Tag

,

Ada pertanyaan yang susah dijawab;

saya senang jika …

Ada orang yang menjawab tersebut dengan jawaban “kalau gajian”. Maklum dia baru terima gaji. he he he. Padahal sesungguhnya dia senang kalau habis nonton film, atau habis nonton sepak bola, atau yang lainnya. Memang sangat susah bagi kita untuk menjawab pertanyaan tersebut secara obyektif.

Di masa depan mungkin kita bisa buat perangkat yang lengket ke kita, misalnya berbentuk baju, yang bisa melaporkan status emosi kita dan apa yang kita kerjakan. Lantas langsung disusun statistik dan profile kita. Seru juga kayaknya, meskipun ini mungkin melanggar privasi. hi hi hi.

Ada hal lain soal kesenangan ini. Ada banyak orang yang senang kalau dia mendapatkan sesuatu (kesenangan) untuk dirinya sendiri. Sebagai contoh, ada yang senang kalau mereka membeli baju, tas, sepatu, makanan, gadget, dan seterusnya. Pada prinsipnya kesenangan ini hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri. Mereka tidak tahu bahwa membuat orang lain senang sebetulnya lebih menyenangkan. Ide atau konsep ini tidak terbayangkan oleh mereka. Bagaimana bisa?

Apakah betul menyenangkan orang lain memang lebih menyenangkan? Saya dapat katakan, iya, meskipun saya tidak tahu teorinya. Mungkin sekali-sekali (atau banyak juga tidak apa-apa) kita mencoba menyenangkan orang lain. Rasakan. Lebih menyenangkan. Lebih membahagiakan.