Melayat

Baru saja saya pulang dari melayat saudara sepupu. Hal ini mengingatkan kita bahwa suatu saat kita juga akan mengalaminya. Siapkah kita?

Iklan

3 pemikiran pada “Melayat

  1. kalau ditanya apakah siap, jawabannya belum.
    tapi kalau sudah waktunya mau tidak mau harus dijalani.
    tidak ada tempat untuk bersembunyi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s