Tag

,

Banyak orang yang mengira pekerjaan dosen itu gampang. Maka banyak orang yang bercita-cita menjadi dosen. Misalnya ada kawan yang bekerja di industri kemudian mengatakan bahwa dia ingin jadi dosen. Belum tahu bahwa jadi dosen atau guru itu tidak mudah.

Salah satu masalah yang dihadapi ketika menjadi dosen adalah konsistensi dalam mengajar. Untuk hadir satu atau dua kali di kelas itu mudah. Yang susah adalah datang 15 kali berturut-turut. Setiap minggu hadir di kelas! (Bahkan kalau jadi guru, setiap hari!) Ini tidak mudah. Banyak orang yang diundang untuk memberikan presentasi dalam seminar kemudian mengira dia akan berhasil untuk menjadi pengajar. he he he. Baru setelah mengajar sungguhan kerasa deh bahwa komitmen mengajar itu tidak mudah.

Mungkin karena itu atau alasan lain, ada dosen yang kemudian kehadiran mengajarnya belang bentong. Bukan itu saja, mengajarnya juga asal-asalan. Asal hadir. Asal memenuhi SAP. Dia tidak mengajar dengan passion. Tidak punya empati terhadap (maha)siswa. Jadi sang dosen menggerutu ketika hadir di kelas. Sementara itu pada saat yang sama, mahasiswa juga menggerutu hadir kuliah. Jadi kenapa keduanya tetap hadir di perkuliahan? Sama-sama menyiksa diri. he he he.

Jadi Anda masih ingin menjadi dosen / guru? Bagaimanakah dosen-dosen Anda sekarang? Apakah mereka memiliki jiwa mengajar?

Saya sih senang mengajar. Dalam hati saya berkata, “hari ini mahasiswa akan saya jerumuskan ke mana ya?” he he he.