Membaca == Tidak Produktif?

Baru saja saya mau mengambil buku untuk dibaca, tetapi tidak jadi. Entah kenapa ada perasaan kalau hanya membaca buku saya merasa tidak (kurang) produktif. Saya yakin perasaan saya ini salah, tetapi perasaan ini susah untuk dilawan. Waaah.

Dalam hati saya, kalau yang produktif itu yang menghasilkan sesuatu. Menulis produktif karena ada hasilnya, apapun yang ditulis. (Termasuk ngeblog ini tentunya.) Ada banyak hal lain yang juga produktif.  Kalau membaca menghasilkan apa ya? Apalagi kalau yang dibaca “hanya” karya sastra. Padahal saya suka membaca. Nah lho.

Atau … biarkan saja mood “unproductive” ini berlangsung ya? Yang penting membaca. Begitu?

18 pemikiran pada “Membaca == Tidak Produktif?

  1. Menurut saya produktifitas hasilnya tidak selalu harus terlihat. Seperti membaca buku yang menginspirasi membuat kita jadi lebih bersemangat… blah blah blah 🙂

  2. menurut saya, membaca itu 1/2 produktif pak, tapi kalau habis membaca disampaikan ke orang lain, atau ditulis dalam blog, diringkas atau hasil membaca tadi diimplementasikan baru produktif…saya tinggal di jogja, namun saya paling BENCI dengan ‘gerakan membaca’ tanpa di tambahi ” GErAKAN MENULIS /Berkarya’

  3. membaca itu produktif karena itu entertainment. kan kita juga perlu istirahat supaya bisa kerja lebih produktif. setidaknya, membaca nambah ilmu dan ngasih kita inspirasi untuk berkarya. kalo main game, itu lebih ga produktif.

    tapi kalo kita baca terus, lama2 otak kita saturated juga. selain itu, kalo poin2 yang kita baca sama terus, itu juga ga terlalu produktif

    intinya, otak itu sama kayak makan. harus ada balance antara input dan output.
    kalo otak kita bilang “pengen baca”, ya baca aja. itu berarti otak kita lagi mau input. nanti lama2 bosen sendiri. tiba2 otaknya bilang “ayo do something”.

  4. membaca pekerjaan yang produktif, namun tidak seperti makan sambel langsung terasa pedasnya. Membaca akan membentuk orang yang tidak tahu menjadi tahu. Saya sendiri belajar membuat blog dari membaca, bukankah membaca produktif Pak? hehehe..
    Salam.

  5. membaca itu tidak produktif, pak
    jadi JANGAN MEMBACA!!

    – Jangan membaca yang membuat kita tidak (merasa) lebih produktif setelah membaca (secara hardskill)
    – Jangan membaca apa yang tidak dapat mendorong kita menjadi lebih produktif (secara softskill)
    – Jangan membaca yang tidak penting, atau tidak menarik, yang tidak membuat kita produktif membaca
    – Jangan membaca pelan2. Karena membaca pun membutuhkan waktu, semakin lama membaca semakin banyak waktu yang digunakan, efektif membaca, jika perlu lakukan skimming dan speed reading

  6. klo kata saya, asal dari membaca bisa keluar ide baru untuk dituliskan, baru membaca disebut produktif, pak. hehehehe :d

  7. waawhh…justru saya sedang giat2nya membaca buku nu tebel2 untuk kebutuhan menulis thesis… 😀 , mungkin klw untuk hal ini pengecualian saja kali yaa 🙂 ( baca : baca komik marvel, what if, dll )

  8. membaca itu penting mas. kayak sekarang saya banyak membaca artikel baik mas punya atau yang lainnya. setelah membaca, akan mendapat pengetahuan, ide. nah dari ide tersebut, kita bisa membuat sesuatu. kira-kira begitu pendapat saya. hehe. salam kenal yah.

  9. Kata Einstein, “Seseorang yang membaca terlalu banyak dan menggunakan otaknya terlalu sedikit akan menjadi kebiasaan malas berpikir”.. Bukannya jadi tidak produktif, malah kontra produktif pak, itu sih kalau membaca terlalu berlebihan..

  10. Membaca produk (iklan), hehehe…
    Membaca itu meningkatkan potensi, termasuk meningkatkan potensi untuk berkarya (baca: produktif). Biasanya dari membaca timbul ide-ide baru, dll…

  11. kalau buat aku membaca itu sebagai hobi menambah wawasan dan juga menambah banyak kosakata dan juga bisa pintar dan tepat untuk berkomunikasi

  12. Ada kalanya memang begitu pak…well daripada merasa “berdosa” menghabiskan waktu dengan membaca, blog terbengkalai, kerjaan numpuk, dll ,,ambil positifnya aja,,,sesuatu yang kita dapat berupa ilmu ngambilnya by enjoy aja,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s