.ID vs .COM

Kemarin ada diskusi (lagi) mengenai domain “.ID” dan “.COM”. Mengapa lebih banyak orang Indonesia menggunakan domain .COM. Menurut saya, fenomena ini bukan khas Indonesia tetapi juga terjadi di tempat lain. Masalahnya, domain itu terkait dengan brand image. Dalam bayangan orang yang pertama muncul adalah “.COM”. Nah, apakah ini hanya masalah persepsi yang dapat diubah? Atau ini sebuah hal yang sulit untuk dilawan. Menurut saya sih yang terakhir, susah dilawan.

Katakanlah Anda (atau saya) memiliki kemampuan programming PHP. Kemudian saya (seorang diri) ingin membuat sebuah web untuk layanan belajar pemrograman bahasa PHP. Saya belum tahu apakah layanan ini akan gratis atau berbayar, dan mungkin ini juga tidak relevan. Apakah:

  1. Anda akan menggunakan domain .ID untuk web site tersebut?
  2. Domain apa yang Anda gunakan?

Kalau saya, yang mula-mula terbayang adalah domain .com. Saya langsung ambil domain “kursusPHP.com”, misalnya. Cari registrar yang pas, langsung daftar dan selesai.

Sebagai orang yang dulu ngurusi domain .ID tentu saja saya lebih suka orang menggunakan domain .ID, tetapi kenyataannya tidak demikian. Saya pikir kita tidak usah mengadu domain .ID dan .COM (atau gTLD yang lainnya). Yang penting adalah mengelola dan menata .ID yang rapi, nyaman, dan terpercaya. Tidak usah adu banyak-banyakan. Memangnya kalau banyak kenapa ya?

 

Iklan

27 pemikiran pada “.ID vs .COM

  1. Beberapa tahun lalu punya pengalaman ngurus domain .co.id
    Ribet dengan berkas-berkas akte notaris dll.
    Nama domain juga tidak bisa pilih, ditentukan oleh pengelola..:(

    Dan harga domain .id “agak” lebih mahal dibandingkan dengan .com

  2. Menurut saya perpektif masyarakat yang susah diubah.

    Menurut saya restriksi yang dilakukan saat pendaftaran domain .id sangat diperlukan agar pendaftar benar-benar memenuhi syarat, seperti WNI, atau benar-benar memiliki perusahaan dengan nama tersebut, atau benar-benar mengelola institusi pendidikan yang sesuai dengan nama tersebut, dsb.

    Lebih mahal dari .com? Relatif. But it’s still worth it to pay that amount of money to get branding in .id.

    Saya ingin berbagi pengalaman. Suatu saat saya mendaftarkan domain sebuah perusahaan dengan menggunakan domain .id. Nama perusahaan tersebut PT ABCDE. Nah mereka ingin mendapatkan domain FGHIJ.co.id, akan tetapi hal tersebut tidak bisa karena nama FGHIJ tidak ada di dalam surat resmi mereka yang tertera PT ABCDE. Pada akhirnya saya tetap daftarkan mereka dengan nama ABCDE.co.id.

    Tahun depannya lagi, mereka tidak ingin lagi perpanjang domain ABCDE.co.id dan ingin berganti ke FGHIJ.com saja. Saya sempat tanya kenapa. Kata mereka terlalu panjang. Ya jika dibandingkan dengan .com, .co.id memang berbeda satu subdomain. Taoi mereka mengeluh seperti itu.

    Alasan itu menurut saya bisa diubah dengan memperkenalkan generasi muda terhadap domain-domain .id. Atau mungkin TLD .id dibuka untuk umum, tapi pembeli benar-benar harus WNI dan mendaftarkan nama domain sesuai dengan namanya di KTP atau surat resmi perusahaan yang dimilikinya.

    Yap, kalau menurut saya sih demikian sebagai orang awam yang baru nyemplung di dunia internet. Saya yakin masih banyak hal yang tidak diketahui umum mengenai alasan tidak dibukanya TLD .id untuk umum.

  3. Hi Pak,

    Personally saya lebih prefer .net, namun kenyataannya, saya tetap mengunakan .com karena mungkin faktur seo n kebiasaan tangan ketik .com di belakang domain n bahkan di keyboard android tersedia tombol.com

    Itulah salah satu faktur at least untuk saya mengapa .com lbh dipilih

    Terima kasih

    Salam,

    Hotelpadi.com (best hotel search engine)

  4. Kalau saya sih nggak peduli mo .id atau .com. Yang penting murah!

    Rada nyesek juga pas pengurusan domain .id diserahin ke pihak lain yg membuat harga domain .id naik. Biasanya Rp25rb. Sekarang naik lebih dari Rp50rb. 100% kenaikannya. *tepok jidat*

  5. saya pake .web.id karena paling murah. πŸ™‚
    Tanpa .com pun kita bisa membentuk sebuah “brand image”. Saya ngga ngerti SEO… tapi sering muncul di page-one… πŸ˜€
    Malah cita-citanya sih pengen pake .co.id … (amin)

  6. kbanyakan pke domain (.COM) mungkin karena udah terlanjur familiar dan mudah diingat,,,mayoritas web untuk brand terkenal/bisnis kebanyakan kan pke domain itu,,mulai dr jejaring sosial,produk/brand terkemuka pke itu juga kan,,,udah terlanjur kebiasaan

    bener banget apapun domainnya yg penting kan isi/konten dr web/blog itu sendiri untuk apa dan tujuannya..what ever domain sm aja lah menurut saya..klo masalah SEO tergantung optimasinya sendiri

  7. Di browser ketik “NamaDomain” Tekan Ctrl+Enter, dgn ajaib jadi http://www.NamaDomain.com

    Jadi saya tetap pilih .com

    Ditanya, “websitenya apa?” Jawab: NamaDomain.CO.ID *eh dia bilang “Apa?” Jawab lagi: NamaDomain.CO.ID

    Ditanya “websitenya apa?” Jawab NamaDomain.COM *kemudian dia manggut-manggut

    Jadi saya tetap pilih .com

    Btw domain saya: iyank4.com

  8. Secara global domain .com memiliki kekuatan yang sangat besar bila dibanding dengan domain ccTLD seperti .id. saya rasa domain .id tidak akan pernah bisa mengalahkan .com namun saya berharap suatu saat nanti semua orang Indonesia bangga memiliki domain .id dan setiap mereka memiliki blog dengan domain berbayar mereka tidak lupa untuk memiliki sebuah blog .id khusus sebagai simbol identitas mereka.

    Mungkin agar domain .id lebih terangkat, domain .id tersebut harus membuat brand tersendiri dan diluar brandnya sebagai domain Indonesia, sebagai ajang promosi kenapa kita harus memiliki domain tersebut. suatu contoh domain .me (Montenegro) diekspektasikan sebagai domain personal. domain .co (Colombia) diekspektasikan sebagai domain untuk perusahaan dan saat pertama melaunching secara global mereka menggaet perusahaan besar dunia untuk menggunakan domain .co, salah satunya adalah twitter dengan short urlnya >> t.co

  9. Secara global domain .com memiliki kekuatan yang sangat besar bila dibanding dengan domain ccTLD seperti .id. saya rasa domain .id tidak akan pernah bisa mengalahkan .com namun saya berharap suatu saat nanti semua orang Indonesia bangga memiliki domain .id dan setiap mereka memiliki blog dengan domain berbayar mereka tidak lupa untuk memiliki sebuah blog .id khusus sebagai simbol identitas mereka.

  10. Awal membuat blog dengan TLD, ingin memakai domain co.id , tapi ternyata kok syaratnya ribet plus harganya lebih mahal. πŸ˜₯

    Akhirnya saya beralih ke .com , karena lebih simpel, lebih murah, dan lebih mudah diingat. 😎 Bukan karena tidak cinta Indonesia lho ya. Hanya saja menurut saya cagakurip.com lebih cocok ketimbang cagakurip.co.id :mrgreen:

  11. Btw, kenapa ia skrng domain .id malah murah hanya 10ribu dulu diawal 250ribu skrng malah anjlok jadi segitu. Apa sih Pandi skrng tau utk domain .id susah naeknya utk seo page 1 google.

