Kualitas Jalan Yang Menyedihkan

Kami tinggal di Kabupaten, meskipun dapat dikatakan dekat dengan Kotamadya. Jalan yang menuju rumah kami sering rusak. Baru-baru ini jalan ini diaspal. Belum sampai satu minggu umurnya, aspalnya hilang tersapu hujan yang hampir setiap hari mengguyur kota Bandung. Belum sampai satu minggu! Mungkin malah baru 3 hari. Jalan jadi bocel-bocel. (Sayang sekali saya belum dapat memasang potretnya di sini.)

Memang hujan yang hadir ini kadang deras sekali sehingga air dari selokan meluap ke jalan. Akibatnya air yang deras ini menggerus jalan dan membawa aspal yang baru dipasang. Apakah ini alasannya?

Yang saya masih belum mengerti, apakah memang kualitas jalan sekarang seperti ini? Hanya kurang dari satu minggu umurnya. Padahal jaman dahulu, bahkan jaman penjajahan Belanda, jalan-jalannya ada yang masih bisa kita nikmati. Apakah ini masalah keilmuan? Atau implementasi di lapangan? Apakah kita semakin bodoh? Atau bagaimana?

Sedih. Bingung.

Iklan

13 pemikiran pada “Kualitas Jalan Yang Menyedihkan

  1. Sama kualitasnya dengan jalan masuk ke Bonbin Bandung [yang lewat pintu bawah, bukan Jalan Tamansari], belum sampai seminggu sudah bocel juga karena tergerus hujan. Kalau saya lihat pengaspalannya hanya dengan aspal yang “sudah jadi” ditampung di truk, lalu langsung dihaluskan pakai stoom. Berbeda dengan di kampung saya: dulu prosesnya aspal “dimasak” dulu, baru dituang ke jalan selagi panas [dicampur kerikil dsb] baru dihaluskan. Alhasil campurannya menjadi kuat –tidak asal-asalan. Jadi karena prosesnya itu, maka sampai sekarang jalan di kampung kami masih awet, Pak.

  2. kualitas jalan tergantung dari beberapa faktor antara lain :
    -bahan
    -proses pembuatan
    -pemeliharaan
    -penggunaan
    -cuaca
    seandainya bahan/proses pembuatan tidak sesuai dengan kualifikasi yang seharusnya maka jelas akan cepat rusak

  3. sepertinya kalao hujan memang jalanan jadi rusak, perlu di teliti juga apakah bahannya yang tidak sesuai standar atau fadak faktor lain. bangun jalan kan mahal sewajarnya jangan asal2an .. ya tho pak?

  4. iya untuk saat ini begitu banyak jalanan di negeri in yang rusak bahkan berlubung besar dan dalam ,,sangat berbahay untuk pengendara pada malam hari terutama.

  5. Saya jadi curiga, jangan2 memang bahan baku yang digunakan untuk pembangunan jalan-jalan di daerah dipilih dari kualitas rendah dengan harga yang paling murah. Atau memang saat dibangunnya jalan tidak sesuai ketentuan yang telah dibuat (korupsi bahan misalnya???). Entahlah…, tapi bukan hanya di Bandung Pak, kejadian sama terjadi juga di Tangerang Kabupaten…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s