Mematuhi Peraturan

Baru saja saya turun dari pesawat. Ketika pesawat baru saja mendarat dan belum juga berhenti, langsung safety belt dibuka. Ceklak. Ceklek. Padahal sudah diberitahu bahwa safety belt harus tetap digunakan sampai pesawat berhenti secara sempurna. Bahkan, lebih saktinya lagi, ada yang langsung berdiri mencoba membuka tempat barang di atas. Seperti naik angkot saja. he he he.

Hal yang sama terjadi juga dengan penggunaan handphone. Begitu pesawat touch down langsung terdengar handphone nyala. Padahal aturannya handphone baru boleh dinyalakan setelah sampai di terminal.

Parah …

21 Comments

  1. Kadang suka kesel saya kalo ketemu situasi kayak gini pak, tapi ya susah juga..
    Kalau saya perhatikan orang-orang yang kelakuannya begini biasanya gampang emosi, ditegur sedikit marah..
    Jadi daripada saya bikin masalah untuk diri sendiri berharap bahwa nggak akan terjadi hal yang buruk saja. Tidak tahu harus ngapain..

  2. dach umum di sini itu, pak. saya lebih pilih tunggu sampe semua turun, +/- 10 menit. keluar pintu kedatangan lebih dulu dari mereka karena karena nggak ada bagasi 😛 selisih dari yang paling duluan keluar ama yang paling belakang saya kira nggak beda jauh. mungkin karena faktor kebiasaan 🙂

  3. hahah.. Klo saya akhir2 ini sering iseng bunyiin aja .. Tapi enggak dilepas.. Soalnya yg lain juga udah cetak2. Aneh.. Jg ya.. Kayak hp udah dikasih tau .. Blum boleh dinyalain tutup aja startup sound nokia dimana2 .. Untung yg suka ngudut nggak langsung ngudut disitu..

  4. Orang kita sangat menghargai waktu dan kompetitif. Hitungan detik sangat berharga, jangan sampai keduluan yang lain :).

    Begitu landing, HP mesti aktif. Telp, SMS, update di SocMed biar penjemput bisa tau. Arival style biasanya sangat Indonesia, penjemput tidak berpatokan pada jadwal tapi merespon konfirmasi.

  5. banyak yang ga ngerti bahwa itu tujuannya untuk keselamatan sih pak. pihak airlines juga kurang informatif tentang hal ini. apa mungkin mereka juga banyak yang ga ngerti? 😛

  6. Kebiasaan orang kita, tapi kayaknya hanya di dalam negeri saja Pak. Klo mereka ke LN bisa disiplin (TAKUT KALI DIBILANGIN NORAK) 🙂
    Atau karena dilarang, biasanya semakin dilarang semakin dikerjakan…..
    Ya Tuhan, sadarkanlah bangsa ini agar terbangun dari tidur lelapnya…Amiiinnn

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s