebenarnya , bukanya yang inti permasalahan-nya dalah masalah secure data.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s