Tag

,

Hari ini kami pergi ke Trans Studio Mall (dahulu BSM), Bandung. Di lantai food court ada restoran Jun Njan. Di depan ada banner yang mengatakan promo Dim Sum. Harga menjadi Rp. 9500,-. Maka kami masuk dan memesan beberapa dim sum.

Pada saat bayar, kami heran karena semua dicharge dengan harga biasa. Mana promonya?

Ini bukan masalah uangnya. Memangnya berapa sih bedanya (dari segi hard cash)? Tetapi ini adalah praktek bisnis yang tidak benar. Menipu pelanggan. Kami menanyakan kepada pegawainnya dan dia tidak dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Coba, menu apa yang promo? Akhirnya kami katakan kalau memang demikian (tidak jelas promonya), simpan (sembunyikan) banner di depan itu. Yang kemudian memang dia lakukan. Hanya ini sudah telat bagi kami. Kami merasa tertipu. Sayang sekali. Padahal kami ingin merekomendasikan promo ini kepada kawan-kawan.

Sebetulnya mereka dapat mengakuinya dan memperbaikinya. Sangat mudah, misalnya dengan mengatakan maaf kami terkecoh dan memberikan diskon untuk kesempatan berikutnya. Or something like that. Hal semacam ini dapat tetap menjaga hubungan baik  dengan customer. Toh ini tidak terlalu mahal bagi mereka. Kepuasan pelanggan dapat tercapai. Sayangnya hal ini tidak dilakukan. Yah,  mudah-mudahan mereka dapat memperbaiki layanannya di kemudian hari.