Tag

, , ,

Salah satu kebiasaan buruk yang saya amati adalah bekerja seadanya. Bekerja sekedar memenuhi kewajiban administratif. Kalau disuruh buat laporan, ya buat laporan asal ada laporan. Dia tidak ingin membuat laporan yang excellent. Tidak ingin membuat laporannya menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Mungkin kebiasaan ini dibina sejak jadi mahasiswa, yaitu dibiasakan mengerjakan tugas seadanya. Asal kumpul tugas. Ketika mahasiswa diajari bahwa yang kerja ekstra dan kerja asal-asalan nilainya sama saja. Ngapain juga kerja ekstra? Ini kemudian terbawa juga setelah bekerja.

Padahal orang akan menilai beda; orang yang asal-asalan dan orang yang serius dan mencintai pekerjaannya. Jelas berbeda!