Gaji?

Sedih juga melihat orang yang meributkan soal gajinya. Bisa dimengerti kalau gaji yang bersangkutan masih berkisar di UMR. Tapi kalau gajinya sudah lebih dari kebanyakan orang? Kenapa masih ribut juga?

Ada birokrat yang membandingkan gajinya dengan gaji pengusaha. Ya jelas beda. Kalau mau gaji besar seperti pengusaha yang sukses, ya jangan jadi birokrat. Oh ya, tapi perlu diingat, lebih banyak pengusaha yang gagal dibandingkan pengusaha yang sukses. Jadi ada risiko yang harus dihadapi oleh pengusaha. Demikian pula ada dosen (guru) yang juga membandingkan gajinya dengan pengusaha atau birokrat di kelas atas. Jika ingin kaya dengan harta, ya jangan jadi dosen atau guru dong.

Orang-orang yang sukses umumnya tidak memikirkan uang / gaji / penghasilan. Penghasilan ini merupakan by product.

Saya teringat perkataan Steve Jobs dalam sebuah dokumenter PBS, Triumph of the Nerds. Dia berkata:

“I was worth over a million dollars when I was twenty-three, and over ten million dollars when I was twenty-four, and over a hundred million dollars when I was twenty-five, and it wasn’t important, because I never did it for the money.”

Demikian pula kalau kita lihat orang-orang sukses lainnya. Mereka menjalankan tugasnya tanpa mempermasalahkan pendapatannya.

“Follow your passion. Do what you love, and the money will follow. Most people don’t believe it, but it’s true.” — Oprah Winfrey

Saya tidak mengatakan bahwa uang tidak penting, tentu saja ini penting, tetapi dia bukan segala-galanya. Gaji juga demikian. Yang cukup saja. Tidak usah mengiri kepada orang lain.

28 pemikiran pada “Gaji?

  1. Kalau saya sih nggak mau gajian pak, tapi maunya diberi rizki yang cukup. Cukup buat ada tempat tinggal yang decent, cukup buat ada transportasi yang decent, cukup buat ada barang oprekan yang decent, yang kesemuanya dipakai untuk berdarmabakti kepada sesama manusia utk dapat redho Allah SWT. Kalau gaji kebanyakan toh hisab di akhirat juga susah.

  2. Kalau menghitung-hitung penghasilan, kita sebenarnya pasti gak ada cukupnya (kalau mengikuti hawa nafsu). Selalu merasa kurang.

    Ya betul, pak Budi kita cukupkan saja. Ikhlas. Tidak ngiri sama orang lain. Allah sudah menetapkan (kematian, rezeki, dan pasangan) sebelum kita lahir ke dunia kok.

  3. Perkataan Oprah “Follow your passion. Do what you love, and the money will follow. Most people don’t believe it, but it’s true.” pernah menginspirasi saya saat pertama bekerja dulu. Setelah falsafah ini dijalani, ya memang benar begitu.

  4. Mantap…!
    Gaji kalau dihitung2 ya memang selalu kurang dibanding keinginan nafsu.
    Syukur memang wajib.
    Menghitung2 kontribusi dan manfaat itu yang penting.
    Jika kurang, mari beramal.
    Jika cukup, mari bersyukur.
    Matur suwun.

  5. sebuah quote dari seorang dosen itb yang saya ingat sampai sekarang
    “Gaya hidup harus menyesuaikan dengan gaji. Jika gaji harus menyesuaikan dengan gaya hidup, tidak akan pernah cukup.”

  6. Makasih, Pak Budi. Tulisan yg sangat bagus, dan menyadarkan saya lagi. Ada orang yg senantiasa melihat ke atas, akibatnya ia berani menilep di kantornya sendiri, dan tau kan akibatnya? PENJARA.

  7. Setuju Mas, bekerja sesuai dengan hobi kita dan tanpa paksaan membuat kita tidak seperti sedang bekerja.
    Tapi realitanya agak sulit dicapai Mas. Steve Jobs mungkin salah satu orang yang beruntung. Applenya berhasil. Tapi saya kurang setuju dengan statementnya Steve Jobs dalam film “Pirates Of Silicon View” yang bilang kuran g lebih ” Good artist copy , Great artis stole” atau itu cuma karangan penulis naskah aja.

  8. “Pirates of Silicon View (Valley?)” itu film yang diadaptasi dari dokumenter PBS, “Triumph of the Nerds”. Steve Jobs yang beneran ada di dokumenter PBS itu.

    Mengenai kutipan “good artists copy, great artists steal”, yang mengatakan itu aslinya adalah Picasso. Memang itu dikutip oleh Steve Jobs.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s