Tag

, ,

Sering saya melihat orang mengambil makanan yang berlebihan di acara-acara kondangan atau makan-makan. Kemudian makanan ini tidak dia makan sampai habis. Sementara itu tamu yang datang belakangan kehabisan makanan. Mengapa orang-orang ini mengambil makanan yang berlebihan dan tidak secukupnya saja? Saya mendapat kesan seperti tidak mau rugi.

Hal yang serupa terjadi di restoran, yang mungkin bersifat all you can eat atau kalau dibayari. Ngambilnya juga banyak-banyak dan tidak habis juga.

Ternyata hal serupa terjadi di dunia digital. “Wah ini ada 2GB sisa kuota. Bagaimana menghabiskannya?” Lantas download hal-hal yang tidak penting dan tidak akan digunakan hanya untuk menghabiskan kuota. Mengapa harus dihabiskan? Aji mumpung?

Saya menduga kita hidup di dunia yang serba kurang. Begitu kita berhadapan dengan situasi yang berlimpahan maka kita justru kebingungan. Bagai seorang anak yang tidak pernah permen, tiba-tiba masuk ke toko permen dan boleh makan sepuasnya. Malah bingung …