Twitter: Kuantitas atau Kualitas

Saya ingin membuktikan sebuah hipotesa (tentang twitter) bahwa

kuantitasa lebih penting dibandingkan kualitas

Kalau saya meng-twit lebih sering, saya akan lebih banyak mendapatkan follower meskipun kualitas twitter saya biasa-biasa saja. Nah untuk itu saya telah membuat sebuah account twitter baru, yang akan saya gunakan untuk banyak meng-twit. Akunnya adalah @buditweet. Saya akan coba bandingkan dengan account saya lainnya. Pokoknya yang ini mau saya pakai meng-twit banyak ๐Ÿ™‚ย  Saya akan lihat seberapa cepat akun baru ini melibas akun yang lama.

Nanti secara berkala saya sampaikan hasilnya seperti apa. Tulisan serupa ini sudah saya tampilkan di blog saya yang bahasa Inggris.

Iklan

13 pemikiran pada “Twitter: Kuantitas atau Kualitas

  1. Wah keren Pak. Mungkin lebih valid kalo bikin dua akun baru sekalian, satu dengan twit banyak (eksperimen) dan satu dengan twit sedikit (kontrol)

    Saya ngga punya akun twitter tapi baca twit teman2 (dekat) pake Feed Reader. Pengalaman sih, teman2 yg nge-twit-nya sehari belasan sampe puluhan malah saya males bacanya, walopun yang dia tulis biasanya menarik. Justru yang nge-twit-nya dikit2 (dan menarik) pasti langsung saya baca

  2. Menurut saya kuantitas follower ditentukan oleh popularitas seorang twiter, kualitas hanya nilai plus dari populeritasnya. gmn sepakat pak? hehehe..

    ditunggu analisisnya pak.

  3. Pasti kualitas. Liat aja orang yang tweetnya udah diatas 20ribuan, tapi followernya gak sanggup nyamain follower @poconggg yg udah hampir 2 juta follower. Itu karena kualitas tweet @poconggg oke banget

  4. Untuk supaya lebih otentik lagi, nama akun nya dibuat yang bener-bener baru pak. Dan tidak sering diretweet oleh akun yang sudah terkenal @rahard. Sehingga hasil hipotesa ini mungkin bisa diterapkan nantinya oleh ‘seseorang’ yang’ bener-bener baru’ di twitter.

    Tapi tetap saya menunggu hasil hipotesanya pak ๐Ÿ™‚

  5. Saya malah sudah bosan dengan twit, tepatnya males twit-twitan, begitu juga dengan facebook. Entah kenapa … bisa dihipotesiskan pak … ๐Ÿ™‚
    Sehingga nantinya bisa dikelompokan, apa alasan suka ngetwit, dan kenapa org gk suka ngetwit …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s