Kasihanilah Saya

Ada satu sifat buruk yang saya lihat di beberapa (banyak) orang, yaitu sifat minta dikasihani. Saya ini dan itu. Susah. Kasihanilah saya. Dia hanya bisa mengomel ini dan itu. Usaha untuk melakukan perbaikan tidak dilakukan. Ataupun kalau ada usaha, itu dilakukan secara tidak maksimal. Sekedarnya saja.

Ketika sedang ada kesulitan, bukannya berusaha untuk menghadapi (menyelesaikan) masalah tersebut malah menghindari dan mengeluh.

Kenapa seperti ini ya? Lantas, apa perlu kita kasihani orang-orang semacam ini?

About Budi Rahardjo

Teknologi informasi, security, musik, buku Lihat semua pos milik Budi Rahardjo

6 responses to “Kasihanilah Saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: