Spam Gara-Gara Pakai Software Tidak Original

Baru-baru ini saya terlibat dalam diskusi terkait dengan email spam, yaitu email yang tidak kita kehendaki (unsolicited email) dan biasanya berisi iklan. Pasti Anda sudah pernah mendapatkan email spam kan? Menyebalkan sekali.

Permasalahan dengan spam adalah dia menghabiskan jalur internet kita dan juga menghabiskan waktu (dan atensi) kita. Pagi-pagi buka email, banyak spam. Delete-delete spam, eh … sudah siang lagi. Yang lebih berbahaya adalah email spam sering disusupi dengan malware, malicious software.

Malware bisa berbentuk virus dan trojan horse. Jika trojan horse sudah terpasang di komputer kita, maka komputer kita bisa dikendalikan dari jarak jauh (istilahnya adalah zombie). Setelah jadi zombie, dia bisa digunakan untuk menyerang komputer lain dan juga bisa digunakan untuk mengirimkan email spam lagi. Ini menjadi sebuah siklus yang memperkuat jumlah email spam. Sementara kita tidak sadar bahwa komputer kita menjadi bagian dari kejahatan.

Salah satu penyebab rentannya keamanan komputer ternyata adalah pengguna tidak memperbaharui (update) sistem operasinya. Secara berkala ditemukan kelemahan pada sistem operasi dan ada obatnya dalam bentuk service pack atau patch. Update akan memasang service pack atau patch ini. Update ini dapat dilakukan secara otomatis melalui internet. Hanya saja update ini hanya bisa dilakukan oleh produk yang 100% original. Tentu saja. Bagi yang tidak menggunakan produk 100% original, terpaksa sistemnya tetap berada dalam kondisi yang rentan (dan tetap menjadi sumber meluncurkan spam). Ini menjadi masalah besar yang kemudian menjadi masalah bagi orang lain juga. Untuk itu, gunakan produk yang 100% original.

Iklan

16 pemikiran pada “Spam Gara-Gara Pakai Software Tidak Original

  1. Kalau saya sedikit bingung dengan judul nya Pak, karena bisa di artikan bahwa yang mengirim spam adalah pemilik atau bagian dari pemilik produk yang kita pakai,
    Tetapi setelah melihat isi nya jadi mengerti, nice post Pak, bikin penasaran.

  2. Ini ditujukan bagi penyedia layanan email untuk menggunakan OS yang asli ya?

    Soalnya kalau untuk saya, yang menggunakan email gratisan, mau pakai OS bajakan atau asli, tidak ada bedanya. Saya tahu karena di komputer, saya menggunakan Kubuntu dan Windows (bajakan..rada malu ngomongnya..hehe). Dan hasilnya tidak berbeda.

    Yang terpenting sih bukan masalah orisinalitas OS-nya, yang kadang iklan2nya terlalu mengada-ada, tapi memisahkan penggunaan email.

    Saya punya 3 buah email. 2 email u/ hal2 yg pribadi. 1 email untuk mendaftar ke berbagai situs. Email yang terakhir ini yg sering dibanjiri spam. Sedangkan 2 email lain yg jarang di publish, ga pernah/jarang spam yg masuk.

  3. Kalau ada yang 100% original, berarti ada yang 90% original juga dong Pak…???
    Kalau software bagaimana caranya he3x…
    Maaf Pak just kiding

  4. Setahu saya, linux bisa dan boleh di-customized, dan bisa diupdate melalui repository server induknya (misal: ubuntu atau debian) yang tersedia. Apakah linux yang sudah di-customized itu tetap 100% original atau tidak?
    Lalu apa definisi 100% original dengan adanya konteks customized linux?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s