Tag

, , ,

Hati-hati jika “berbicara” – lebih tepatnya, menulis – di dunia maya. Apa yang kita tulis di facebook, twitter, blog, dan sejenisnya adalah sama kalau kita berbicara di ruang publik. Baru-baru ini terjadi kasus di Singapura.

Seorang pegawai dari NTUC, Amy Cheong, mengutarakan perasaan kesalnya di halaman facebooknya. Perasaan kesal ini dianggap berbau SARA dan kemudian berakibat dipecatnya dia. (Lihat beritanya di sini.) Prosesnya juga sangat cepat sekali. Padahal mungkin yang bersangkutan tidak berpikir bahwa kasus ini akan berakibat pemecatan.

Kasus yang sama juga pernah terjadi di Indonesia. Itulah sebabnya kita harus berhati-hati dalam berbicara di dunia maya ini. Ternyata pernyataan “blog aing, kumaha aing” (Sunda, yang artinya “blog saya, terserah saya”) tidak dapat digunakan. Waduh.