Teknik Survey Online?

Mahasiswa saya sedang mengumpulkan data untuk penelitian dan membutuhkan pendapat orang melalui survey. Saya pernah lihat mahasiswa lain melakukan survey di internet dan hasilnya tidak begitu sukses. Maksudnya, orang malas untuk mengisi/ikut serta dalam survey. Tidak ada insentif.

Apakah ada yang tahu teknik / tips melakukan survey secara online? Apakah ada tools / situs web atau cara tertentu yang membuat kita mudah untuk melakukannya?

16 pemikiran pada “Teknik Survey Online?

  1. Betul Pak, FB ada. WordPress juga ada, sepertinya, fasilitas polling.

    Menurut saya, yang terpenting, ya harus ada insentif itu.

    Salam…

  2. Toolnya bisa menggunakan spreadsheet dari google.

    Kalo teman saya (mahasiswa ProbStat Pak Dimitri) menggunakan teknik survey berhadiah — isi survey langsung dapat pulsa, hehe. (tentu saja di form survey ada isian no. Hape-nya.)

  3. insentif pilihan pertama, kedua memakai jasa polling yang sudah ternama mungkin, kedua ya mulai sejak dini membangun citra sehingga ketika kita bertanya banyak yang ikutan

  4. menurut saya survey online emang ga terlalu efektif. apalagi kalau yg mengisi identitasnya tdk jelas. bisa aja cuman iseng.
    ada hadiahnya pun ga terlalu membantu.

  5. saya punya account di sebuah web survey online…
    dia ngasih hadiah poin setiap menyelesaikan sebuah survey…
    setelah poinnya terkumpul sekian banyak, bisa ditukar dengan macam-macam voucher, mulai dari voucher KFC, Carrefour, dll..
    lumayan buat tambah2an sambil iseng…hehe..

  6. surveymonkey.com ,pak

    tapi memang kelemahan dari survey online ini adalah kita tidak bisa melihat korelasi dari jawaban-jawaban dari pertanyaan yang berbeda. apakah berkorelasi positif/negatif/tidak sama sekali. lagipula, kita tidak bisa melihat hubungan sebab-akibat antar jawaban-jawaban tersebut.

  7. kalo sepengalaman saya tergantung pendekatan kita ke responden pak, saya pernah melakukan survey “iseng” dan alhamdulillah dalam 2-3 jam saya mendapatkan lebih dari seratus responden, caranya dengan mengirimkan message dan private message di messenger dan social network yang ada, dan di message per-orang,

    agak ribet dan perlu kesabaran juga sih pak…hehehe tapi intinya yang penting adalah responden merasa dibutuhkan, jadi pendekatannya harus personal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s