Kasihanilah Saya

Ada satu sifat buruk yang saya lihat di beberapa (banyak) orang, yaitu sifat minta dikasihani. Saya ini dan itu. Susah. Kasihanilah saya. Dia hanya bisa mengomel ini dan itu. Usaha untuk melakukan perbaikan tidak dilakukan. Ataupun kalau ada usaha, itu dilakukan secara tidak maksimal. Sekedarnya saja.

Ketika sedang ada kesulitan, bukannya berusaha untuk menghadapi (menyelesaikan) masalah tersebut malah menghindari dan mengeluh.

Kenapa seperti ini ya? Lantas, apa perlu kita kasihani orang-orang semacam ini?

6 Comments

  1. Wah, gak bener itu Pak Bud, seharusnya keterbatasan jangan menjadi alasan minta dikasihani, itu namanya mental tahu 😀

    Bagi saya keterbatasan adalah motivasi untuk mengalahkan orang yang serba ada, kalo kata Naruto fighting dreamer!

    Pernah waktu SMA guru fisika cuma bahas soal di lea dan cuma anak2 les yg dapet contoh soal yg biasa keluar di ulangan, saya gak lea karena mahal, tapi saya todong anak yg les buat fotokopi contoh soal, saya oprek sendiri eh…ulangan sy yg paling gede, yg les aja kalah hahaha enak banget rasanya :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s