Tag

, ,

Jejaring sosial mengubah ekspektasi seseorang. Misalnya ketika saya menampilkan sebuah foto di sebuah tempat, orang lantas berpendapat bahwa saya sedang berada di tempat tersebut. Padahal foto tersebut saya ambil beberapa hari yang lalu.

Kemudian muncul komentar atau pertanyaan apakah saya sedang berada di tempat tersebut. Tentu saja pertanyaan ini tidak salah. Namanya juga bertanya. Apalagi mereka tidak tahu sekarang saya sedang berada di mana. Hanya saja saya menjadi bosan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Ini hanya masalah perbedaan harapan (ekspektasi) dari penulis dan pembaca.

Status di facebook juga “mengharuskan” ini adalah kondisi sekarang. Namanya juga status ya? Demikian pula twitter diharapkan bercerita tentang yang sekarang. Pokoknya urusannya adalah sekarang. Untung blog masih memberikan keleluasaan waktu.

Padahal sering saya ingin mengangkat tulisan dan foto yang bukan saat ini. Mungkin jejaring sosial bukan tempatnya? Mungkin itu sebabnya saya lebih suka menulis di blog?