Dibeli Untuk Dimatikan?

Baru saja ada kabar tentang instagram dibeli oleh facebook. Bagi pembuat instagram ini berita baik. Soalnya dibelinya juga dengan tidak murah, alias US$ 1 milyar. Pendirinya langsung kaya raya. Bagaimana dengan pengguna instagram?

Sebagai pengguna layanan tersebut, pengguna boleh was-was. Pasalnya kita tidak tahu bahwa layanan itu dibeli untuk dibesarkan (dan kemudian dijual lagi?) atau dibeli untuk dimatikan (karena dianggap sebagai pesaing atau menguntungkan pesaing). Ada yang mengatakan dulu snaptu dibeli oleh facebook karena snaptu banyak meningkatkan pengguna twitter, yang notabene dianggap sebagai musuh dari facebook. Saya dulu rajin menggunakan snaptu di handphone sampai akhirnya dia hilang dan harus menggunakan facebook di handphone. Grrr…

Ada banyak cerita lain yang sejenis, seperti delicious yang dibeli oleh Yahoo! tetapi Yahoo! sendiri sudah memiliki layanan bookmark. Akhirnya delicious juga hilang.

Jika Anda pendiri perusahaan seperti yang diceritakan di atas, bagaimana perasaan Anda? Senang (karena dapat banyak uang)? Sedih karena ide Anda, your baby, dibeli untuk dimatikan?

Iklan

24 pemikiran pada “Dibeli Untuk Dimatikan?

  1. Kalau duitnya dalam jumlah besar, gk masalah pak.
    Tinggal cari ide lain lagi, bikin “baby” lagi …
    Dan kalau perlu, kerjaanya cuma bikin “baby” kemudian dijual lagi. 🙂

  2. Kalo untuk masalah di matikan, aku kurang setuju dan bahkan tidak setuju. Meskipun aku tidak menggunakan/memakai instagram…
    Bersaing yang adil itu lebih baik

  3. Koprol juga kayaknya jadi korban yg beginian. Tapi kalau nilai pembeliannya sebesar Instagram, kayaknya yg punya bisnis ga perlu pusing Pak. Tinggal buka startup lagi.

  4. Orang-orang kebanyakan skeptis sm facebook, padahal yang aneh-aneh itu pengguna facebook, bukan facebooknya. Instragram bukan rival yang perlu dimatikan, sama sekali gak mengancam facebook. Tujuan akuisisi jelas, instagram kalo cuma dikelola 13 orang yang dulu bakal susah berkembang, sedangkan di facebook itu gudangnya expert-expert, sama kayak di google dan apple

  5. Tentu saja sedih mas,,,perusahaan itu adalah cita2 kita dan kalau dilihat dari perjuangan untuk membesarkannya sangatlah berat. Pasti akan sangat kecewa berat dengan tindakan yang diambil oleh pembelinya bila sang pembeli tersebut mematikan apa yang telah kita bangun..

  6. ya begitu lah kalo perusahaan raksasa mah duit banyak tinggal nyaplok aja, maen akusisi saja… trus kita nya sebagai owner juga sih,jgn terlalu kemaruk sm harta dan rayuan para petinggi perusaahan mereka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s