Kini, Sekarang, Saat Ini

Jejaring sosial mengubah ekspektasi seseorang. Misalnya ketika saya menampilkan sebuah foto di sebuah tempat, orang lantas berpendapat bahwa saya sedang berada di tempat tersebut. Padahal foto tersebut saya ambil beberapa hari yang lalu.

Kemudian muncul komentar atau pertanyaan apakah saya sedang berada di tempat tersebut. Tentu saja pertanyaan ini tidak salah. Namanya juga bertanya. Apalagi mereka tidak tahu sekarang saya sedang berada di mana. Hanya saja saya menjadi bosan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Ini hanya masalah perbedaan harapan (ekspektasi) dari penulis dan pembaca.

Status di facebook juga “mengharuskan” ini adalah kondisi sekarang. Namanya juga status ya? Demikian pula twitter diharapkan bercerita tentang yang sekarang. Pokoknya urusannya adalah sekarang. Untung blog masih memberikan keleluasaan waktu.

Padahal sering saya ingin mengangkat tulisan dan foto yang bukan saat ini. Mungkin jejaring sosial bukan tempatnya? Mungkin itu sebabnya saya lebih suka menulis di blog?

Iklan

5 pemikiran pada “Kini, Sekarang, Saat Ini

  1. kayaknya dalam jejaring sosial memang sudah dikondisikan segala halnya yang kita update adalah sesuatu yang terbaru jadinya persepsi orang pun jadi demikian walau kita buatnya sudah lama dan ingin mempublikasinya sekarang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s