Keynote on Computational Intelligence

Pagi tadi saya ditelepon dan diminta untuk jadi keynote speaker pengganti di sebuah seminar. Keynote speaker-nya mendadak tidak bisa hadir padahal acaranya adalah hari ini. Kebetulan waktu yang diminta ternyata saya bisa. Jadi langsung saya sanggupi dan saya siapkan materi presentasinya.

Ini dari keynote saya adalah ada beberapa topik penelitian masa depan yang terkait computational intelligence. Yang pertama adalah hal-hal yang terkait dengan dunia jejaring sosial. Saya melihat dunia jejaring sosial akan mirip dengan dunia nyata. Di sana ada kehidupan dan tentunya akan banyak masalah (sosial). Pemahaman atas masalah sosial ini mungkin dapat dipahami dengan menggunakan model yang dapat dipecahkan dengan menggunakan computational intelligence.

Barricelli’s universe saya ambil sebagai contoh untuk menjelaskan betapa belum mengertinya kita tentang banyak hal. Barricelli membuat penelitian di tahun 1954 – sebuah simulasi yang dijalankan di atas komputer pertama ketika von Neuman dan kawan-kawan sedang tidak menggunakan CPU cycle-nya – tentang sebuah digital paleontology. Hasilnya cukup menarik. Ada kode dari Barricelli yang tidak dimengerti operator dan belum dijalankan. Ini menunjukkan betapa belum mengertinya kita.

Kemudian saya menunjukkan penelitian twitter kami, yang mana kami mencoba memahami struktur jejaring yang dibentuk oleh orang Indonesia di dunia twitter. Saya tampilkan program kecil yang sedang berjalan dan hasil penelitian sebelumnya. Cukup menarik rasanya.

Yang kedua, salah satu hal yang menarik dari layanan jejaring sosial adalah games. (Games tentu saja tersedia di luar jejaring sosial.) Games sekarang semakin menarik dengan kemampuan artificial intelligence yang membuat pemain ingin kembali main.

Wah, saya lupa juga untuk mengangkat topik layanan Siri yang terbaru ya.

Hal terakhir yang saya singgung adalah dunia security. Model computational intelligence dapat digunakan untuk mendeteksi serangan atau penyusupan dengan mencari pola serangan dari log intrusion detection system (IDS). Hasilnya memang belum terlalu menggembirakan meskipun dapat dikatakan positif.

Begitulah kira-kira apa yang saya sampaikan dalam keynote tadi siang.

10 Comments

  1. nice keynote paaaak budi! saya sangat tertarik dengan tulisan bapak tentang latar belakang RUU PTI…naah kan skrg lagi marak tentang kasus pencurian pulsa oleh content provider, bagimana komentar bapak sebagai salah stu perancang UU ITE pak? 🙂

  2. sebetulnya ada slidenya. tetapi karena saya pakai gambar yang saya comot dari sana sini dan kelupaan untuk pasang sumbernya, jadi gak berani rilis ke publik. nanti saya perbaiki dulu slidenya (pakai contoh sendiri)

  3. Saya masih belum menangkap hubungan computational intelligence dengan jejaring sosial di blog post ini. Kok mirip dengan tema network, complexity, dan agent-based modelling, yah?

    Penelitian twitter itu maksudnya menggunakan computational intelligence berupa bots?

    Penggunaan bots juga dilakukan oleh spammer.

    Semoga slide-nya bisa kubaca.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s