Tag

,

Salah satu permasalahan yang kita hadapi adalah transportasi. Di Bandung mulai terjadi banyak kemacetan seperti di Jakarta. Bagaimana solusinya?

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penggunakan kendaraan umum (public transportation). Ini sebetulnya dapat dilakukan secara teori tetapi entah kenapa banyak sekali halangannya. Saya bukan ahli transportasi sehingga saya tidak ingin membahas ini secara detail. Yang ingin saya bahas adalah banyak orang yang melihat negara lain untuk mencari solusinya. Ini tentu saja tidak salah. Selama ada solusi, kemana saja mau belajar tidak masalah.

Satu hal yang sering dilupakan adalah solusi yang menerapkan karakter, kebudayaan, atau kebiasaan setempat. Sebagai contoh adalah ojek. Fenomena ojek tidak dikenal di Amerika, misalnya. Kalau kita mengusulkan orang Amerika agar menerapkan ojek, maka kita akan dianggap gila. Padahal di Indonesia, ojek adalah solusi yang nyata. Ini yang saya maksud dengan solusi berkarakter lokal. Jangan paksakan kita dengan solusi dari tempat lain – yang bisa jadi sangat bagus akan tetapi sulit untuk diterapkan di kita.

Masalah transportasi merupakan satu hal. Ada masalah-masalah lain yang serupa (buang sampah sembarangan, tidak mau ngantri, dan masih banyak lainnya.). Usulan saya, jangan sisihkan ide-ide aneh yang mencoba menerapkan karakter lokal.