  12. Orang awam pasti lebih suka com ketimbang co.id … saya juga bikin web di benak pikiran pertama milih domain com, walau pun co.id lebih memenuhi syarat/bisa di pertanggung jawab kan isi website tersebut…

    Salam dari saya
    bba-sablon.com

  13. Saya justru pakai .ID pada Domain https://www.lukmanulhakim.id karena Extension itu sesuai yakni bermakna Identity atau Identitas, baik Bahasa Inggris atau Indonesia, sama-sama awalnya ID.

    Karena konsep Blog saya adalah Personal Blog yang notabene adalah Identitas saya, Nama Domainnya saja Nama Lengkap saya πŸ˜€

    Kalau .com, mau diartikan apa ?

    Computer ?

    Meski saya Orang IT, tapi Blog saya itu akan saya buat “Multiple Topic”, dan Faktanya saat ini Istilah Computer (Penghitung) sudah tidak Relevant lagi. Kalkulator cuma Computer.

    Karena saat ini lebih relevant disebut Notebook, Smartphone, Tablet, Desktop. Atau secara umum disebut Gadget.

    Comersial ?

    Wah Blog saya meski saya Moneteize, juga bukan berarti saya komersialkan, karena konten didalamnya Free of Charge.

    Company ?

    Apalagi πŸ˜€

    Dsb

    Maka dari itu .id itu jadi solusi buat saya, lebih baik daripada .name, .my.id, .web.id, dsb

    Dan lagipula nama lengkap saya cuma available di .id kok, di .com sudah reserved dan dijual pula dengan harga sangat mahal.

    Domain Extension itu seperti sebuah Format File πŸ˜€

    Dan saat ini sudah umum sekali mau pakai .com, .id, .net, bla bla bla,,, seperti sekarang ini orang sudah pada tau kalau OS itu tidak cuma Windows, ada Linux, Mac OS, dsb. Dan .id sekarang ini sudah populer, karena pada dasarnya .id itu keren :D, cuma 2 digit/huruf, .id yang berarti identity.

    Banyak loh negara asing yg mau ngambil tu Extension, mestinya Orang Indonesia bangga !

    Bandingkan dengan .sg (Singapore), .my (Malaysia), keren mana ?

    Bersyukurlah bukan .ina, .indo (nanti diolok-olok orang Malaysia lagi), dsb, karena pada dasarnya, sejak lama .id itu dimiliki Indonesia yang menjadi Parent dari .co.id, web.id, dsb

    Filosofi .ID itu dalem banget !, beruntunglah Standard Dunia untuk Singkatan Nama Negara Indonesia adalah ID.

    Sekarang, lucunya melihat .co.id, .web.id, dsb seperti sebuah Subdomain saja dari .id, maklum, namanya juga second level πŸ˜€

    .ID itu setara .COM Levelnya …

    Domain Extension .id itu dapat diartikan sebagai:

    Website umum yang Indonesia banget, terserah deh kamu mau kategorikan seperti apa πŸ˜€

    Soalnya:

    co.id = Corporate di Indonesia Indonesia
    web.id = Website di Indonesia
    my.id = Identitas Indonesia Saya
    or.id = Organisasi di Indonesia

    Kalau .id ?

    .ID adalah Anything.ID, Anything you want, just Indonesian Domain Name πŸ˜€

    Saya bahkan membuat Subdomain blog.lukmanulhakim.id (redirect ke http://www.lukmanulhakim.id) yang menegaskan kalau itu adalah Blog milik Lukmanul Hakim dari Indonesia, dan LukmanulHakim.ID adalah Identitas saya, Nama saya.

    Saat Registrasi saja perlu Validasi KTP kan ?, Verified bro πŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s